PELAYAN MONSTER

PELAYAN MONSTER
episode 37. PELAYAN MONSTER


__ADS_3

"menjauhlh dari ku! Jika kau tidak ingin memberitahu ku!!"


Ucap Rosa yang mendorong kedua bahu Leomort, tapi entah kenapa kedua legan besar itu tidak ingin menyingkir dari pinggang ramping nya yang semakin memeluk nya dengan erat itu.


"Leomort..


aku akan membenci mu jika kau tak ingin menjelaskan semua nya pada ku!!."


Ucap Rosa tapi Leomort masih saja diam dan tidak membuka mulut nya itu.


Rosa merasa kesal, ia benar-benar mendorong jauh tubuh Leomort sangat jauh dari tubuh nya.


"Aku akan pergi sekarang.."


Ucap Rosa, saat ia tidak menyentuh tubuh Leomort lagi ia langsung terjatuh dari ketinggian


8.848 meter dari ketinggian itu, Rosa tak memikirkan apa pun saat ia mendorong jauh tubuh Leomort.


"Aaaaaaaaa aaaa.."


Ucap Rosa yang berteriak sambil menutup mata nya, dengan kedua telapak tangan nya


Jujur ia sangat takut dengan ketinggian


Bahkan lututnya kini sudah bergegar karena saking takut nya.


Leomort masih menunggu Rosa meneriaki nama nya untuk meminta pertolongan dari nya.


Tapi bukan Rosa kalo gadis kecil itu tidak keras kepala dan sudah benar-benar menginginkan mati.


"Sayang.. seharusnya kau memanggil nama ku untuk menolong mu.."


Ucap Leomort lalu membopong Rosa seperti bayi di pelukan nya, Leomort tersenyum sambil memperhatikan wajah Rosa yang sedikit ketakutan itu.


"Kau iblis gila..


Apa yang telah kau lakukan pada dunia ini!"

__ADS_1


Ucap Rosa memukul-mukul bahu Leomort berteriak nyaring pada kedua telinga Leomort


"Auw.. itu sakit Rosa.."


Ucap Leomort tertawa geli melihat Rosa yang seperti anak kecil saat memukuli


bahu nya.


"Pembohong.. jelas-jelas kau masih bisa tertawa seperti itu."


Ucap Rosa kesal, Leomort masih bisa tertawa setelah apa yang barusan ia lakukan.


"Hei berhenti lah.. itu sekarang


benar-benar sakit ok."


Ucap Leomort menurunkan Rosa saat mereka sudah sampai pada dasar bagian bumi yang terlihat hancur itu.


Leomort membiarkan Rosa meninjak kedua kaki nya, dan kedua tangan Rosa bertumpu pada kedua tangan Leomort.


Leomort tak bisa membiarkan kaki Rosa yang mungil meninjak tempat yang kotor itu


"Leomort.. sebenar nya apa yang sudah terjadi?."


Ucap Rosa menurunkan nada bicara nya ia benar-benar syokk melihat apa yang telah terjadi di sana.


Dunia seperti hancur berkeping-keping pada saat itu.


Hal yang Rosa tak bisa bayangkan sebelumnya.


"Aku tak bisa menjelaskan nya pada mu."


Ucap Leomort, Kini Leomort tak lagi membuka mulut nya itu ia hanya membiarkan Rosa melihat semua nya.


"Leomort aku tak menyangka ini,


Kau sekejam itu.."

__ADS_1


Ucap Rosa ia lalu menutup mulut nya dengan kedua tangan Mungil nya itu.


Rosa menutup mata nya, memejamkan mata nya dengan sangat kuat.


Kini badan nya kembali bergetar hebat saat ia merasakan apa yang akan terjadi pada diri nya jika ia terjatuh dari ketinggian setinggi itu.


"Aku tak akan pernah membunuh mu Rosa"


Ucap Leomort memeluk tubuh Rosa yang semakin me lemah itu.


Leomort menenangkan Rosa dan meyakinkan nya bahwa seseorang yang sedang memeluknya ini tak akan bisa menyakiti diri nya.


Karena Leomort bertahan di dunia ini hanya karena gadis kecil yang bernama Rosa itu.


"Bahkan mereka takkan bisa menyakiti mu."


Ucap Leomort menghapus debu yang menempel pada pipi chubby Rosa.


Wajah mereka kini sangat begitu dekat bahkan mereka dapat merasakan deru nafas mereka satu sama lain.


Tapi Rosa langsung memalingkan wajahnya dari hadapan Leomort.


Jujur Leomort sedikit kesal ia harus menahan hasrat nya untuk tidak mengecup bibir mungil Rosa itu.


Leomort melihat pipi chubby Rosa yang kini telah mengalir air mata nya


Ia lalu mencium pipi Rosa yang basah.


"Leomort apakah kau membunuh kedua Kaka ku juga?"


Tanya Rosa dengan tatapan lesu nya tapi Leomort kembali terdiam dan tidak menjawab pertanyaan nya itu.


"Aku bilang apakah kau membunuh kedua Kaka ku!!!"


Ucap Rosa berteriak dan menatap kedua iris mata yang kembali memerah itu.


Terimakasih yang sudah mau membaca Jagan lupa tinggalkan jejak like komen dan vote agar author nya semaggat dalam berkarya.

__ADS_1


__ADS_2