
Terlihat dari ujung tangga sana ada dua mata yang memperhatikan Cristian Gonzales pangeran Inggris itu.
Cristian menaiki kuda nya dengan di bantu oleh pengawal pribadi nya.
Terlihat tatapan sedih dan sendu dari laki-laki itu.
"Kau jauh-jauh datang kesini hanya akan menemui ajal mu bukan Rosa."
Ucap seseorang yang sedang melihat nya dengan iris mata merah pekat seperti warna darah, tatapan nya begitu mengerikan dapat di rasakan oleh Cristian.
Cristian yang memalingkan wajahnya, ia terus memperhatikan jendela dari kamar Rosa.
"Aku tahu ini akan terjadi, tapi aku tidak akan pernah menyerah dengan takdir ini."
Ucap Cristian, masalah baru yang akan datang menghampiri nya hanya akan ia terima dan tidak akan ia sesali atau menyalahkan siapapun.
Cristian dapat merasakan nyawa nya akan terancam, tatapan nya hanya bisa saja rasa suka dan cinta nya kepada Rosa lebih sangat menyakitkan dari pada kematian yang akan ia rasakan suatu saat nanti.
Mencintai seseorang tapi tidak dapat bersama nya bukan kah itu menyakitkan.
__ADS_1
Cristian lalu menunggangi kuda dengan di ikuti kedua pelayan setia nya itu.
Sore hari yang mulai menjelang malam dapat mereka rasakan hembusan angin sejuk yang masuk ke pori-pori kulit mereka.
Digin dan terlihat menakutkan, terlihat sesuatu mengerikan di ujung jalan sana.
Saking menyeramkan nya kedua pelayan yang ikut bersama Cristian hanya meninggalkan Cristian seorang diri.
Mereka berlari dengan kuda mereka yang ingin melewati hutan yang di penuhi oleh pepohonan di samping kanan dan kiri mereka.
Tapi saat kelima langkah kedua pelayan itu keduanya tak berbentuk lagi.
Merah pekat megenagi tanah dan memberikan percikan pada bunga mawar putih yang memenuhi seisi pingiran jalan.
Sekujur tubuh Cristian bergetar, merinding melihat bayangan dari sosok menakutkan itu, tak ada kata lagi yang keluar dari mulut nya ia hanya melihat sosok itu dengan tatapan yang ketakutan, mulut nya terbuka jari jemari nya bergerak dan sulit ia kontrol.
Cristian meraih pedang nya, ia akan mempertahankan nyawa nya walaupun kematian yang akan datang menghampiri nya.
Sosok itu hanya tersenyum mengerikan melihat manusia yang berada di depan nya itu ketakutan dan tetap ingin melawan nya.
__ADS_1
Level kekuatan dari kedua nya sangat berbeda jauh.
Bahkan jika mau dengan hanya menjentikkan jari lawan nya akan terkapar lemah atau tidak berbentuk lagi.
itu lah kehebatan Alexsa Leomort iblis kutukan itu.
"Rosa adalah takdir ku Jagan berharap ingin mendapatkan nya, kau manusia lemah sadari lah posisi mu." Ucap Leomort iblis itu
Tatapan dari iblis itu menunjukkan hawa pembunuh, yang dapat membuat bulu kuduk merinding.
"Brengsek dasar iblis bedebah
Kau hanya sebuah kutukan dari keluarga Alexander, apa lagi yang kau inginkan setelah membunuh kedua orang tua gadis itu dan menghapus ingatan nya hah.
Kau sudah mendapatkan jiwa dari kedua orang tua nya dan apa lagi yang kau inginkan dari Rosa!, gadis itu tak ada sangkut pautnya dengan keinginan kedua orang tua nya!!."
,Ucap Cristian berteriak marah, kesal, dan takut hal itu bercampur menjadi jadi satu.
"Pergilah dari kehidupan Rosa pada akhirnya, kau hanya membuat gadis itu menderita!!!."
__ADS_1
***
Jagan lupa tinggalkan jejak like dan komen agar author nya semaggat dalam berkarya terimakasih.