
hari ini Diani sudah tak di izinkan bekerja di rumah sakit saatnya dia istirahat menjaga kandungannya dan sekarang Diani tinggal di rumah mertuanya, karena dokter hikmah juga sudah tak mengurus rumah sakit lagi semua di serahkan pada Ashari.
setiap harinya setelah mengantar suaminya sampai di teras, Diani selalu menyuruh asisten rumah tangga membeli bahan makanan yang akan dia praktekan hari ini kini Diani memiliki hobi baru yaitu memasak dan membuat kue untuk orang di rumah ini.
kini Diani yang sibuk mengaduk bahan kue dengan mixed terdengar sampai lantai atas hingga mertuanya turun dan melihat sang menantu membuat kue , " apa yang bisa mama hantu tanya mertua Diani " Diani hanya tersenyum dan membuka kursi dari meja makan serta menyuruh mertuanya untuk duduk .
"tugas mama hanya melihat dan mengoreksi rasa dari kue ini celoteh Diani , lalu mertuanya tertawa dan duduk serta mengamati menantu kesayangan nya.
kue bolu telah tersedia rasa pandan dan paduan cokelat membuat rasa dan bau yang sedap dari oven, Diani lalu mengeluarkan nya setelah di ketahui masak dan siap di dinginkan lalu di potong.
Diani menyuguhkan sepiring kue bolu yang telah dia potong pada mertuanya. " sekarang mama bisa coba dan kritik apanya yang kurang ! .
" seperti nya ini enak nak' meski mama tak handal dalam membuat kue tapi ini kue terenak yang pernah mama coba dari pada mama taunya cuma agar agar doang yang di beri gula udah manis lalu di cetak jadi deh.
anak menantu dan mertua itu tertawa bersamaan .
Ashari berjalan menuju dapur ia mendengar suara dua wanita yang paling dia sayangi di muka bumi ini, " pantesan saja rumah ini terdengar ramai rupanya ada bidadari bidadari cantik yang sedang tertawa riang " gombal Ashari .
"cobalah nak' kue bolu ini buatan istri mu rasanya enak sekali "
Ashari mengambil potongan kue yang pada piring lalu memakannya " Diani menunggu ekspresi suaminya .
Ashari memasang wajah yang lucu sekali ...
"enak sekali kue buatan mu sayang" aku senang kamu bisa buat kue dan masakan yang enak tapi ingat kamu nggk boleh capek ya' Ashari yang merangkul istrinya.
"aku mandi dulu" pamit Ashari, setelah membuat kue , Diani kembali memasak bersama mertuanya malam ini mereka masak ayam goreng kecap kesukaan Ashari dan papa mertua Diani .
Ashari, papa ingin bicara sesuatu maaf jika papa lancang lusa Andra akan kembali ke Jakarta dia akan menetap di sini, tapi bukan di rumah ini melainkan rumah lama papa, kalau boleh papa ingin meminta izin kamu bisa menempatkan Andra di salah satu poli bedah di rumah sakit milik mu.
Andra adalah anak papa renra dari istri pertamanya usia Andra tiga tahun di bawah Ashari , dia tinggal di pekan baru bersama ibunya dan berniat mengadu nasib di Jakarta .
meski rumah sakit atas nama dokter hikmah tapi rumah sakit itu di bangun dari jerih payah papa Ashari yang seorang pengusaha tambang minyak bumi, papa Ashari membangun rumah sakit atas nama istri nya tapi karena umur papa Ashari yang tak panjang, kini dokter hikmah punya keluarga baru tapi Ashari sebagai anak tunggal dan mewarisi segalanya .
" baik pah' Andra suruh saja menemui ku setelah berada di Jakarta aku tak sabar menunggunya bergabung di rumah sakit kita."
"terimah kasih banyak nak' papa tau kamu orang baik.
jam 9.25 di Bandara.
seorang lelaki berpenampilan maskulin berjalan mendorong kopernya ia seperti menelfon seseorang di seberang sana, " iya ma aku sudah di bandara kata papa sekarang dia menuju kesini."
laki laki itu Andra yang sedang bercengkrama dengan mamanya lewat telfon.
" ANDRA" teriak seseorang tak jauh dari tempatnya berdiri , orang itu pak renra papa Andra dia berlari kecil dan memeluk putranya .
akhir akhir ini tak ada saling bertukar komunikasi krna Andra di batasi oleh mamanya, hari ini Andra datang. dan akan menetap di Jakarta .
papa sudah bicara dengan Kakak mu orgnya baik bukannya kamu sudah melihat rumah sakitnya .
kita langsung ke sana ya !
papa sepertinya aku ingin ganti baju apa bisa papa antarkan aku ke rumah yang akan aku tinggali selama di sini.
Andra seorang dokter ahli bedah, hari ini mereka menemui Ashari di ruangan direktur rumah sakit .
Ashari yang telah tau dan sudah menunggu kedatangan mereka menyambut dengan hangat .
__ADS_1
baiklah setelah melihat CV nya Ashari tertarik, rupanya Andra bukan dokter Abal Abal mengingat ijazah dan formalitasnya. selama ini yang sudah menangani operasi operasi besar .
kita akan banyak belajar dari mu dek' ucap Ashari gugup .
dia akan terbiasa dengan panggilan "adik" kata papa Ashari, lalu Ashari memperkenalkan Andra pada semua tim yang ada di rumah sakit ini .
terimah kasih dokter Andra senang bisa bekerja sama , ku harap anda profesional dan selamat bergabung.
.....
kini Andra bagian dari rumah sakit " NURHIKMAH"
Andra seorang lelaki yang terbilang baru meniti karier di dunia pen dokter an sebagai dokter bedah, Andra punya skill yang jauh lebih baik itu yang membuat dia yang di terima dengan mudah di rumah sakit ini.
Ashari yang kembali ke ruangan nya segera menelfon istrinya , dia sangat merindukan istrinya .
" ASSALAMU ALAIKUM"
" WALAIKUM SALAM"
bagaimna udah nggk mual lagi ?
nggk mas' udah enakan ini lagi kupas buah buat di makan , mas kalau pulang aku nitip buah lagi yah kaya kemarin .
" oke Bu boss"
******
karena sudah tak memiliki jadwal pemeriksaan, Ashari bergegas ingin pulang entah kenapa dia tiba tiba merindukan istrinya .
di tengah jalan di mana Ashari melajukan kuda besinya mengingat titipan sang istri lalu membeli buah setelah memilih dan membayar Ashari kembali melajukan kendaraan menuju pulang ke rumah .
" bagaimna mas' Diani ingin sekali makan pecel lele tapi di tempatnya maukan mas' tmani Diani ke sana ya' ok.
Ashari mengangguk , lalu Diani tanpa aba aba langsung berlari menuju teras depannya rupanya dia udah nggak sabar .
pergi dulu ma' pa' izin Diani pada kedua mertuanya , mereka hanya harus tersenyum melihat kepergian menantunya.
Ashari celingak celinguk di mana yah penjual pecel lele nya sih ' kata Diani ,
yah mas' kayaknya penjual pecel lele malah nggk datang yah hari ini .
" aku maunya sekarang!!!
tenang sayang ya entar lagi dapat " Ashari yang memegang perut buncit istrinya , seolah olah menguatkan istri dan janin di dalam kandungan.
setelah lama mengitari tempat biasa , akhirnya mereka memutuskan untuk pulang hari ini tak ada penjual pecel lele yang mereka dapatkan .
Diani turun dari mobil dan bergegas ke memasuki kamarnya dengan wajah yang murung.
mama mertuanya melihat sikap menantunya teringat dulu saat ia ngidam Ashari yang pengen sekali makan buah durian padahal buah durian nggk bagus buat ibu hamil , mertua Diani menghampirinya lalu membujuk sang menantu.
" sabar ya nak' bagaimna kalau mama pesanin dari restauran sempat ada yang jual pecel lele kata mertua Diani , " tapi aku hanya mau makan dari penjual gerobak ma' .
akhirnya Diani menangis dan tertidur , Ashari sedari tadi tak terlihat batang hidungnya, " kemana ya anak itu " Bu hikmah turun ke dapur dan berusaha membuka google cara membuat pecel lele , tapi rasanya sulit baginya karena dari dulu Bu hikmah nggk pernah terjun langsung masak semua di lakukan asisten rumah tangga.
Ashari datang dengan muka yang terlihat sangat senang, membawa kresek yang berisi pecel lele ..
__ADS_1
" ma' mau ngapain di dapur tumben banget" ini mama mau bikin istri kamu pecel lele kasian sampai nangis gitu akhirnya dia tertidur Ashari yang sudah menyiapkan pecel lele di piring langsung berlari ke arah kamarnya dan membangunkan, istrinya untuk makan pecel lele yang ia bawa .
" ini apa mas' ?
ini kan makanan yang pengen kamu makan !
" aku nggk mau ! aku maunya makan gulai daging kambing aja.
Ashari menepuk jidatnya entah apa salah dirinya sehingga anak yang di kandung istrinya sangat menguji kesabarannya.
" oke sekarang kita cari gulai daging kambing nya ya'. Ashari yang mulai mereda kegelisahan kepalanya kini berusaha berucap lembut dan manis seharian hanya mengurusi makanan .
..dokter hikmah yang sedari tadi melihat anak dan mantunya dari balik pintu kamar tertawa Ashari benar benar seperti ayah nya lelaki yang bertanggung jawab.
setelah mendapat gulai daging kambing mereka berdua memakan nya .
" makan yang banyak ya sayang kamu harus ingat apapun yang kamu inginkan mas' berusaha akan mendapatkan nya "
.....
sore ini Diani terbangun , setelah makan makan gulai kambing dan tertidur akhirnya dia bangun dan ingin membersihkan diri lalu membantu mertuanya menyiapkan makan malam .
di dapur Diani terlihat cekatan memasak ini itu lalu Ashari datang dan memeluk istrinya dari belakang , namun tiba tiba Diani mual dan nggk suka kalau Ashari di dekatnya .
mas' sana deh mas' pake parfum apa sih aku nggk suka baunya mas' pergi mandi sana.
bau apa sih itu, ashari lalu mandi lagi oadahal dia sudah mandi mengganti parfum nya dan saat ingin makan malam Ashari datang lalu tiba tiba Diani ingin muntah melihat suaminya menghampiri dirinya .
" jangan dekat dekat mas' aku nggk mau lihat mas' .
degggggg.
hati Ashari hancur , mertua Diani datang berkata itu bawaan bayi , jadi sekarang kamu tidur di kamar samping aja ya demi kenyamanan istrimu.
Diani terbangun lagi di jam dua tengah malam .
dia tidak melihat Ashari di sampingnya dan mengingat semuanya , Diani menangis dan mengelus Elus perutnya .
kenapa nak' ? kenapa kamu tega sama papa .
lalu Diani keluar kamar dan mendapati sang suami tidur di sofa di ruang tamu, lalu Diani mendekat dan menyelimuti suaminya .
nampak sekali dari wajah Ashari yang urak urakan seperti tak terurus .
"maafkan aku mas' ini semua mau anak kita bukan aku maaf ... Diani menangis .
.*********
hari ini jadwal Diani bertemu dokter Renata Ashari dan Bu hikmah menemani menantunya, kini Diani sedang di periksa kandungan nya baik baik saja janin nya sehat dan pertumbuhannya lumayan baik.
bagaimna bu' senang ya udah mau punya cucu kata dokter Renata ke Bu hikmah
"senang dong.
tapi gitu anak ini walau masih dalam kandungan suka jail sampai sampai papanya aja di jailin . cerita bu hikmah semua di ruangan tertawa kecuali Ashari yang terpojok .
.kehamilan Diani sudah memasuki 28 Minggu kini sedang susah susah nya, miring nggk enak terlentang lebih lebih , jadi semua bantal ia pakai agar membuat dirinya nyaman .
__ADS_1
Ashari sedari tadi mengelus punggung belakang sang istri , meski ngantuk tapi itu demi kenyaman istrinya.