
Siang itu, Lucas tiba-tiba mendapatkan sebuah panggilan dari Kakeknya, yang memintanya untuk segera datang ke rumah keluarga besar.
Hal ini jelas membuat dirinya bertanya-tanya tentang apa yang sebenarnya terjadi sampai-sampai Kakeknya itu memanggilnya segala.
Karena dirinya juga merasa tidak melakukan kesalahan apapun atau...
Mungkin Kakeknya mau mempromosikan atau memberikan sebuah tugas penting mungkin?
Ya hanya kemungkinan-kemungkinan ini yang bisa Lucas pikirkan.
"Tuan Muda mau kemana?" Tanya Adelia yang kebetulan bersama dengan Lucas di Apartemen Lucas.
Ya, mereka berdua baru saja kembali ke apartemen dan hendak beristirahat ketika Lucas tiba-tiba menerima panggilan telepon.
"Kakek memanggilku,"
Adelia jelas merasa cukup kaget juga dengan itu lalu segera bertanya,
"Kenapa Beliau memanggil anda? Bukankah ini terlalu tiba-tiba?"
"Aku juga tidak tahu apa maksud kakek aku akan segera ke sana kamu sebaiknya di sini saja biar aku ke sana sendiri,"
"Tapi Tuan Muda..."
"Adelia, kamu Istirahat saja di sini, aku akan menyelesaikan urusanku dengan kakek secepatnya tidak perlu kamu terlalu memikirkannya mungkin kakak hanya ingin memberiku promosi atau sesuatu,"
Adelia yang diyakinkan oleh Tuan Mudanya itu segera mengangguk dengan patuh.
"Baik, saya akan tetap di sini. Saya hanya berharap tidak terjadi apa-apa ketika di sana,"
Lucas yang mendengar nada penuh perhatian itu hanya tersenyum, dan berkata,
"Hmm, terima kasih Adelia,"
Ya, Lucas awalnya tidak terlalu memikirkan semua tindakan dan kata-kata Adelia dengan baik.
Namun sekarang setelah dirinya tahu perasaan gadis itu padanya sekarang dirinya menjadi memperhatikan setiap gerak-geriknya.
__ADS_1
Jadi, Adelia ternyata memang selalu menunjukkan perhatiannya yang tulus di setiap waktu padanya, itu bukanlah perhatian Karena itu adalah tugas namun sebuah perhatian tulus dari hati.
Karena Adelia mencintainya.
Lucas entah kenapa merasa sangat senang dengan fakta ini.
Ini merupakan hal yang cukup baru masih terkesan aneh dan canggung.
Tidak apa-apa, Lucas mencoba meyakinkan dirinya, agar waktu yang menjawab semua ini.
####
Saat ini, Lucas tiba di Rumah Keluarga Liones dengan tenang. Saat Lucas tiba disana, dia disambut oleh beberapa pelayan dan pengawal di tempat itu seperti biasanya.
Namun ketika dirinya bertemu dengan adiknya, Deminic, Lucas mendapat sambutan yang tidak sedap.
"Kak Lucas datang? Aku pikir Kakak tidak berani datang,"
"Apa yang harus membuat ku takut?"
Lucas segera menuju ke ruangan Kakeknya, namun disana jelas memiliki suasana tegang.
Lucas yang melihat Kakeknya memiliki ekspresi tidak enak itu, jelas merasa memiliki firasat buruk.
Dirinya binggung tentang apa yang terjadi.
"Ada apa Kakek memanggilku?"
Kakek Lucas hanya segera melemparkan foto-foto kearah Lucas dan berkata,
"Coba jelaskan, apa hubunganmu dengan Pelayan Pribadimu itu? Sungguh, aku sangat kecewa padamu, Lucas,"
Lucas lalu menatap foto-foto itu, yang ternyata fotonya dan Adelia sedang berciuman di klub.
Bagaimana bisa foto ini sampai pada Kakeknya?
"Kakek, ini tidak seperti yang kamu kira,"
__ADS_1
"Cukup, Lucas! Aku sudah pernah memberitahu mu? Kamu harus menikah dengan seorang wanita dari Keluarga Terhormat demi Keluarga kita, apakah kamu mengerti?"
"Kakek, Aku paham soal itu,"
"Lalu apa arti foto ini?"
"Ini tidak seperti itu, Kakek, percayalah padaku,"
Lucas jelas berusaha keras meyakinkan Kakeknya itu.
Dirinya tidak bisa membiarkan Kakeknya kecewa padanya.
Demi rencana yang dimilikinya.
"Lalu, berhentikan Pelayanmu itu, usir dia dari sisimu,"
Kata-kata itu mengagetkan Lucas.
Lucas tahu, akhir dari Pelayan Pribadi yang di usir, akan memiliki nasip yang buruk.
Lalu bagaimana sekarang?
Dirinya jelas tidak bisa mengusir Adelia.
Namun...
"Kakek, ini tidak bisa seperti itu!"
Kakek Lucas langsung menampar cucunya itu.
"Apakah itu artinya kamu memiliki hubungan dengannya? Kamu bahkan tidak mau mengusirnya?"
"Kakek, ini tidak seperti itu, Aku tidak bisa mengusir Adelia,"
Kakek Lucas itu segera mengambil cambuk dari mejanya, dan memberikan cambukan pada cucunya itu.
"Lucas! Kamu itu! Apakah kamu berani melawan ku sekarang?"
__ADS_1