
hari ini pelayanan pasien pada rumah sakit ini telah selesai, Diani meregangkan otot dan persendian nya . namun Diani tiba tiba dapat telfon bahwa pesanan Diani telah sampai dan kurir yang membawanya ada di lantai bawah rumah sakit ini, Diani bergegas turun dan mengambil paketnya.
tak lama Diani sampai di lantai satu tempat kurir menunggunya, Diani mengambil paket lalu kembali ke ruangan nya di lantai dua gedung ini karena lift baru saja naik dan Diani harus menunggu tapi Diani ingin sekali segera naik keatas menggunakan tangga.
menurutnya nggk terlalu jauh cuma lantai dua , di pertengahan tangga entah siapa yang menyimpan kulit pisang di tangga darurat ini, Diani tak sengaja menginjaknya dan Diani jatuh terguling menuju lantai bawah, semua staf dan perawat teriak histeris membantu Diani , tapi Diani tak sadarkan diri lalu di larikan menuju UGD .
berhubung dokter di UDG sedang melayani banyak sekali pasien hari ini dokter Ashari di tugaskan lari ke UGD untuk memeriksa korban kecelakaan yang barusan masuk , tanpa dokter Ashari tahu kalau pasien yang akan dia tangani partner kerjanya.
dokter Ashari membuka pintu ruang UGD betapa kagetnya dokter Ashari melihat dokter Diani terbaring tak sadarkan diri.
" kenapa bisa seperti ini? tanya dokter Ashari pada salah satu perawat dan perawat itu menceritakan kronologis nya, setelah dokter Ashari melakukan pemeriksaan dan penangan pertama pada Diani dokter Ashari tak beranjak dari ruangan itu , dokter Ashari menunggu dokter Diani, karena dari tadi tak ada keluarga yang bisa di hubungi.
diani terbangun alangkah kagetnya Diani melihat Ashari tertidur di sampingnya, kepala Diani masih terasa sakit dokter Ashari juga terbangun dan melihat Diani tersenyum padanya , "terimah kasih telah merawat dan menungguku" kata Diani.
__ADS_1
" iya aku disini hanya sedang menjalankan misi kemanusiaan " jawab Ashari bercanda.
diani tersenyum padanya.
POV Ashari.
"jangan tersenyum gitu terus dong bisa bisa malam ini aku datang ke rumah mu !
senyuman nya nyaman sekali baru kali ini aku melihat gadis dengan senyuman yang sangat memabukkan , aduhhh kenapa otak ku rada rada begini sih .
lamunan Ashari terhenti saat perawat masuk dan mengantarkan seseorang menemui Diani.
"kamu nggk kenapa kenapa nak? kata seorang pria paruh baya yang diantarkan perawat.
__ADS_1
" nggk apa apa pah'
"oh ya pah' ini dokter Ashari dokter yang telah menangani aku dan menungguku selama nggk sadarkan diri"
"terimah kasih dok' saya papanya Diani, kata lelaki itu.
" saya Ashari partner kerja Diani (calon suami anak bapak) dalam hati Ashari.
kalau begitu saya permisi dulu pak' silahkan kalau mau pulang dan istirahat di rumah Diani sudah agak membaik tinggal rutin minum obatnya saja.
Ashari berlalu bersama perawat meninggalkan ruangan UGD ini, dan menuju ruangan untuk mengambil dan tas Diani serta mengantarkan pada UGD lagi.
Diani telah membaik , dan akan dibawa pulang oleh papanya, "terimah kasih ucap Diani sekali lagi pada rekan kerjanya , seraya Ashari menjulurkan tas Diani.
__ADS_1
di parkiran ,Diani melambaikan tangan pada Ashari , dan Ashari hanya mampu berkata "istirahat dulu tenang urusan kerjaan serahin ke gue dulu kamu fokus biar cepat sembuh."