Pelayan Pribadi Ekslusif Milik Tuan Mafia

Pelayan Pribadi Ekslusif Milik Tuan Mafia
Episode 13: Darurat


__ADS_3

Lucas yang ada di atas tebing hanya bisa melihat bagaimana pelayan setianya itu hanyut di sungai.


Lucas menjadi begitu putus asa dan sedih ketika melihat itu, seolah-olah hatinya begitu hancur namun jelas ini bukan saatnya untuk menjadi depresi karena dirinya harus segera menyelamatkan Pelayan Pribadinya itu.


Lucas lalu menatap orang-orang yang ada di hadapannya itu, orang-orang yang tadi mencoba untuk mendorongnya ke sungai masih bertarung dengan beberapa bodyguardnya, dirinya jelas harus menangkap orang-orang sampah ini.


Lucas yang dipenuhi kemarahan itu segera menyiapkan tinjunya dan memukul sekeras tenaga seseorang yang ada di depannya itu.


Saat ini, Lucas yang dipenuhi dengan kemarahan jelas menggunakan hampir seluruh tenaganya untuk memukuli orang-orang di sana sehingga dirinya dan kelompoknya menang namun sayang sekali para orang-orang itu juga cukup melukai bodyguard dan teman-teman Lucas, sehingga mereka walaupun keadaannya cukup menyedihkan bisa untuk melarikan diri dari sana.


Lucas merasa ini bukan saatnya untuk menangkap mereka karena yang paling penting saat ini adalah bagaimana cara untuk menyelamatkan Adelia.


Lucas kembali menatap ke arah sungai apakah dirinya harus loncat ke sana?


"Tuan Muda, jangan melakukan tindakan yang ceroboh, jika tidak nanti pengorbanan Nona Adelia akan sia-sia, Tuan Muda harus dalam keadaan baik dan aman. Mari kita sebaiknya segera meminta tim bantuan untuk mencari Nona Adelia," kata salah satu Bodyguard itu.


Medengar itu, Lucas juga merasa apa yang dikatakan pengawalnya itu cukup logis, jadi segera dirinya menelepon anak buahnya yang lain, untuk naik dan mulai membantu mencari Adelia di sepanjang sungai itu, Lucas juga meminta bantuan teman-temannya untuk itu.


Saat ini, Lucas bersama dengan Rio menyusuri salah satu pinggiran sungai dekat hutan,


"Aku tidak pernah mengira jika ada kejadian seperti ini, sebenarnya siapa orang-orang yang menyerang tadi?" kata Rio dengan penasaran.


"Aku juga tidak tahu,"


Lucas saat ini menjadi begitu fokus untuk menyisir keadaan yang ada di sungai mencoba mencari Adelia, namun sampai saat ini keberadaan pelayannya itu masih juga tidak ada tanda-tandanya.


Hal ini membuat Lucas menjadi semakin takut.


Sungai ini cukup lebar dan bercabang, buat pencarian itu menjadi sesuatu yang cukup sulit karena orang-orang harus berpencar.


Saat ini hari sudah menjelang sore, sudah beberapa jam berlalu sejak kejadian itu namun masih belum ditemukan tanda-tanda dari Adelia.


"Tuan Muda, saat ini cuaca buruk bukankah kita sebaiknya melanjutkan pencariannya besok saja takut-takut nanti akan ada longsor tambahan," kata salah satu pengawal Lucas itu.


Lucas jelas merasa marah ketika bawahannya bilang seperti itu.


"Waktu adalah sesuatu yang sangat berharga jelas aku tidak akan membiarkan sampai besok, aku yakin Adelia masih selamat dan mungkin saat ini dia juga sedang berusaha untuk menyelamatkan diri yang harus kita lakukan adalah segera menemukannya dan memberikan bantuan jika menunggu besok aku tidak tahu apa yang akan terjadi berikutnya,"


"Tapi Tuan Muda..."

__ADS_1


Pengawal itu terlihat ingin protes.


"Sudahlah, sebaiknya kita segera melanjutkan pencarian ini cobalah kamu mencari di sekitaran hutan,"


Walaupun hari sudah sore mereka masih tetap melanjutkan pencarian.


Hati Lucas saat ini jelas dipenuhi dengan rasa penyesalan dan kesedihan.


Karena dirinya cukup ceroboh ini membuat Adelia sampai mengalami semua ini.


Dari awal ini juga salahnya, untuk membiarkan Adilia ikut dalam hal ini.


Lucas terlalu banyak melamun dan menyusuri hutan di sekitar sungai itu, sampai dia tidak sadar jika dia sudah terpisah dengan teman-temannya.


Ketika sadar, Lucas sudah ada di salah satu lembah yang ada di ujung sungai dan tidak ada siapapun yang ada di sekitarnya.


Namun segera, ketika tidak menemukan siapapun di sekitarnya itu, Lucas mendengar sebuah suara yang terdengar sangat familiar terlihat sedang meminta tolong.


Lucas jelas segera mencari sumber suara itu.


Itu adalah Adelia, yang saat ini tersangkut di salah satu pohon di tengah sungai, sepertinya Adelia tersangkut di sana untuk waktu yang cukup lama terlihat sekarang Lucas melihat jika Adelia ini mempunyai Luka berdarah di kepalanya dan seperti tidak memiliki energy.


Setelah memilirkan itu, Lucas segera melepaskan jaketnya, lalu mulai loncat ke sungai, mencoba menyelamatkan Adelia.


Ketika Lucas hampir sampai, Adelia yang sepertinya sudah lemas dan kehilangan banyak tenaga itu sudah kehilangan kesadarannya, hal itu hampir membuat Adelia tengelam lagi.


Lucas untungnya segera tiba tepat waktu, dan membawa Adelia ketepi.


Sayangnya, ketika mereka sampai di tepian, Lucas melihat bahwa Adelia sepertinya menjadi kesulitan bernafas karena sudah menelan terlalu banyak Air.


Lucas tanpa segan-segan, jelas mencoba untuk memberikan nafas buatan, ini dari mulut ke mulut.


Lucas sempat berhenti sejenak ketika bibirnya hampir mendekati bibir Adelia yang pucat itu.


Jelas ini bukan saatnya memikirkan soal ciuman pertamanya atau sesuatu nyawa sesuatu yang lebih penting.


Setelahnya, Lucas segera memberikan Adelia pertolongan pernafasan, sampai nafas Adelia cukup stabil.


Namun disini, Lucas melihat jika Adelia memiliki suhu badan yang sangat dingin wajahnya juga pucat terutama bibirnya yang sepertinya membiru.

__ADS_1


Suhu tubuh Adelia saat ini benar-benar sangat dingin mungkin karena dia terlalu lama mengapung di sungai.


Hal itu membuat Lucas sangat cemas, dirinya ingin mencoba mencari pertolongan namun sayangnya ponselnya sepertinya baru saja hanyut di sungai saat menolong Adelia.


Dan lagi melihat posisi mereka saat ini berada di tempat terpencil, mungkin cukup susah untuk memanggil bantuan.


Lucas mulai merasakan jika denyut nadi Adelia menjadi semakin lemah, perubahan suhu di tubuh itu jelas sangat terlihat sekali.


Melihat tanda-tanda ini, Lucas memiliki sebuah hipotesis, kemungkinan Adelia saat ini mengalami Hipotermia, menjadi kedinginan karena terlalu lama berada di air.


Lucas binggung mau bagaimana, lalu segera menemukan sebuah tempat berteduh kecil di dekat sana, Lucas segera membawa Adelia kesana, lalu mulai menyalakan api.


Namun jelas, Lucas melihat jika saat ini suhu tubuh Adelia benar-benar sangat mengkhawatirkan.


Hanya ada satu cara untuk menyelamatkannya saat ini yaitu dengan berbsgi suhu tubuh mereka.


Lucas cukup-cukup ketika memikirkan pilihan terakhir ini.


Hanya ada dirinya disini, satu-satunya yang bisa melakukan hal itu.


Namun untuk melakukan hal itu jelas ada beberapa syarat-syarat yang harus dilakukan, misalnya mereka berdua harus tanpa mengenakan apapun.


Ada jaketnya yang nanti bisa digunakan untuk meyelimuti mereka.


Lucas segera menarik nafasnya menenangkan dirinya, dan perlahan-lahan mulai membuka pakaian Adelia yang basah, jelas semua pakaian basah itu harus segera dilepaskan tanpa terkecuali.


Lucas jelas merasa sangat gugup ketika melakukannya karena ini pertama kalinya dirinya berinteraksi dengan seorang gadis dengan begitu dekat.


Lucas mencoba untuk fokus, ketika dirinya perlahan membuka baju Adelia, dimana di balik pakaian itu, terlibah tubuh yang indah, dari sini Lucas mau tidak mau, akhirnya meyadari juga jika Adelia memang seorang wanita, dirinya tidak benar-benar memperlakukan Adelia sebelumnya sebagai seorang wanita, karena Adelia selalu berpakaian Pria, juga Adelia yang sudah cukup lama bersama dengannya, membuat dirinya terbiasa menaggap Adelia bukan lawan jenisnya.


Dan sekarang ketika melihat pemandangan yang cukup....


Lucas segera menggelengkan kepalanya memikirkan jika pemikirannya sepertinya tersesat.


Lagi-lagi ini jelas bukan saatnya untuk memikirkan hal kacau seperti itu.


Setelah Lucas melepaskan pakaian Adelia, Lucas segera melepaskan pakaiannya sendiri, lalu dirinya segera memeluk Adelia dalam pelukannya, dan menutupi tubuh mereka dengan jaket.


Lucas bisa merasakan langsung, sentuhan kulit yang begitu dingin di tubuhnya itu, yang sekarang secara perlahan menjadi sedikit hangat.

__ADS_1


Ini juga karena Lucas tubuhnya menjadi cukup panas, karena Lucas yang sangat gugup berada dalam jarak yang cukup intim dengan seorang gadis seperti ini.


__ADS_2