
Yaa That iblis yang bernama alexsa Leomort itu.
"Rosa."
Ucap iblis itu yang mulai mengalihkan pandangannya tersenyum dan melihat ku.
Sedangkan ibu dan ayah hanya berteriak
"Rosa.. pergi dari sini!."
Ibils itu mulai menjentikkan jari nya dan kini ibu dan ayah Rosa sudah hagus gosong
Terbakar api yang muncul dari arah belakang mereka.
Rosa yang melihat semua itu hanya bisa terdiam, mulut nya seakan kelu sulit ia
gerakkan begitu juga tubuh nya.
Kilasan senyuman muncul dari bibir iblis itu
Saat langkah kaki nya yang semakin lama semakin mendekati Rosa.
Rosa yang ketakutan hanya bisa menggenggam dan memeluk erat boneka
Beruang yang ia bawa itu.
Walaupun tak terlihat jelas bentuk dari ibils itu tapi bagi Rosa ibils itu adalah sesuatu
__ADS_1
hal yang menyeramkan dan dapat menyakiti mu atau melukai mu.
"Hai.. putri Rosa"
Ucap dari iblis itu yang jarak antara mereka semakin sangat dekat.
"Monster" kata-kata itu tanpa Rosa sadari keluar dari mulut nya.
Rosa ingin berlari menjauhi sesuatu yang ia sebut monster itu.
Tapi tubuh dan kedua tangannya kini tak bisa ia gerakkan sedikit pun.
"Maaf kan aku Rosa tapii mereka pantas menerima nya."
Ucap iblis Alexander Leomort itu dengan raut wajah yang ber pura-pura mengasihani
Bentuk dan rupa kedua orang tua Rosa yang terbakar hangus.
Ucap iblis Leomort itu yang sedang menyombongkan dirinya sendiri.
Iblis itu membelai lembut wajah Rosa yang dapat terlihat jelas buliran bening melewati
Ujung kelopak matanya yang kian membasahi pipi dan dagu gadis itu.
"Mata mu dan tatapan mu sangat indah aku benar-benar sangat menyukai nya."
Ujar iblis itu lalu berbalik. Api yang barusan membakar kastil kerajaan itu kini telah
__ADS_1
Padam seketika, hanya ada terlihat sebuh bongkahan yang telah terbakar hangus
Dan menghitam, sedang iblis Leomort itu kini telah menghilang entah kemana.
Hanya menyisakan seorang gadis yang bernama Rosa, tengah berdiri seorang
Diri menyaksikannya pemandangan yang tak seharusnya ia saksikan di umur nya
Yang baru menginjak 12 tahun dan masih kecil itu.
Tatapan nya benar-benar lesu, 2 hari lalu semenjak pemerkosaan yang ia lewatkan
Mental yang kini telah hancur dan tubuh nya yang kini tak sesuci dulu lagi.
Rosa harus melewati hari-hari nya dengan penuh terauma dan hancur.
Rosa lalu membuka kedua matanya, ia dapat melihat samar-samar wajah Leomort
Yang semakin lama terlihat jelas degan senyuman Yang sulit Rosa arti kan.
"Rosa kau sudah sadar" kata Leomort tersebut.
Tak ada balasan dari mulut Rosa, Rosa yang kini hanya tengah memegang kepalanya yang sedikit berdenyut karena sakit.
"Auw.." Ucap Rosa yang kemudian Leomort membantu ia duduk dengan berpegangan pada kedua tangan nya sedangkan
Kepala Rosa, kini tengah bersandar di dada bidang Leomort itu.
__ADS_1
"Apakah kepala mu masih sakit?" Tanya Leomort kepada Rosa.
Tapi hanya di balas dengan tatapan tajam dari gadis kecil itu. Rossa teringat apa yang telah di lakukan Leomort kepada kedua orang tua nya, Leomort iblis itu telah membunuh kedua orang tua nya.