
Cao Yuen memerintahkan beberapa bawahannya untuk mengawasi Xiou Yu. Dia penasaran dengan apa yang anaknya katakan. Kalau apa yang Cao Ma katakan benar. Maka, dia akan menghabisi Xiou Yu bagaimana pun caranya. Satu minggu sudah berlalu dan informasi terus saja Cao Yuen terima. Semakin hari semakin membuat Cao Yuen yakin kalau dia harus membunuh Xiou Yu. Perkembangan Xiou Yu jauh di atas Bai Lianhue yang merupakan jenius di sekte mereka.
"Apa yang harus kita lakukan untuk menyingkirkan anak itu?” tanya Cao Yuen. Dia sudah menetapkan keputusannya untuk membunuh Xiou Yu agar rencananya tidak gagal. Kalau Li Hong sampai mengumumkan penerusnya. Itu akan membuat pihak yang sekarang netral akan berpihak kepada Li Hong atau Xiou Yu.
"Kita tidak mungkin bisa membunuhnya secara terang-terangan. Itu hanya akan membuat Patriarch
marah dan akhirnya sekte akan hancur. Kita tahu sendiri kalau kekuatan patriarch itu sangat kuat," jawab Ji Xiji.Dia adalah salah satu tetua sekte Bulu Emas juga. Dia juga memiliki pengaruh yang hampir sama besarnya dengan Cao Ma. Kerja sama keduanya membuat pengaruh mereka membesar dan hampir menguasai sekte, tetapi tetap saja mereka tidak bisa asal mengambil alih jabatan Li Hong.
“Aku tahu tentang hal itu," ucap Cao Yuen. "Yang aku tanyakan adalah cara apa yang bisa kita gunakan untuk membunuh Xiou Yu itu. Kalau dia dibiarkan berkembang. Itu akan membuat beberapa tetua akan
berpihak kepada bocah itu." "Caranya Cuma ada dua yaitu kita racuni dia atau kita bayar pembunuh bayaran untuk membunuh bocah itu. Kedua cara itu adalah cara yang paling aman."
"Kau benar. Aku akan mengutus orang untuk menyewa pembunuh bayaran," ucap Cao Yuen. Dia
tersenyum lebar. “Kita harus membunuhnya sebelum dia berkembang lebih jauh lagi. Kau ingat sendiri ketika Bai Lianhue datang dan semua orang tahu tentang kejeniusannya. Itu membuat beberapa tetua ingin dia menjadi patriarch, tetapi untung saja dia adalah wanita," tambah Cao Yuen.
"Aku ingat sekali. Kita juga hampir membayar pembunuh bayaran untuk membunuh Bai Lianhue, tetapi untung saja kita belum melakukannya. Kita butuh Bai Lianhue untuk dinikahkan dengan Cao Ma. Itu akan memperkuat posisi Cao Ma sebagai patriarch di masa depan," ucap Ji Xiji.
"Kau benar," jawab Cao Yuen.
Xiou Yu sudah berlatih dan dia sudah berada di tahap penempaan tulang ke 5. Perkembangan yang
sangat cepat. Cao Ma yang sudah berada di sekte Bulu Emas sejak kecil saja baru berada pada fondasi qi ke lima. Sedangkan, Xiou Yu hampir
__ADS_1
masuk ke fondasi qi ke 1 hanya dalam satu minggu. Sekarang dia hanya perlu beberapa hari lagi untuk naik ke tahap fondasi qi ke 1. Kalau dia mendapat pencerahan, dia bisa lebih cepat lagi.
"Kita mau ke mana?” tanya Bai Lianhue.
"Kita akan ke gedung penjualan dan ke gedung misi," jawab Xiou Yu. Jawaban yang membuat Bai Lianhue mengerutkan keningnya. Dia ingin bertanya, tetapi Xiou Yu lebih dulu menjawab. "Aku tahu kalau aku belum boleh keluar, tetapi bukan itu alasan aku ke gebung misi. Ada yang perlu aku lakukan di sana,” tambah Xiou Yu.
Yu.
"Apa?" tanya Bai Lianhue. "Kau lihat saja nanti," jawab Xiou Mereka berdua menjadi pusat perhatian. Ada tiga kubu orang yang memperhatikan mereka yaitu yang pertama adalah mereka yang merasa kesal dan iri kepada Xiou Yu karena bisa berjalan bersama dengan Bai Lianhue, yang kedua adalah mereka yang iri kepada Bai Lianhue karena bisa berjalan bersama dengan Xiou Yu dan kubu terakhir adalah mereka yang senang dengan kebersamaan mereka karena mereka terlihat seperti pasangan yang serasi.
Satu adalah gadis yang sangat cantik dan satu lagi adalah pria yang tampan dan gagah. Xiou Yu yang sekarang sudah berbeda dengan dirinya yang sebelumnya. Sekarang dia sudah lebih berisi dan terlihat lebih gagah. Semua orang setuju akan hal itu bahkan untuk mereka yang benci dan iri kepada Xiou Yu.
Mereka pun tiba di depan gedung Penjualan. Gedung itu sangat besar dan di depannya banyak sekali orang yang sedang lalu lalang masuk dan keluar dari gedung itu. Gedung itu memiliki lima lantai. Lantai satu sampai ke lantai tiga bisa diakses oleh semua murid, tetapi lantai empat dan lantai lima hanya bisa diakses oleh mereka yang diizinkan oleh tetua atau Patriarch.
Di gedung itu bisa membeli atau menjual benda apa pun. Harga yang diberikan juga tidak terlalu mahal dan masih terjangkau, tetapi semakin tinggi lantai maka semakin tinggi juga harga benda yang ada di sana.
Xiou Yu hanya menjawab dengan senyuman. Dia pun ikut mengantre. Tidak butuh waktu lama untuk dia bisa masuk. Ketika masuk mereka langsung disambut oleh seorang pelayan. Pelayan itu sangat ramah dan penuh dengan senyuman.
"Ada yang bisa saya bantu?" tanya pelayan itu.
Xiou Yu tersenyum balik, “Apa bisa aku bertemu dengan tuan Lu Lin?" tanya Xiou Yu. Pertanyaan itu membuat Pelayan itu kebingungan. Orang yang Xiou Yu sebut adalah pemilik tetua yang bertugas menjaga gedung penjualan. Dia sangat pemarah dan juga sangat tidak suka diganggu oleh siapa pun.
"Maaf, tetapi seperti itu mustahil," jawab Pelayan itu dengan penuh hormat.
__ADS_1
Xiou Yu mendekati Pelayan itu
dan menunjukkan token yang dia pegang. Pelayan itu langsung terdiam. Dia langsung panik karena satu sisi Xiou Yu adalah utusan Patriarch,
tetapi di satu sisi dia takut dengan Lu
Lin.
"Aku akan bertanya kepada pengurus lebih dulu," ucap Pelayan itu. Dia langsung pergi dari sana dengan sangat tergesa-gesa. Wajah Pelayan itu pucat. "Apa yang terjadi?" tanya Bai Lianhue.
Yu. "Tidak ada apa-apa," jawab Xiou Tidak lama kemudian seorang pria datang. Dia adalah pengurus dari lantai pertama sampai ke lantai ke tiga. Dia adalah salah satu murid dari Lu Lin. Terlihat sekali kalau pria itu tidak senang dengan apa yang terjadi.
"Pergilah kau!" bentak Pria itu.
Xiou Yu kaget. “Kenapa kau diam?
Lebih baik kau pergi sebelum aku melakukan kekerasan kepadamu. Guru tidak ingin diganggu siapa pun. Apalagi orang yang berpura-pura sebagai utusan Patriarch." "Apa yang kau maksud?" tanya
Xiou Yu. Dia tidak pernah menyangka kalau dia malah akan dibentak. Yang ada di benak Xiou Yu, dia akan diperlakukan baik ketika dia menunjukkan token milik gurunya, tetapi malah sebaliknya.
"Patriarch tidak pernah mengutus orang lain. Kau pasti penipu. Sebaiknya kau pergi atau aku akan
memukulmu hingga tewas!” ancam
__ADS_1
Pria itu. Dia serius dengan ucapannya.
Xiou Yu hanya terdiam.