Pendekar Keabadian

Pendekar Keabadian
Kepergian Xio Yu


__ADS_3

"Apa kau tidak ingin melihat keadaan, Gurumu?" tanya Din Lize. Xiou Yu hanya tersenyum mendengar pertanyaan itu. Dia berbaring di tengah-tengah lapangan sambil menatap ke ara langit. Dia masih kesal dengan gurunya karena melakukan hal


bodoh.


Xiou Yu tidak setuju dengan keputusan gurunya yang memiliki mengorbankan dirinya sendiri.


"Kau akan melakukan hal yang sama kalau berada di posisinya," ucap Din Lize. Dia pun duduk di sebelah Xiou Yu yang sedang berbaring. Xiou Yu agakbkaget karena seolah Din Lize bisa membaca pikirannya. “Kalau


berada di posisi dia, aku juga akan melakukan hal yang sama," tambah Din Lize.


"Aku masih tidak mengerti kenapa bisa pengguna racun tidak memiliki penawar untuk racunnya sendiri?" keluh Xiou Yu. Dia


masih heran dengan hal itu.


"Aku tidak bisa menjawab pertanyaan itu," ucap Din Lize. Mereka pun sama-sama


terdiam. Tidak bicara sama sekali satu sama lain selama beberapa menit. Din Lize pun akhirnya ikut berbaring. Xiou Yu menoleh


sebentar dan kembali menatap ke


arah langit.


"Sepertinya aku akan keluar dari sekte," ucap Xiou Yu. Din Lize kaget dengan perkataan Xiou Yu. Dia langsung bangun dan menatap Xiou Yu dengan wajah kaget. “Apa kau


lupa kalau kau adalah penerus Patriarch? Kau tidak bisa pergi karena kau memiliki tanggung jawab sebagai Patriarch baru,” ucap Din Lize.


Xiou Yu tersenyum kecil, Aku akan menyerahkan jabatan itu kepada saudara Li Huang. Dia yang akan menjadi patriarch dan kau bisa membimbingnya, bukan?” tanya Xiou Yu.


"Tidak. Aku tidak bisa melakukan itu. Mungkin tetua Lu Lin atau tetua Ze Xieji yang akan


melakukannya. Aku tidak punya pengalaman tentang hal merepotkan seperti itu,” jawab Din Lize.


"Apa tetua Lu Lin dan tetua Ze Xieji baik-baik saja?" tanya Xiou Yu. "Mereka sedang dalam

__ADS_1


perawatan, tetapi mereka masih bisa disembuhkan.


Meski tetua Lu Lin tidak akan bisa kembali seperti sebelumnya, tetapi dia akan sembuh,” jawab Din Lize.


Xiou Yu prihatin dengan hal itu. Dia sangat marah kepada Cakar Bayang, tetapi tidak ada yang bisa dia lakukan karena dia sangat lemah. Dia sadar diri. Itu juga alasan kenapa dia ingin keluar sekte yaitu untuk memperkuat dirinya.


Dia merasa kalau dirinya tidak akan bisa


berkembang pesat kalau dia hanya berada di dalam sekte.


Apalagi kalau dia berada di sekte, itu akan membuat dia ingat kepada gurunya terus. Li Hong belum tewas, tetapi sudah dipastikan dia akan mati dalam beberapa hari ke depan.


Tidak ada harapan sama sekali. Racun yang


masuk ke dalam tubuhnya sudah terlalu banyak. "Kau bisa memberikan suratku kepada Li Huang dan Bai Lianhue?" tanya Xiou Yu.


"Kau benar-benar akan pergi?" Din Lize bertanya balik. Dia melihat wajah Xiou Yu yang sangat serius. Dia pun menyetujui hal itu. "Baiklah, aku akan memberikannya kepada mereka, tetapi aku ingin bertanya lebih dulu. Kau ingin pergi ke mana? tanya Din Lize.


"Aku tidak punya tujuan. Aku hanya akan melatih diriku di luar. Aku akan kembali lagi kalau aku sudah pantas menjadi seorang patriarch dan aku akan membuat sekte Bulu Emas kembali besar. Aku tidak tahu berapa lama itu, tetapi aku pasti akan kembali,” jawab Xiou Yu.


Lize. "Kau luar biasa," puji Din Xiou Yu menoleh sambil mengerutkan keningnya. Dia kaget dengan pujian mendadak itu.


Setelah menyerahkan surat yang dia tulis Xiou Yu langsung pergi dari sekte tanpa


memberitahukan siapa pun. Yang tahu kepergiannya hanya Din Lize yang sekarang sudah pergi ke tempat Bai Lianhue dan Li Huang untuk menyerahkan surat yang


dia buat.


Tepat ketika dia sudah diluar sekte. Dia merasa ada yang mengikutinya. Xiou Yu pun berhenti sebentar. Dia tahu siapa orang yang mengikuti dirinya.


hanya ada satu kemungkinan yaitu Qien Liwu.


"Apa yang kau inginkan?" tanya Xiou Yu. Tidak lama kemudian Qien Liwu benar-benar muncul dari balik pohon. Dia pun tersenyum kepada Xiou Yu. Xiou Yu sama sekali tidak membalas senyuman itu. Dia sedang tidak dalam keadaan baik-baik saja.

__ADS_1


Dia tidak akan tersenyum seperti Qien Liwu.


"Jangan terlalu khawatir seperti itu! Aku sama sekali tidak akan melakukan apa pun. Aku hanya ingin mengucapkan salam perpisahan," jawa Qien Liwu. Dia pun sudah berada di depan Xiou Yu.


Dia kembali tersenyum. "Sudah selesai, bukan? Kalau begitu aku akan pergi," ucap Xiou Yu. Dia pun melanjutkan perjalanannya, tetapi tiba-tiba Qien Liwu memegang tangannya. Xiou Yu membalik badan. “Apa lagi?" tanya Xiou Yu.


"Aku akan ikut denganmu," ucap Qien Liwu.


Xiou Yu langsung mengerutkan keningnya. Dia kaget dengan apa yang Qien Liwu katakan. Ikut dengan dirinya yang berarti Qien Liwu dan dirinya


akan bersama dalam waktu yang lama. Itu adalah sesuatu yang Xiou Yu tidak ingin lakukan. Dia akan mendengar ocehan Qien


Liwu sepanjang jalan dan lagi pasti Qien Liwu membujuknya untuk bergabung dengan dirinya untuk menggulingkan kaisar yang sekarang.


Xiou Yu paling menghindari hal itu. "Kau bercanda! Aku tidak ingin melakukannya,” ungkap Xiou Yu. Dia pun menari tangannya dan langsung melanjutkan perjalanannya, tetapi ternyata Qien Liwu ternyata masih mengikuti dirinya. Xiou Yu berusaha untuk tetap mengabaikan Qien Liwu, tetapi pada akhirnya dia pun membalik badan dan menatap Qien Liwu dengan tatapan kesal.


"Kau berubah pikiran?" tanya Qien Liwu dengan ekspresi polos yang dia buat. Itu malah membuat Xiou Yu semakin kesal. Dia ingin memukul Qien Liwu, tetapi dia sadar kalau Qien Liwu lebih kuat daripada dirinya.


"Lebih baik kau kembali ke sekte," ucap Xiou Yu.


"Tidak ada yang menarik lagi di sana. Aku ingin ikut denganmu ," jawab Qien Liwu.


"Aku tidak ingin bersama denganmu," ucap Xiou Yu.


"Itu sangat menyakitkan,” ucap Qien Liwu sambil berpura-pura kesakitan. Dia pun


tersenyum ketika melihat Xiou Yu


semakin kesal dengan dirinya.


Dunia luar sangat berbahaya untuk cultivator yang masih berada di tahap alam bumi. Kau


butuh setidaknya satu teman untuk melindungi mu. Aku tidak terlalu kuat, tetapi aku bisa melindungi mu. Aku juga bisa

__ADS_1


melakukan banyak hal dan yang terpenting aku bisa mendapatkan banyak informasi untuk perjalananmu," tambah Qien Liwu.


Xiou Yu hanya terdiam beberapa saat. Dia pun membalik badan da melanjutkan perjalanannya. Dia sama sekali tidak protes lagi dengan Qien Liwu yang terus mengikuti dirinyadari belakang.


__ADS_2