PELANGI YANG HILANG

PELANGI YANG HILANG
EPISODE 33


__ADS_3

Maya memutuskan ingin sekolah di kota saja ia ingin tinggal bersama kakek dan neneknya.


Icha menerima keputusan Maya ia tidak ingin menekan Maya di manapun Maya sekolah sama saja karena Maya sudah terlahir sebagai anak yang pintar.


Rangga yang sedang sibuk dengan beberapa pasien karena Puskesmas hari ini sangat padat sekali.


Icha mulai kembali mengajar mengaji di masjid, suatu hari Nara datang ke rumah Ica tanpa diketahui oleh Rangga.


dengan alasan berbela sungkawa atas kematian anak Icha, lalu di kepala Icha seperti putar memori saat ia melahirkan seorang gadis kecil dan terputar juga saat ia sedang menggendong baby kecil perempuan lalu baby itu demam tinggi kemudian meninggal dunia.


Nara bermaksud ke sini untuk membuat Icha gila tapi kenyataannya Icha semakin membaik ya semakin mengiklaskan dan mengiklaskan anaknya.


sebulan rangka dari Puskesmas Icha menceritakan semuanya tentang kedatangan Maya dan bayangan yang ia lihat saat Adel masih hidup Rangga senang karena Icha sudah tidak lagi tertekan atas kematian Adel.


ini semua berkat karena Icha sudah kembali lagi mengajar mengaji ia mulai lagi berdakwah dan benar-benar menjadi ustadzah di kampung ini.


..........


berbeda dengan Maya kini ia tumbuh menjadi remaja yang cantik dengan kelimpahan harta yang dimiliki oleh kakek dan neneknya Maya ke sekolah dengan mengendarai sebuah mobil meskipun ia baru SMP tapi sekolahnya di internasional school.


saya ingin mengejar cita-citanya sebagai seorang model, belajar di internasional school ia bisa SMA nanti di luar negeri dan mengambil sekolah kejuruan modeling.


kakek dan neneknya sangat mendukung begitu juga dengan orang tuanya mereka tak pernah menekankan kepada Maya untuk bersekolah di sekolah swasta dan menjadikannya seorang pejabat.


menurut Rangga apapun yang menjadi kesenangan anaknya ia akan mendukungnya 100% karena saat ini Maya bukanlah lagi anak kecil ia bisa membedakan yang baik dan benar.


setelah sekian lama Icha merajut pernikahan dengan Rangga ia belum hamil lagi, Rangga selalu mengatakan bahwa ia menikahi Icha bukanlah untuk sebuah anak karena ia telah memiliki anak yaitu Maya namun jika diberikan tuhan anak dari Icha ia akan menerimanya juga Karena bagaimanapun sebenarnya Rangga dan Icha menginginkan anak dari pernikahan mereka.


......


hari ini Maya akan terbang ke luar negeri untuk melanjutkan pendidikannya sekolah modeling , semua orang mengantar Maya ke bandara lalu Maya memeluk satu persatu anggota keluarganya ia terhenti pada sosok Icha ia memeluknya memeluk erat tubuh Icha ia menangis sejadi-jadinya.


menurut Maya tak ada ibu tiri itu sebaik Ica Icha selalu mendahulukan Maya sebelum dirinya.


lalu Icha memberi sebuah ATM yang berisi gaji sang suami kepada anak sambungnya

__ADS_1


"ini memang mama simpan untuk masa depan anak-anak Mama nantinya sekarang sepertinya kamu telah membutuhkannya nak Mama sangat kagum denganmu karena berangkat ke Amerika bukan karena bantuan dari keluarga melainkan dari beasiswa yang berhak kamu dapatkan.


Icha telah tiba di Amerika, siapa yang tidak kenal dengan new York kota yang selalu diagung-agungkan kota pelajar terbaik di dunia.


orang bangga bisa sekolah di sini sama dengan dirinya mendapatkan beasiswa karena kecerdasan dan kepintarannya dalam dunia modeling.


mulai membangun karirnya di Amerika ia kerja sambil sekolah ia tak pernah mengandalkan gaji orang tuanya apalagi harta warisan dari kakek neneknya.


Maya seorang gadis yang sangat mandiri, Rangga senang karena anaknya telah tumbuh menjadi gadis yang bertanggung jawab.


Maya hanya meminta sesekali uang jajan kepada ayahnya jika ia sedang sakit tapi ia tak pernah memberitahu ayahnya bahwa dirinya sedang sakit.


Maya justru paling sering mengirimkan barang-barang branded kepada orang tua dan kakek neneknya.


karir Maya melejit di Amerika sana ia mulai memiliki perusahaan entertainment modeling ia bekerja sama dengan teman modelnya yang lain jika ada yang memerlukan seperti model iklan ,katalog ,baju branded dan lain-lain sebagainya.


Maya sudah sangat kaya sekali dia sudah bisa membeli mobil Lamborghini.


ia mengundang keluarganya untuk ke Amerika Karena Maya akan membuka perusahaan baru selain berkecimpung di dunia modeling Maya juga berkecimpung di dunia wo wedding organizer Maya.


seorang waiters mendekati Maya dan membawa lap untuk melap meja Maya tersebut.


lelaki berperawakan tinggi ini mengira Maya adalah seorang Amerika asli ia berbicara dalam bahasa Indonesia.


"gadis yang sangat ceroboh bisa-bisanya dia membasahi bajunya, kan aku juga yang kena omel bos kalau tidak membersihkan ini.


Maya mengerutkan keningnya, dia ingin tertawa namun nanti ketahuan bahwa dia bukan orang Amerika asli.


pelayan itu berjalan dan melalui Maya ingin sekali Maya mengetahuinya dalam bahasa Indonesia.


"sepertinya dia juga perantau sama seperti ku"


klien Maya sudah datang dan mereka berbincang-bincang hari itu namanya Ferdinand dia ingin menyewa jasa wedding organizer Maya sebagai pelengkap pernikahannya.


setelah Deal , Maya beranjak keluar dari cafe tersebut tak sengaja Maya melihat lelaki tadi atau pelayan di cafe tadi sedang memberi makan kucing jalanan hati kecil Maya tersentuh ternyata di dunia ini masih ada lelaki sebaik dia.

__ADS_1


entah apa yang terjadi dengan Maya mengikuti langkah pelayanan itu menuju apartemen yang ia sewa.


Maya pun tahu di mana tempat lelaki tampan itu.


"entahlah apakah hatiku benar-benar jatuh cinta dengannya"


besok kan hari Maya kembali lagi ke cafe itu untuk meminum beberapa minuman yang ia suka dengan alasan begitu ia dapat melihat lagi lelaki temui .


baru kali ini ada lelaki yang biasa saja menarik perhatian Maya padahal biasanya Maya selalu jual mahal pada laki-laki yang sudah memiliki harta banyak di negara ini.


sering sekali Maya diajak untuk berkencan namun ia tidak mau karena Maya tahu lelaki di sini hanya ingin one night stand saja.


Maya memerlukan lelaki yang benar-benar bisa melindunginya bisa membawanya ke jalan yang jauh lebih baik Maya akui ia bukanlah seorang muslimah yang baik.


kadang Maya terlalu mengejar dunianya tak memperdulikan akhiratnya Maya ingin memiliki lelaki setidaknya seperti seorang ustaz atau muslim yang baik.


Maya keluar dari masjid dan berjalan menuju mobilnya ia tak sengaja melihat lelaki ganteng itu lagi sedang menyapu masjid dan membersihkan tempat wudhu.


bisa kita bilang kan di Amerika itu masjidnya sangat sedikit, masih ada ya lelaki seperti dia yang masih mementingkan kebersihan masjid lalu kembali bekerja lagi.


tak sengaja Maya mendengar percakapan lelaki ganteng itu dengan lawan bicaranya ditelepon.


"ma aku sudah kirimkan gajiku, Aku harap ayah cepat sembuh dan bisa beraktivitas kembali insya Allah setelah lebaran nanti aku akan pulang ke Banjarnegara.


di situlah Maya tahu bahwa lelaki ganteng itu berasal dari Banjarnegara di Indonesia.


Maya kenal dengan pemilik cafe tersebut Maya sering sekali bekerja sama dengan pemilik cafe lelaki ganteng itu tempati bekerja.


Maya mulai mencari tahu lelaki ganteng itu ternyata bernama Aldi Dia seorang muslim dan berasal dari Indonesia sama seperti Maya ucap pemilik cafe itu.


pemilik cafe yang bernama Ferdinand ternyata juga menyimpan hati kepada Maya akankah ia bersaing dengan karyawannya sendiri.


tentulah Aldi bukanlah saingan yang berat bagi Ferdinand, Ferdinand memiliki segalanya sama dengan Maya.


tapi berbeda dengan Maya ia tidak memerlukan lelaki yang kaya cukup lelaki yang ibadahnya jauh di atasnya atau paling tidak bisa membawanya ke surga bersama.

__ADS_1


Ferdinand mulai sering memperhatikan gelagat raya yang datang ke cafenya hanya untuk melihat Aldi.


__ADS_2