
Pangutan mereka lumayan cukup sangat lama, bahkan tak dapat di hitung dengan detik dan menit saja.
Rosa dapat merasakan tubuh nya mulai memanas dan ada sesuatu yang sendari tadi menggelitik bagian perut nya itu.
Ya tentu saja itu adalah tangan Leomort yang sendari tadi menyentuh perut dan bagian pinggang ramping Rosa.
Tak hanya sampai di situ Leomort juga memberikan ciuman kecil pada leher jenjang Rosa yang putih, mulus terlihat menggoda itu.
Entah berapa lama tapi Rosa berhasil membuka suara nya dan berkata pada Leomort.
"Berhentii apa yang sedang kau lakukan!."
Ucap Rosa sambil nafas nya yang tersengal-sengal menahan betapa panas nya tubuh nya, yang mulai bergetar hebat itu.
Tak bisa Rosa pungkiri betapa mengilakan nya sentuhan iblis Leomort itu.
Jari jemari nya tak henti menyentuh area sensitif Rosa yaitu bagian perut dan pinggang lalu naik ke bagian atas tubuh Rosa.
Entah kenapa Rosa seperti memiliki kekuatan yang entah dari mana ia bisa melepaskan legan tangan kekar Leomort itu dari tubuh nya.
"DASAR IBLIS MESUM"
"APAKAH YANG ADA DI PIKIRAN MU HANYALAH, HAL HAL MESUM SHAJA"
Ucap Rosa dengan sorot mata tajam nya menatap ke arah mata Leomort yang awalnya Leomort terkejut dengan gerakan refleks yang Rosa buat kini Leomort menatap Rosa dengan tatapan memikat nya.
__ADS_1
Tatapan Leomort begitu ingin membuat Rosa seperti tertantang
Leomort yang awalnya kedua tangan nya di cekram kuat oleh Rosa seperti ingin membuat Leomort berhenti melakukan hal-hal yang membuat Rosa tak nyaman sedari tadi.
"Ada apa Rosa kenapa kali ini kau sangat bersemangat sekali"
Ucap Leomort menggenggam erat jari jemari tangan Rosa sebelah kiri.
Kini tangan kanan Leomort mengusap pelan pipi kiri Rosa yang bersemu merah itu.
"Apakah kau ingin memimpin permainan kita"
Ucap Leomort menciumi helain rambut Rosa yang terselip di jemari tangan nya itu dengan kasual.
"Apa yang sedang kau bicarakan iblis brengsek"
"Sekarang tubuh mu bahkan tak bisa bergerak sedikit pun di bahwa tubuh ku"
"Dan berni nya kau mengatakan hal yang tak berguna seperti itu"
"Sekarang kau di bawah ku dan aku di atas mu dan bukan kah kau mengerti apa yang akan aku lakukan sekarang."
Ucap Rosa dengan senyuman mengejeknya
Dia tidak boleh kalah dengan iblis yang ingin mempermainkan nya ini.
__ADS_1
"Maka lakukan lah."
Ucap Leomort.
Leomort tersenyum dengan tatapan mata tajam ia seperti sedang menantang Rosa itu melakukan hal itu semua.
"Berhenti berbicara lagi."
Ucap Rosa lalu mengambil sebuah rantai besi yang ada di samping tempat tidur itu
Rosa tau rantai itu ingin di gunakan untuk menjeratnya tapi kini ia malah mengikatkan rantai besi itu ke tangan Leomort.
Leomort hanya melihat ke arah Rosa tanpa berkedip sedikit pun ia memperhatikan Rosa yang berusaha melingkarkan rantai besi pada kedua tangan Leomort itu tanpa bergerak sedikit pun.
"Apa yang kau lihat."
Ucap Rosa dengan senyum puas nya setelah mengikat rantai besi itu.
Kini Leomort tak akan bisa berbuat macam-macam pada nya lagi.
***
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KOMEN DAN LIKE AGAR AUTHOR NYA SEMANGAT DALAM BERKARYA
TERIMAKASIH.
__ADS_1