PELAYAN MONSTER

PELAYAN MONSTER
episode 3. PELAYAN MONSTER


__ADS_3

Baginya sudah sangat cukup satu orang


Yang selalu setia pada nya, dari pada


Ia memiliki banyak kerabat teman dekat dan keluarga yang sempurna tapi semua orang berhianat dan meninggalkan nya seorang diri. Berbeda dari pelayan nya itu, entah kenapa Rossa merasa dirinya dan Leomort


Terhubung satu sama lain seperti sebuah ikatan yang tidak terputus. Seperti sebuah ikatan benang merah yang selalu mengikat mereka, seperti semua ini adalah memang takdir bagi hidup Rossa, dan tidak ada jalan keluar untuk lari dari takdir kenyataan ini.


Takdir yang harus ia jalani dan tidak bisa ia ungkiri. Malam hari itu Rossa terbagun dari tidurnya pandangannya tertuju kearah jendela yang tengah menampakkan bulan purnama merah yang tampak tidak terlalu pekat. Rossa bisa merasakan angin sepoi-sepoi melewati pori porinya dan merasakan hawa yang sangat digin menyelimuti sekujur tubuhnya.


"Putri Rossa, Anda belum tidur juga.


Seharusnya anda menutup jendela dan orden ini. Tubuh anda masih terlalu lemah untuk menikmati angin sejuk ini."


Entah tiba-tiba dari mana pelayan itu muncul dari samping Rossa, seperti sebuah hembusan angin tampak megaget kan.


Pelayan nya itu lalu menutup jendela dan gorden Langkah nya seketika berhenti saat

__ADS_1


Melihat bulan merah yang masih menampakan diri nya dari balik kain jendela yang tipis itu. Pelayan nya Leomort itu melangkah kan kaki nya kearah Rossa yang masih terpaku pada tempat tidur nya yang berwarna putih krim dengan motif hitam yang menghiasi tempat tidur itu. Tangan lentik Leomort ingin menggapai wajah gadis itu seketika tatapan kedua nya bertemu.


Entah kenapa seorang gadis yang berada di depan Leomort ini tatapan nya begitu kosong dengan alis yang mengkerut menunjukkan bahwa ia tidak ingin disentuh oleh siapapun. Tatapan itu hanya di balas dengan lengkungan senyuman dari sudut bibir Leomort.


"Mereka akan datang kan kesini?."


Ucap Rossa memecah keheningan.


"Yaa, putri Rossa kedua Kaka anda akan berkunjung kesini."


Entah kenapa Rossa sangat merasa kesal jika kedua Kaka nya, Leon lerlando dan Raya fedora menghampiri dan mengunjungi nya.


Leon lerlando dan Raya fedora adalah adalah kedua Kaka laki-laki Rossa.


Leon lerlando adalah Kaka tertua Rossa sedangkan Raya fedora adalah Kaka kedua nya, selisih umur mereka. Rossa 16 tahun


Sedangkan Leon dan Raya 18-19 tahunan

__ADS_1


Mereka adalah tiga bersaudara yang sedikit tidak terlalu akur satu sama lain.


***


"Putri Rossa Leon lerlando dan Raya fedora sudah menunggu di meja makan. Sebaiknya


Anda bersiap untuk mengikuti jamuan makan itu."


Rossa lalu bangkit dari tempat tidurnya dan memilih pakaian yang untuk ia kenakan diperjamuan makan itu, Rossa tentu tidak ingin terlihat konyol didepan kedua Kakaknya.


"Kau boleh keluar aku ingin menganti pakaikan ku."


Ucap Rossa yang meraih baju merah pekat


Degan motif berwarna putih keemasan itu.


"Baik putri Rossa."

__ADS_1


Jawab pelayan itu lalu pergi meninggalkan Rossa yang mulai membuka baju yang sedang ia kenakan, dan menganti nya dengan gaun merah itu.


Rossa lalu menuruni anak tangga dengan dilihat oleh kedua kakak nya dan diikuti oleh pelayan nya Leomort.


__ADS_2