PELAYAN MONSTER

PELAYAN MONSTER
episode 14. PELAYAN MONSTER


__ADS_3

Ibu.. ayah.. Rosa takutt..


Siapa pun tolong Rosa.. Rosa tak ingin bersama ke lima pria ini..


Mereka jahatt.


Rosa yang saat tubuh nya di angkat oleh Leomort lalu tersadar dari mimpi buruk nya


Itu. Leomort mengangkat tubuh Rosa ke tempat tidur dan menutup tubuh Rosa


Degan menggunakan selimut.


Ternyata itu hanya mimpi buruk ya hanya mimpi buruk.


Ucap Rosa yang meyakinkan diri nya sendiri


Tiba-tiba Rosa lalu memeluk tubuh Leomort dan menagis sampai sesegukan.


"Huaa.. mereka melecehkan ku..


Aku benci mereka...


Itu bukanlah mimpi..."


Rosa sadar bahwa itu adalah ingatan masa lalu nya saat ia berumur 12 tahun.


Leomort tahu Rosa sedang bermimpi buruk hanya bisa membiarkan gadis itu memeluk


"Kenapa.. aku harus mengingat hal buruk"


Ucap Rosa yang masih senantiasa memeluk tubuh Leomort pelayan nya itu.


Leomort tahu Rosa sedang bermimpi buruk hanya bisa membiarkan gadis itu memeluk

__ADS_1


Tubuh nya. Kau harus mengingat nya Rosa agar kau tahu kenapa aku selau berada


Di sisi mu.


Tatapan Leomort begitu sendu..


Ia lalu membalas pelukan Rosa dengan sangat erat.


Sedangkan Rosa hanya menagis menangkup kan kepala nya ke dada


pelayan nya itu. Rosa dapat mencium aroma khas dari pria yang sedang ia


Peluk dan lalu menatap kedua iris mata merah itu, Senyuman tipis dan aroma nya.


Hal yang sangat Rosa sukaii dan ingin selalu merasa kehangatan ini.


Yaa Rosa berharap pria yang sedang ia peluk ini, adalah seorang yang sangat menyayangi dan mencintai nya.


Ia berharap seseorang ini tidak akan menyakiti nya dan meninggalkan nya


Iris mata mereka saling bertatapan


Tampak dari mata Rosa yang berwarna


Coklat, dan rambut hitam panjang yang bergelombang itu sedang di sentuh


Oleh Leomort pelukan Rosa semakin mengerat saat wajah Leomort semakin


Dekat ke arah nya.


"Kau tahu Rosa bahwa aku tidak akan pernah meninggalkan mu." Walaupun mungkin suatu saat kau akan membenciku.


Leomort membisik pelan, kata-kata itu ke telinga Rosa.

__ADS_1


Senyuman tipis muncul di sudut bibir Rosa


Tak ada balasan kata yang ingin ia


Ucapkan kepada Leomort pelayan yang selalu bersama nya ini.


Yang Rosa butuhkan saat ini hanya sebuah kehangatan dan pelukan kasih sayang.


Hangat dan nyaman, itu yang Rosa rasakan


Ia tak ingin melepaskan pelukan itu.


Leomort lalu menarik pigang Rosa agar memperdalam pelukan mereka.


Pingang Rosa yang ramping dapat ia lingkarkan kedua tangannya.


Leomort ingin mengakhiri hubungan antara pelayan dan majikan ini. Ke arah yang lebih


Ia ingin kan, tapi di satu sisi lain ia tidak ingin mengembalikan ingatan Rosa.


Jika ingatan Rosa tentang kedua orang tua kembali akan kah Rosa membenci nya


Atau malah sebaliknya akan membuat gadis itu mencintai nya.


Walaupun begitu Leomort tidak akan membiarkan gadis yang bernama Rosa itu


Pergi dari sisi nya, dan ia akan membuat gadis itu tidak dapat di miliki oleh siapa pun


Melainkan hanya akan bersama nya sampai kapan pun.


Dan menjadi milik nya.


"Baik lah sayang kita akhiri permainan ini. Tidak ingin menjadi pelayan mu dan melihat tingkah mu yang cuek ini."

__ADS_1


Ucap Leomort yang lalu menutup wajah Rosa dengan sebelah telapak tangan nya.


__ADS_2