PELANGI YANG HILANG

PELANGI YANG HILANG
EPISODE 18.


__ADS_3

Hari ini Diani tiba tiba terbangun karena mimpi buruk.


ia mimpi di kejar seseorang yang bertopeng lalu dia masuk ke dalam semak belukar akhirnya sampai ke tepi jurang dan akhirnya terjatuh.


Diani yang bercucuran keringat dingin terbangun dari mimpinya Ashari yang berada di sampingnya pun ikut terbangun.


"kamu kenapa sayang?


mas' kamu mimpi aneh ,lalu dia ceritakan mimpinya pada suaminya,itu hanya bunga tidur lebih baik kita bangun saja dan bergegas mandi lalu sarapan pagi


Diani pun bangun udah mandi dan sarapan Diani melamun di balkon kamarnya


mas ' aku rindu papa kita pulang ya ke rumah papa !


lalu mereka melaju menuju rumah papa Diani dan mendapati papa Diani yang sedang terbaring lemas tak sadarkan diri di ruang shalat .


Ashari menelfon ambulance, lalu papa Diani di bawa ke rumah sakit menurut dokter yang menangani darah tinggi papa Diani kambuh dan sebaiknya di rawat Diani yang sedang hamil nggk bagus buat suasana rumah sakit lalu Ashari menelfon ibunya untuk membujuk Diani pulang, biar Ashari yang menemani papa mertuanya di sini.


sudah tiga hari papa Diani di rawat di rumah sakit dan akhirnya bisa pulang juga.


sampai di kediaman papa Diani seorang wanita seumuran Diani telah menunggu dan menyapa mereka.


" dari mana saja mas' aku capek menunggu kamu" kata perempuan itu.


papa Diani melirik ke arah perempuan yang selama ini di kencani nya


" dia siapa pa' ? tanya Diani.


aku Rebecca calon ibu tiri kamu !


" aku nggak Sudi punya ibu tiri seperti mu , Diani lalu pergi dan meninggalkan semua orang di sana.


" Diani papa bisa jelaskan nak' .


esok harinya Diani mendapati kabar bahwa papanya menikahi perempuan seumurannya itu tanpa memberitahunya.


Diani semakin hari semakin mengurung diri ya di kamar tak mau makan , ia sudah di ingatkan akan kesehatannya hari ini sudah 3 hari Diani tak menyentuh makanan yang di bawakan mertuanya.

__ADS_1


setelah menjelang malam Ashari yang baru pulang dari rumah sakit mendapati istrinya, terkulai lemas di samping tempat tidur.


Diani di larikan ke rumah sakit , dan kandungannya melemah, Ashari memilih jalan untuk Cesar saja , setelah di operasi Alhamdulilah anak Diani bisa di selamat kan begitupun dengan Diani.


meski terlahir prematur anak Diani kini sudah bisa bertemu ibunya dan di beri ASI.


tiba tiba pintu terdengar terbuka, yang datang papa Diani.


semua orang melihatnya, ada tangis di sana di pelosok mata papa Diani namun ada benci di mata Diani benci yang tak pernah ia ungkapkan .


"maafkan papa nak' selamat kamu telah jadi ibu , lalu papa Diani ingin menggendong cucunya dan Diani hanya diam enggan melihat papa nya .bukan Diani tak mau ia menikah lagi tapi tdk dengan wanita seumurannya karena Diani tau wanita itu hanya menginginkan hartanya.


melihat papanya yang tidak terurus , badan nya kurus , bajunya acak acakan.


ada rasa sakit melihat itu semua . Diani mengharap papanya bahagia bukan seperti ini , bukan begini caranya.


Diani menangis sesenggukan , setelah papa Diani pamit pulang.


semua orang di ruangan ini gembira menyambut kelahiran baby AZ ..


#Azlan putra Ashari#


Diani yang mulai melunak dan menerima semuanya dengan lapang dada .


papa Diani memberi hadiah itu pada Diani , ini semua milik mu dan anak mu , dulu mama mu selalu berpesan agar menyimpan ini suatu saat nanti jika kamu punya anak mama akan memberimu hadiah ini.


rupanya itu sertifikat tanah hibah Yang akan mama bangun ketika dia punya cucu dan nama masjid itu harus atas nama cucunya.


jadi masjid ini sudah jadi pa??


papa Diani mengangguk tinggal ganti nama nya menjadi nama putra mu .


senang hati Diani saat ini meski di tengah tengah mereka ada si tukang porotin papanya.


hari itu Diani berkunjung ke rumah papanya membawa baby AZ dan juga kue buatannya. sudah lama sekali tak kesini tapi Diani melihat rumah papanya tak terkunci dan Diani mencari papanya alangkah Diani terkejut saat melihat papanya sedang mengepel dan istri ya sedang duduk cantik memperbaiki kukunya .


Diani emosi dan seakan menjambak rambut ibu tiri mudanya itu , papa Diani melerai namun diani menghina ibu tirinya itu, lalu hal yang tak pernah Diani alami sejak kecil papa Diani menampar anak semata wayangnya itu.

__ADS_1


Dian tersenyum melihat anak tirinya di tampar oleh suami tuanya. " rasakan itu papamu lebih mencintaiku dari mu" kata Dian.


Diani yang melangkah keluar rumah ini, berucap aku harap papa tidak lupa ini rumah siapa ? papa Diani yang mendengar itu gemetar dan tak bergeming. rumah ini memang rumah peninggalan mama Diani dan semua harta, perusahaan semua milik dan atas nama Diani.


" maaf pa' papa yang membuat jalan ini semua hari ini juga Diani akan menemui pengacara Diani mengurus semua aset yang papa pegang akan kembali ke pemiliknya yaitu aku.


suara Diani bergetar ia tak ingin berada di situasi seperti ini. tapi Diani ingin lihat apa setelah papanya tak punya apa apa apakah wanita itu akan tetap bersama papanya.


Diani meninggalkan rumah itu rumah tempat ia ber manja kepada papa dan mamanya, Diani sadar semua kejadian ini membuat nya dewasa . mama meninggalkan diani karena mama tau Diani bisa dan sanggup melewati semuanya.


papa Diani kini bangkrut semua aset Diani tarik dan rumah harus Ia tinggalkan.


entah kemana kini papa tinggal maaf pa' Diani yang selalu mencari papa nya tak menemukan titik terang terakhir papa Diani di temukan di sebuah puskesmas lalu Diani menyuruh orang membawa papanya ke rumah sakit " nur hikmah" milik suaminya.


papa Diani lemas dan wanita itu meniggalkan papa maafkan papa nak' papa janji akan bersama mu setiap saat. maafkan papa.


" asal papa tau dari dulu Diani tak pernah membenci papa semua aset akan Diani kembalikan ke papa , karena papa berhak atas semuanya.


Diani dan papanya saling merangkul satu sama lain, dan saat itu Diani bahagia bisa satu rumah dengan papa nya karena baby AZ sudah mulai pintar berjalan .


Diani ingin kembali bekerja sebagai dokter di rumah sakit namun tak mendapat izin dari suaminya.


hari itu Diani akan ke rumah sakit di antar papa nya di dalam mobil hanya ada Diani, papanya dan baby AZ.


entah kenapa tiba tiba saat papa Diani ingin memelankan laju mobil nya rem nya mendadak blong dan akhirnya mobil itu tertabrak papa Diani meninggal di tempat. sedangkan baby AZ luka parah begitu juga Diani.


mereka di larikan di rumah sakit, Ashari yang mendengar kabar bahwa korban kecelakaan adalah anak istri dan mertuanya berlari namun saat baby AZ , baru saja akan di tolong oleh tim medis baby AZ menghembuskan nafas terakhirnya.


Diani menangis ...


kenapa ??? kenapa harus terjadi lagi .....


kenapa....


apa aku tak pantas di cintai .....


kembali lagi Tuhan kau uji aku dengan mengambil kedua pelangi ku.

__ADS_1


rasanya gelap , hitam dan abu abu.. cinta yang ku sanjung kini kau ambil kembali aku mencintainya namun TUHAN jauh lebih mencintai pelangi ku.


pelangi ku hilang warna ku tinggal abu abu antara gelap dan terang yang tak pernah menghampiriku.


__ADS_2