PELAYAN MONSTER

PELAYAN MONSTER
episode 40. PELAYAN MONSTER


__ADS_3

kedua tangan Leomort tak berhenti bermain nakal pada setiap area sensitif nya, bahkan Leomort tak segan segan mengigit sebelah kuping kecil Rosa itu dan menjilati nya seperti seekor kucing.


Rosa hanya bisa menutup kedua matanya sambil menahan suara kecil nya saat kedua tangan Leomort menyentuh tubuh nya dan salah satu kaki Leomort berhasil masuk dari sela-sela paha putih mulus Rosa itu.


bergerak pada area sensitif Rosa, yang membuat gadis kecil nan cantik itu malu menutup erat kedua mata indah nya.


"Aku tahu kau menyukai nya Rosa, berhenti menahan suara indah mu itu aku akan membuat mu merasa nyaman dan membuat mu merasakan hal yang luar biasa."


ucap Leomort terdengar kasual dan menggoda


dengan nada yang dapat membuat hati Rosa dak.. dik.. Duk.. kembang kuncup seperti ingin melompat dari raga nya itu.


suara nya sangat terlihat dan terdengar ****


tapi aku tak boleh tergiur dengan kata-kata manis nya itu.


Dasar kau iblis menjijikan aku lebih baik menjual tubuh ku pada Om-om gendut yang rupa nya jelek tak pernah merampas kebahagiaan ku bahkan membunuh ibu dan ayah bahkan kedua Kakak-kakak ku.


dari pada harus di permainkan dengan iblis menjijikan dan rendahan seperti mu itu.


ucap Rosa di dalam hati nya, tentu perkataan Rosa itu dapat di dengar oleh Leomort.

__ADS_1


begitu mengerikan... sungguh mengerikan...


iblis itu malah menunjukkan senyuman yang mengerikan itu, bahkan gigi taring nya terlihat jelas


seperti ingin menancapkan ujung nya pada leher jenjang Rosa yang terukir memar-memar merah itu.


Leomort tertawa dengan nada arogan dan nada yang seperti mengejek Rosa gadis kecil itu, yang menginginkan lebih ingin disentuh oleh pria jelek dari pada diri nya.


"Kau ini sangat lucu sekali, Hhh aku tak menyangka rekarnasi Firda selucu ini bahkan yang kau bilang tadi itu membuat perut ku terasa sakit karena tertawa."


ucap Leomort yang di selgi tawa nya yang terdengar arogan itu.


membuat tubuh mu menegang, dan tunduk saat sesuatu masuk dari ujung bawah sana hm."


ucap Leomort yang berhasil membuat wajah Rosa memerah seperti buah tomat.


"ya Tuhan kenapa kau harus mempertemukan ku dengan lelaki mesum seberengsek ini."


ucap Rosa yang tak berhenti memaki Leomort di dalam hati nya.


tentu perkataan Rosa didalam hati nya, bisa di dengar oleh Leomort.

__ADS_1


"hmm"


Leomort tersenyum smirk.. melihat kearah Rosa yang menatap nya dengan sangat tajam itu.


"tak kusangka akan selucu ini mempermainkan nya."


Leomort kini mulai mendekatkan wajahnya nya kearah wajah Rosa


semakin dekat dan sangat dekat sampai-sampai Rosa dapat mendengar deru nafas Leomort.


kini tagan Kana Leomort menyentuh, mengusap bawah bibir Rosa itu dengan sangat halus


ia kini memperhatikan nya, sesuatu yang menyita perhatian nya sedari tadi saat Rosa mulai melihat kearah mata Leomort


yang aura nya memancar, dan mata nya yang kini mulai berubah menjadi merah tapi tidak sepekat merah darah.


"iblis baji*an berhenti menyentuh ku, aku akan memukul mu jika kedua tangan ku bisa ku gerakan."


ucap Rosa di dalam hati nya.


Leomort tak mempedulikan itu ia masih tertuju pada bibir mungil Rosa yang sedari tadi ingin ia lum*t dan ia rasakan itu.

__ADS_1


__ADS_2