
Xiou Yu merasa tubuhnya sudah mulai membaik. Dia pun mencoba mencari gurunya. Tidak butuh waktu lama untuknya mencari Li Hong karena Li Hong masih berada tidak jauh dari sana. Terlihat kalau Li Hong sedang berlatih. Dia menggunakan beberapa jarum miliknya untuk menyerang beberapa titik
yang sudah dia tandai. Gerakan Li Hong gerakan sangat lembut dan bertenaga. Melihatnya saja Xiou Yu kagum. Selama ini dia tidak pernah melihat gerakan seperti itu.
Di desa juga ada latihan bela diri, tetapi itu hanyalah bela diri biasa. Tidak ada unsur kultivasinya di sana. Mereka hanyalah penduduk yang berlatih bela diri untuk melindungi diri mereka. Berbeda dengan kultivasi yang tujuannya adalah kekuatan dan
keabadian.
Beberapa menit kemudian, tiba-tiba Li Hong berhenti. Ketika sedang latihan, dia tidak sengaja melihat Xiou Yu sedang memperhatikan dirinya dari jauh. Li Hong langsung mendekati Xiou Yu. Dia tersenyum ke arah Xiou Yu.
"Apa istirahatnya sudah selesai?" tanya Li Hong.
"Iya," jawab Xiou Yu. Wajahnya sangat bersemangat. Dia tertarik untuk belajar jurus yang tadi digerakkan oleh Li Hong. "Aku ingin berlatih lagi," ucap Xiou Yu.
"Itu hal yang bagus. Aku akan mengajari mu beberapa dasar dalam bela diri."
Xiou Yu mengangguk mengerti. Dia sangat antusias dengan latihan yang akan dia lakukan. Itu tergambar jelas dari wajahnya yang berbinar-benar seperti anak kecil. "Kau perhatikan baik-baik!" pinta
Li Hong. Dia pun menggerakan beberapa gerakan dasar yang dipelajari di sekte Bulu Emas. Gerakan yang paling dominan dalam setiap gerakan sekte Bulu Emas adalah menghindar.
Mereka selalu mengutamakan menghindar dan melakukan serangan mendadak dengan jarum beracun milik mereka. Sebenarnya tidak semua tetua di sekte Bulu Emas menggunakan jarum sebagai senjata utama mereka. Ada juga yang mengandalkan sebuah pedang, tombak, pisau kecil atau benda lainnya, tetapi yang pasti semua senjata itu dilapisi dengan racun. Alasan kenapa nama sekte mereka adalah sekte Bulu Emas karena racun yang paling terkenal di sekte mereka adalah racun Bulu Emas. Racun itu berasal dari tanaman yang sangat langka yaitu tanaman Bulu Emas.
Tanaman itu hanya tumbuh di bagian belakang kediaman Li Hong. Itu hanya bisa diakses oleh patriarch dan tanaman itu juga yang diincar oleh Cao Yuen. Dengan racun itu, dia bisa menguasai dunia. Akan banyak sekte yang tunduk kepada sekte Bulu Emas dengan racun itu.Cao Yuen ingin membuat sekte Bulu Emas bisa setara dengan sekte besar lainnya. Mereka juga termasuk sekte besar, tetapi yang terlemah dari semua sekte besar lainnya. Mereka bahkan hampir setara dengan sekte
__ADS_1
menengah.
Sayangnya rencana itu ditentang oleh Li Hong menolak rencana Cao Yuen. Itu adalah awal semua
perselisihan mereka. Menurut Li Hong menggunakan kekerasan untuk terlihat kuat adalah hal yang salah, tetapi itu berbalik dengan Cao Yuen. "Apa kau sudah menghafal semuanya?" tanya Li Hong setelah dia menyelesaikan beberapa gerakan dasar.
Xiou Yu mengangguk mengerti. Dia pun melakukan gerakan yang Li Hong tunjukkan. Semua gerakan yang Xiou Yu lakukan sempurna, tetapi yang kurang hanya satu hal.
Yang kurang adalah tenaga yang harus di keluarkan ketika melakukan gerakan atau seberapa kuat gerakan itu harus dilakukan. "Coba sekali lagi!” pinta Li Hong. Dia pun meneliti gerakan Xiou Yu sambil mengajarinya seberapa kuat dia harus menendang atau memukul atau hal lainnya. Perlahan Xiou Yu mulai mengerti. Dia pun menggerakkan semuanya gerakan itu berulang kali sampai gerakan itu tertanam di dalam dirinya.
Setelah satu jam Xiou Yu pun berhenti. Dia merasa sudah mengusai gerakan yang diajarkan Li Hong. Li Hong hanya melihat saja. Dia tidak menyangka kalau Xiou Yu akan mengulang beberapa gerakan yang sama selama satu jam penuh.
"Apa ada yang harus aku lakukan lagi?" tanya Xiou Yu.
Dia tahu kalau Xiou Yu jenius, tetapi dia tidak menyangka kalau Xiou Yu melebihi ekspektasi yang ada di dalam pikirannya. semuanya terlalu cepat.
"Kita akan melatih ototmu lebih dulu kali ini," ucap Li Hong.
Dia pun memikirkan hal yang bisa dia ajari kepada Xiou Yu. Dia baru ingat kalau fisik Xiou Yu masih lemah. Tidak terlalu lemah bila dibandingkan dengan anak seusia dengannya, tetapi kalau dibandingkan dengan Li Huang, dia lebih lemah.
Perbandingan yang sebenarnya
tidak seimbang.
__ADS_1
"Apa kau bilang?" tanya Cao Yuen dengan nada suara yang dinaikkan. "Benar, Ayah. Patriarch memiliki
satu murid lagi. Dia belum berkultivasi, tetapi aku rasa dia akan mengancam rencana Ayah," jawab Cao Ma. Tentu saja dia hanya asal bicara saja. Dia berbicara seperti itu agar Ayahnya mewaspadai Xiou Yu dan mungkin memusnahkan Xiou Yu bila ada kesempatan.
"Kalau dia belum berkultivasi. Dia sama sekali bukan ancaman bagi kita. Lebih baik kau fokus saja dengan meningkatkan kultivasimu. Aku lihat-lihat akhir-akhir ini kau menjadi pemalas," keluh Cao Yuen.
Tatapan Cao Ma menjadi sangat tajam. Cao Ma adalah harapannya di masa depan. Dia hanya memiliki satu orang anak saja dan itu adalah Cao Ma. Dia berencana untuk menambah anak, tetapi istrinya tidak ingin.
"Kalau kau ingin anak. Kau harus melahirkannya sendiri dari perutmu," ucap Rin Ji-istri Cao Yuen.
Tentu saja itu tidak mungkin karena tidak ada dalam sejarah seorang pria bisa melahirkan. Cao Yuen pernah meminta izin untuk menikah lagi, tetapi dia berakhir dipukuli hingga baba belur oleh Rin Ji.
"Apa Ayah tidak curiga? Patriarch sudah memiliki uda orang murid, tetapi tidak ada yang dia umumkan sebagai penerusnya. Dan sekarang dia mengambil satu murid lagi. Bukankah ini mencurigakan?” tanya Cao Ma. Perkataan itu membuat Cao Yuen
langsung terbangun dari kursinya. Dia membelalakkan mata.
Dia sangat terkejut. Cao Ma yang melihat reaksi Cai Yuen langsung tersenyum kecil. Rencananya untuk membuat Xiou Yu dalam masalah sudah berhasil.
"Ada kemungkinan kalau murid barunya ini yang akan dia umumkan sebagai pewaris nya," tambah Cao Ma.
Sedikit dorongan itu berhasil membuat Cao Yuen langsung menunjukkan wajah serius.
Dia bahkan langsung keluar dari ruangan itu tanpa pamit sama sekali. Cao Ma tersenyum karena rencananya berhasil. "Ayah memang sangat mudah ditipu," gumam Cao Ma. Dia pun tertawa sangat keras. Tawa keberhasilan. Dia sudah membayangkan kalau Xiou Yu diincar oleh pembunuh bayaran. Bahkan Cao Ma sudah membayangkan kalau Xiou yu tewas dan Bai Lianhue menjadi miliknya . Yang tersisa hanya Li Huang gumamnya.
__ADS_1