
"Dasar kau iblis sialan..!!! Kau telah membunuh ibu dan ayah ku.."
Ucap Rosa sembari memukuli pundak dan wajah Leomort pelayan nya itu yang selalu menemani nya, semenjak kematian kedua orang tua Rossa.
Tapi tagan gadis kecil itu lalu di tahan oleh Leomort pelayan iblis itu.
Sebuah senyuman indah nan mempesona melengkung indah di sudut bibir Leomort
bagi Rosa senyuman itu sangat mengerikan.
"Sayang... Kau sudah tahu ya bahwa pelayan mu ini adalah seorang iblis"
Leomort lalu mencium sebelah tangan kanan Rosa, yang ia gunakan tadi untuk memukuli nya.
"Lepaskan aku!!! Jagan menyentuh ku dasar kau monster!!!"
Rossa lalu menempis kasar kedua tagan Leomort, dan menjauh dari iblis itu.
Saat Rossa ingin berdiri tiba-tiba tubuh mungil nya itu di tahan dan di peluk oleh Leomort iblis itu.
"Apa yang kau lakukan berengsek.. menjauh dari ku!!!"
Ucap Rossa, terlihat jelas air bening yang mulai berjatuhan dari ujung kelopak mata indah nya.
__ADS_1
Di malam hari itu menjadi saksi bisu diantara kedua insan yang menghabiskan
Malam bersama. Rossa gadis kecil nan cantik itu hanya bisa terbaring dengan mata sayu nya di atas tempat tidur.
Sentuhan yang di berikan oleh iblis Leomort itu membuat nya panas dan menginginkan hal yang lebih dari iblis yang ia benci itu.
"Aku akan memulai nya Rossa!"
Ucap iblis itu, Leomort dengan nada nya yang kasual.
Tak ada balasan kata dari Rossa kepada iblis yang ia benci itu.
"..."
Bagaimana ia tidak membenci iblis
Aku tidak akan pernah me maafkan nya
Aku benar-benar membenci iblis itu melainkan monster keji itu.
Aku benar-benar membenci monster itu!.
Rossa terus menagis dan mengeluarkan air bening dari ujung kelopak mata indah nya,
__ADS_1
Tapi tidak bisa ia pungkiri bahwa ia sangat menginginkan sentuhan dari pria dengan iris mata merah itu, yang sendari tadi tak henti melihat Nya degan tatapan yang sulit di artikan dengan kata-kata.
Iblis itu sangat buas pada tubuh mungil Rossa seperti nya iblis Leomort itu selama ini telah menahan hasrat nya pada Rossa gadis kecil yang berumur 16 tahun itu.
Rossa terbaring di atas tempat tidur dengan cahaya remang-remang namun wajahnya masih sangat terlihat jelas.
Tatapan teduh dengan padangan lurus ke depan itu yang dapat Leomort lihat dari tatapan wajah cantik Rossa.
Tersimpan rasa sakit dan amat pedih jika mengingat apa yang telah terjadi pada gadis kecil itu.
Entah apa yang di sukai iblis monster itu dari diri nya.
Tapi yang Jelas Rossa sangat membenci iblis itu, Melainkan monster yang bernama Leomort itu.
"Dasar Monster."
Seketika iris mata Leomort membesar
"Menarik" gadis ini sangat menarik baginya
Bagaimana ia bisa mengeluarkan suara sedangkan Leomort telah membuat nya
Tidak bisa bergerak dan bersuara dengan sihir nya, bagaimana bisa.
__ADS_1
Lengkungan sabit terukir di sudut bibir iblis melainkan Monster yang tengah tersenyum
Dan melihat Rossa gadis kecil itu yang tak ada sedikitpun ketakutan di kilasan tatapan nya, hanya ada tatapan teduh dan benci dari gadis kecil itu.