PELAYAN MONSTER

PELAYAN MONSTER
episode 24. PELAYAN MONSTER


__ADS_3

Ada satu hal yang meganjal di hati Leomort kenapa saat ia melakukan hal yang sama kepada Rosa hal itu tak dapat ia lihat dari pikiran Rosa saat ini.


Kenapa gadis kecil itu hanya mengigat kelima peria bajigan dan kematian kedua orang tua nya, yang menginginkan Rosa mati di tangan nya.


Bagaimana dengan nya?


Apakah Leomort tidak pernah ada dalam pikiran Rosa selama ini.


Persetan.. kenapa hal itu membuat Leomor kesal.


Ia juga ingin menginginkan Rosa memikirkan diri nya, bukan ke tujuh manusia menjijikkan yang memang pantas mati di tangan


nya itu.


Pada malam hari saat Leomort membunuh kedua orang tua Rosa kerena kedua nya, telah mengingkari janji yang tidak boleh di langgar atau tidak di patuhi.


Dan pada saat itu Leomort juga membunuh Cristian Gonzales, Cristian Gonzales adalah laki-laki yang berumur 18 tahun yang telah di jodohkan oleh kedua orang tua Rosa sejak Rosa berumur 10 tahun.


Tapi iblis Leomort itu malah membunuh tunangan Rosa karena ia tidak menyukai Raja Inggris itu


Dan kini kedua kaka nya datang ke kastil tua untuk menyelamatkan Rosa dari belenggu iblis Leomort itu.

__ADS_1


Leon lerlando dan Raya fedora


Mereka datang ke kastil itu dengan membawa perajurit dan tentara-tentara nya.


Pintu besar di depan kastil itu lalu di Dobrak Secara paksa oleh sekerumunan perajurit yang kalo mungkin dihitung bisa mencapai 500 perajurit kisaran.


Mereka berhasil menerobos masuk melalui pintu depan kastil dan begitu juga pintu belakang kastil tua itu.


Semua nya mengikuti Formasi yang telah di buat oleh Leon untuk mengepung iblis Leomort.


Tapi apakah semua itu akan berjalan mulus sesuai rencana mereka.


Tentu hal itu telah diketahui oleh Leomort


ia di juluki sebagai raja iblis, dan apakah mungkin ia akan mudah kalah begitu saja.


Sedangkan Leon adalah penerus kerajaan Alexander dan Raya adalah kesatria berkuda yang di takuti oleh banyak orang karena ia tak dapat berbelas kasih kepada musuh musuh nya jika ia bertempur.


Leomort menunjukkan seringai nya ia tahu semua ini akan terjadi cepat atau lambat.


Leomort siap membantai mereka semua dengan sekali jentikan jari.

__ADS_1


Bagi Leomort mereka semua bukan tandingan nya


Mereka tak akan berhasil mengalahkan iblis Leomort itu semudah yang mereka bayangkan.


Sedangkan kan Rosa kini merasa sedikit tenang, walaupun tenaga nya sudah habis terkuras Karena sendari tadi melawan iblis Leomort itu.


Terdegar kegaduhan yang sangat kacau di luar sana.


Tapi Leomort hanya seperti orang yang biasa saja.


Sedangkan Rosa masih terborgol dengan kedua rantai besi yang berada di kedua pergelangan kakinya.


Rosa duduk di tepi kasur itu, ia tak tahu harus berbuat apa


Leomort kini memberikan kecupan hangat di puncuk kepala Rosa dan membelai lembut Surai hitam rambut Rosa, yang halus dan tipis seperti benang.


"Tunggu aku Rosa aku akan memperbaiki kekacauan ini, Jadi berusaha lah untuk menjadi gadis kecil yang baik."


Ucap Leomort sehabis mencium manis kening Rosa dan mengelus kepala nya.


Tak ada balasan dari gadis kecil itu.

__ADS_1


Leomort lalu pergi meninggalkan kamar itu dan menutup pintu dengan rapat ia menggunakan sihir nya untuk membuat pintu itu terkunci dan hanya bisa dibuka oleh dirinya sendiri.


__ADS_2