PELAYAN MONSTER

PELAYAN MONSTER
episode 35. PELAYAN MONSTER


__ADS_3

"Menurutlh saja istri ku, suami mu ini akan menyelesaikan permasalah yang ada di luar sana."


Ucap Leomort tertawa kecil dan mengelus-elus pelan kepala Rosa.


Rosa hanya menunjukkan wajah jutek nya itu.


Sedangkan di luar tabir sihir sana, dewa matahari tak berhenti menyerang dengan mengunakan bara api, dan batu bola besar gas panas, dan dengan mengunakan tombak api nya yang sangat besar itu


Ia membakar habis kastil, kerjaan Alexander


percikan api yang jatuh dari langit, berhasil membakar semua pepohonan yang ada di sekitar nya bahwa bunga mawar dan tanaman lain yang ada di pinggir jalanan itu


Semua nya habis menghangus dan hanya terlihat hutan yang terbakar api dari ujung samping sana.


Keadaan kini sungguh benar-benar kacau dan sulit tak bisa terkendali dengan benar.


Dewa matahari kini benar-benar sangat marah.


Ia marah karena Leomort berhasil lepas dari segel rantai api yang melingkari tubuh nya.

__ADS_1


Bahkan pemadangan yang sama persis saat ia membunuh semua umat manusia pada hari itu.


ya kehancuran kehidupan sebelumnya kembali terulang lagi.


"Kurang ajar kau Dewa Rembulan, jangan bermain petak umpat dengan ku dasar kau iblis tak berhati kau akan ku segel lagi seperti pada saat hukuman saat dimana kau turun dari langit pada waktu matahari yang seharusnya terbit, melawan hukum alam adalah dosa yang paling besar, aku seharusnya memusnahkan mu pada saat itu agar kau tidak membuat kehidupan alam terganggu."


"Coba saja musnahkan aku dewa matahari yang sangat terhormat aku selalu siap jika harus melawan mu lagi."


Ucap Leomort menunjukkan smirk nya.


"Kau.."


***


***


"Kau..


Ucap Dewa matahari sangat marah kini wajah nya merah karena tersulut api kemarahan nya.

__ADS_1


Sedangkan Leomort hanya tersenyum dengan seringai yang mengejek.


"Dimana gadis kehancuran itu, gara-gara dia kau di butakan dengan cinta konyol mu itu, bukankah terdengar sangat lucu sekali SANG DEWA REMBULAN MEMILIH UNTUK MELEPASKAN GELAR NYA YANG SANGAT MULIA ITU HANYA UNTUK SEORANG JIWA MANUSIA DAN MENJADI RAJA IBLIS YANG BAHAN TAk MEMILIKI BELAS KASIH SEDIKIT PUN hanya untuk membalas dendam untuk kematian istri tercinta nya huhu sangat mengharukan."


Ucap dewa matahari tertawa terbahak-bahak setelah mengatakan semua itu hal itu berhasil membuat Leomort menahan amarah nya..


" Lihat lah diri mu dewa rembulan, bukan kah kau sangat menyedihkan pada saat itu, saat di mana kau kehilangan cinta mu kehilangan Firda wanita yang kau cintai!"


"Apakah aku harus membunuh gadis kecil yang bernama... siapa namanya.."


"oh ya.. Rosa ya gadis kecil yang berhasil membuat Sang raja iblis di segel lagi dan membunuh umat manusia hanya karena dendam ketidakadilan


nya itu"


"Owh ya ampun itu sangat mengharukan sekali,"


"Cinta Sang iblis dan sang manusia sangat sangat indah dan mengharukan sekali.."


"Sampai-sampai aku ingin menangis melihat hal yang sangat bodoh ini HAHAHA..."

__ADS_1


dewa matahari tertawa lebar sampai sampai gigi geraham nya sedikit terlihat jelas dari ujung samping sana.


Ucap dewa matahari tertawa mengejek Leomort, yang pada akhirnya membuat Leomort sangat marah, sampai-sampai tanah yang ada di depan nya itu terbelah menjadi dua bagian.


__ADS_2