Pelayan Pribadi Ekslusif Milik Tuan Mafia

Pelayan Pribadi Ekslusif Milik Tuan Mafia
Episode 28: Yang Kamu Inginkan?


__ADS_3

Lucas, akhirnya tidak bisa berkata-kata setelah mendengar kata-kata Adelia barusan.


Lalu, Bagaimana tentang perasaan yang dirinya miliki pada Adelia?


Selama ini dirinya tidak pernah menganggap atau memiliki perasaan semacam itu kepada pelayan pribadinya ini.


Hanya...


Kenapa sekarang setelah dirinya memikirkan ulang lagi, hal-hal menjadi terasa aneh?


Belum lama, sejak dirinya dicampakkan oleh Eve.


Harusnya untuk move on tidak akan secepat ini bukan?


Dan sebelumnya, ketika dirinya menatap kearah Eve, Dan teringat kata-kata penolakannya itu hatinya masih sakit.


Lucas, masih merasakan jika dirinya jelas masih memiliki beberapa perasaan tersisa pada Eve.


Gadis yang dirinya cintai sejak lama.


Masih sulit untuk benar-benar menghapus keberadaan gadis itu dari hatinya.


Namun, Adelia adalah sosok yang berbeda.


Adelia sudah dirinya anggap sebagai keluarganya sendiri.


Jadi sejujurnya ketika dirinya mendapatkan pengakuan cinta sebelumnya, dirinya binggung, karena dirinya tidak ingin melihat gadis yang dirinya anggap seperti Keluarga nya ini, mengalami sesuatu seperti patah hati.


Karena dirinya tahu patah hati itu bukanlah hal yang sangat menyenangkan.


Rasanya ditolak dengan alasan-alasan yang tidak masuk akal.


Sepertinya bagaimana dulu dirinya di tolak oleh Ibu Kandungnya sendiri.


Bahkan ditolak oleh gadis yang dirinya cintai, Eve.


Perasaan-perasaan seperti itu terlalu menyakitkan dan dirinya tidak ingin gadis yang ada di depannya ini mengalami hal-hal itu.


Tapi jika memikirkannya lebih lanjut membiarkan hal-hal ini menjadi tidak jelas dan ambigu seperti ini jelas terasa lebih buruk.

__ADS_1


Seolah-olah dirinya mengikat gadis yang ada di depannya ini untuk tetap mencintainya tanpa dirinya membalas perasaan itu.


"Tuan Muda, jangan terlalu banyak berpikir. Aku sungguh tidak apa-apa,"


"Bagaimana bisa kamu mencintaiku sampai seperti itu? Bahkan tidak mengharapkan balasan sama sekali,"


Adelia yang ditanya itu hanya menjadi diam karena dirinya juga tidak mengerti.


"Aku juga tidak mengerti,"


"Apakah kamu benar-benar tidak menginginkan sesuatu dariku?"


Ekpersi Adelia berubah menjadi sedikit memerah ketika memikirkan itu.


Ya, karena Adelia tiba-tiba teringat sesuatu ketika mereka berdua berciuman.


Ciuman itu sangat manis dan menyenangkan, membuat dirinya ingin merasakan lagi, bibir lembut Tuan Mudanya.


Lucas menatap gadis yang ada di depannya itu sekarang memiliki ekspresi yang sedikit memerah.


"Ada apa denganmu Adelia? Apakah kamu tiba-tiba demam? Belakangan kamu memang sering bekerja lembur," kata Lucas sambil menyentuh kening dari gadis itu, ya jujur dirinya sangat khawatir dengan keadaan Adelia.


"Tidak, Aku sungguh tidak demam,"


"Lalu ada apa denganmu?"


Lucas Yang penasaran itu, mulai berpikir bahwa itu mungkin ada hubungannya dengan pertanyaan yang dirinya miliki sebelumnya, dan dia segera bertanya lagi,


"Lalu Apakah kamu sedang memikirkan hal-hal yang tidak tidak? Hal apa yang kamu inginkan dariku?"


"Tidak... Aku tidak memikirkan apa-apa,"


Adelia memang mengatakan itu namun ekspresi wajahnya jelas mengatakan hal lain terlihat bagaimana itu menjadi semakin merah.


Lucas, sebelumnya tidak pernah memperhatikan soal hal-hal ini, bahwa Adelia ternyata memiliki sisi yang imut dan manis seperti ini.


Membuat dirinya sedikit gemas dan ingin menyentuh wajah gadis itu.


Lucas bukan Pria yang cukup peka, dia langsung menyentuh pipi Adelia yang memerah.

__ADS_1


"A... Apa yang Tuan Muda lakukan..."


"Itu karena kamu menunjukkan wajah yang cukup manis, ternyata kamu bisa memiliki ekspresi seperti itu,"


Terdengar nada terkejut ketika, Lucas mengatakan itu.


"Tu... Tuan Muda jangan menggodaku seperti itu aku menjadi tidak tahan,"


"Tidak tahan untuk apa?"


Adelia merasa percuma berbicara dengan Tuan Mudanya yang memang seperti itu, bisa sangat tidak peka dengan berbagai situasi.


Namun ini bagus juga setidaknya Tuan mudanya tidak lagi menanyakan hal-hal soal apa yang dirinya inginkan.


Perjalan itu, berjalan dengan lancar sampai mereka tiba di Apartemen Lucas.


Adelia sendiri, segera menuju ke kamarnya sendiri, terlihat akhirnya memiliki waktu luang ingin beristirahat dan tidur.


Sampai tiba-tiba dirinya menerima sebuah pesan dari kepala pelayan di Rumah Keluarga Liones.


Hal ini, tentu saja membuat dirinya heran.


Ini juga merupakan kepala pelayan yang sama yang dulu membawanya ke Rumah Keluarga Liones.


Dengan penasaran, Adelia membuka pesan itu,


'Adelia, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan denganmu datanglah ke rumah Keluarga Liones Besok,'


Jelas, Adelia menjadi penasaran tentang apa yang akan diberitahukan padanya oleh Kepala pelayan.


Apakah ada hal yang penting?


Mungkin ini ada kaitannya dengan Tuan mudanya?


Adelia lalu segera membalas pesan itu jika dirinya akan datang besok.


'Rahasiakan dari Tuan Muda Lucas Jika kamu ingin kesini,'


Adelia entah kenapa memiliki firasat tidak enak.

__ADS_1


Apakah benar-benar tidak apa-apa?


__ADS_2