PELANGI YANG HILANG

PELANGI YANG HILANG
EPISODE 15.


__ADS_3

hari ini diani dan Ashari akan berangkat ke labuan bajo untuk berbulan madu, diani yang dari tadi hanya diam saja selama di perjalanan dan Ashari yang tau isi hati istrinya Ashari sedikit tahu diri hati diani belum sepenuhnya miliknya tapi yang Ashari senang karena dia hanya bersaing dengan orang yang sudah tiada.


melelahkan sekali perjalanan hari ini mereka sampai di sebuah villa yang sangat eksotis sekali dengan pemandangan pegunungan dan laut yang terbentang menjadi satu sangat memanjakan mata, hari ini mereka putuskan untuk istirahat saja.


pagi dan matahari mulai nampak malu memunculkan dirinya hujan sedari tadi subuh , hujan yang membuat siapa saja tak ingin beranjak dari balik selimut tak membuat keindahan tempat ini meredup. "dingin sekali mas' Diani mulai mengambil selimut lagi.


Ashari segera membuat teh hangat untuk istrinya tadi nya mau jalan jalan kepulau komodo tapu tiba tiba hujan " kita di villa aja ya, .. Diani sudah memakai selimut tapi masih merasa kedinginan.


Ashari memegang kening Diani rupanya Diani sedang demam Ashari bergegas mengambil alat untuk mengompres kening istrinya, tatapan mata Diani tertuju pada mata Ashari mata keduanya bertemu dan entah keberanian dari mana Ashari mulai mengecup bibir Diani untuk pertama kalinya, hanya berlangsung sekilas saja karna Diani yang menjauhkan diri dari Ashari.


Ashari salah tingkah dan meminta maaf.


diani pun sama canggung nya sebenarnya meski lebih dari ciuman pun itu halal bagi mereka karena telah menjadi suami istri.


Ashari kembali memperbaiki selimut Diani lalu Diani terlelap hari ini tak ada jalan jalan Ashari keluar dan duduk di teras villa sambil memandangi pemandangan di depan mata namun hatinya berkata lain dia merasakan sensasi aneh pada dirinya , dia lelaki normal di tengah hujan begini dan hanya berdua dengan istrinya di tempat yang indah.


bukannya tujuan awalnya ke sini berbulan madu berontak jiwa kelakian Ashari namun dia juga tak ingin memaksa Diani, hujan semakin larut sepertinya hari ini mereka hanya akan tetap menikmati hujan.


Ashari kembali masuk ke kamar dan bergabung terbaring di samping istrinya, Diani yang dari tadi melihat kelagak dari suaminya seperti orang yang sedang gelisah.


kamu kenapa mas? Diani bertanya


"nggk nggk ada apa sepertinya aku harus mandi" , Diani heran bukannya tadi Ashari sudah mandi dan cuaca juga dingin sekali ada apa sih " .


Ashari memasuki kamar mandi dan berendam mungkin dengan ini dia akan tenang pikir Ashari .


Diani yang merasa suaminya agak lama di kamar mandi dan dia pun ingin buang air kecil Diani mengetuk pintu kamar mandi

__ADS_1


"mas apa mandinya masih lama??


Ashari berdiri memakai handuknya dan keluar dari kamar mandi , Diani yang heran saat memasuki kamar mandi kenapa suaminya berendam di tengah cuaca yang dingin seperti ini, Diani jadi paham dan mengerti Diani sedih sekali mungkin sudah saatnya dia memberi haknya Ashari. selama ini Ashari sabar menghadapinya.


Diani keluar kamar dan melihat Ashari memakai baju lengkap dan menutup sebagian tubuhnya dengan selimut dan berbaring membelakangi posisi Diani.


"mas apa mas tersiksa dengan keadaan ini ? aku tau mas lelaki normal."


mendengar perkataan Diani Ashari berbalik ke arahnya .


"maafkan mas benar katamu aku lelaki normal dan baru kali ini aku berduaan di tempat romantis bersama seorang wanita, rasanya aneh saja tapi aku tak ingin menyakitimu seperti janjiku pada ayah mu akan ku tunggu hatimu memberi sediki celah untukku ".


Diani tersenyum sebenarnya Diani tak tahu apa rasa yang dia miliki apa benar benar cinta yang jelas Diani nyaman dan selalu ingin di manja oleh Ashari.


" andai bisa aku ingin sekali memeluk mu dari belakang dan menikmati tidur sambil memeluk mu kali ini " kata Ashari.


Ashari terkejut dan melemparkan senyum lalu berjalan menuju istrinya menuntut Diani shalat sunah dan melaksanakan ibadah yang selayaknya suami istri lakukan sedari dulu.


rintik hujan mulai tidak terdengar lagi rambut Ashari dan Diani basah mereka mandi di tengah cuaca dingin Diani baru sekali mandi tapi Ashari sudah tiga kali mandi hari ini padahal cuaca nya sangat dingin.


Ashari menertawai dirinya mereka duduk di teras di luar villa memandangi pemandangan yang tersaji di depan mata mereka .


ini adalah pernikahan yang sejak dulu Ashari impikan berdua dengan wanita yang halal baginya, menikmati pemandangan dan berlibur seperti ini.


benar kata pepatah sabar itu akan berbuah manis dan malam ini pun mereka hanya tinggal di villa lagi ntahlah mereka benar benar berbulan madu .


esok harinya Diani ingin sekali beranjak karena hari ini dia ingin sekali ke pulau komodo melihat komodo dan "menikmati pemandangan secantik ini "kapan lagi kata Diani .

__ADS_1


mereka sama telah rapi hari ini cerah tak seperti kemarin, kata Diani kita akan menyebrang kan mas kepulau komodo?


iya sayang jawab Ashari .


udah capek di sini seharian sama buaya kali ini mau lihat spesial lain lagi canda Diani pada suaminya.


hahahhahahha maaf sayang suami kamu ini bukan buaya tapi harimau elak Ashari .


mereka menyebrang menaiki perahu yang telah di sediakan dan menyebrang ke pulau komodo sesampainya di sana Diani sih senang tapi Ashari malah ketakutan ini baru pertama kali dia lihat komodo" ternyata lidahnya panjang sayang" kata Ashari takut.


" dia dulu nya tu sering bohong sama mamanya makanya lidahnya panjang" kata Diani bercanda .


"mirip cerita Pinokio aja " kata Ashari yang selalu sembunyi di belakang Diani karena geli.


katanya mau lindungin aku sama komodo aja takut , Ashari yang mendengar perkataan istrinya langsung so' berani banget tapi tiba tiba ada komodo yang berjalan dan lewat di depannya dia menciut lagi deh dan lari lagi ke belakang Diani minta pulang sepeti anak kecil.


Diani dan Ashari terpaksa pulang deh' karena Ashari yang takut sama komodo .


sesampai di villa Diani dan Ashari membersihkan diri dan niat jalan jalan aja sekitar villa , baru juga Ashari keluar dari kamar mandi tapi Diani usil dia melempar mainan ular ke arah Ashari lalu Diani teriak " ular ... ular .. itu mas pas di bawah kamu.


Ashari melihat mainan ular itu langsung takut dan lari ke atas ranjang tapi handuknya, melorot Diani yang melihat itu " anu nya" jadi malu dan menutup matanya dengan kedua tangan nya Diani teriak mas handuk kamu melorot lagian juga cuma ular mainan kata Diani .


Ashari yang mendengar kata ular mainan mengambil ular mainan itu lalu melemparnya jauh jauh karena kesal , " udah pintar ya jailin suami bilang aja kalau mau lihat lagi ular mas " kata Ashari dengan tidak bersalah .


Diani yang mendengar itu cengengesan dan berkata kalau ular itu mas bahaya racunnya bisa buat perut bengkak sembilan bulan sepuluh hari kata Diani melucu.


mereka tertawa bersama ...hahahahhhahha.

__ADS_1


__ADS_2