
Secara tidak sengaja Bastian juga telah mengingat-ingat kembali tentang siapa Hafizah. Perlahan ia mulai mengingatnya.
Hafizah adalah salah satu wanita yang ia sukai di saat itu. Karena kebodohannya sehingga Hafizah pergi tak tau kemana. Hafizah telah meninggalkannya seperti tanpa jejak.
Waktu itu Bastian terus mencari dimana Hafizah namun tak membuahkan hasil sampai ia putus asa dan menghentikan pencariannya. Hingga di suatu hari datanglah seorang Siti Aisyah di hidupnya dan telah menyelamatkannya. Aisyah membawa banyak perubahan yang baik di diri Bastian.
Walaupun cintanya terhadap Aisyah sangat besar namun hati Bastian masih tetap berdebar saat bertatapan dengan Hafizah.
Bastian selalu dihantui rasa bersalahnya terhadap Hafizah,ia pernah melecehkan bahkan hampir mem*****sa wanita itu.
Karena rasa itu sehingga membuat Bastian ingin sekali meminta maaf kepada Hafizah. Namun ia sendiri bingung bagaimana caranya.
Dilema yang dirasakan hati Bastian membuatnya tidak bisa tenang,ia tak mungkin menemui Hafizah karena itu akan membuat hati Aisyah sakit,apalagi jika Aisyah mengetahui cerita cinta Bastian dan Hafizah. Ia tak mau menyakiti Aisyah namun ia juga tak bisa melihat Hafizah yang masih membencinya.
Pikiran Bastian kacau.
"Assalamulaikum mas...lagi mikirin apa sih,sepertinya kamu gelisah mas" Tanya Aisyah yang muncul tiba-tiba dan memeluk Bastian dari belakang.
Bastian terkejut,dan menoleh ke belakang. Ia tersenyum setelah mendapati wajah Aisyah yang menempel di pipinya karena ia menoleh.
"Sayang mas tak apa-apa,mas cuma sedang memikirkan pekerjaan" Bastian berbohong tak mau Aisyah curiga.
__ADS_1
"Mas boleh tidak jika aku mengundang Hafizah dan keluarganya makan malam di rumah kita,aku lama banget ga ketemu sama dia mas,setelah pindah ke Malang baru kali ini ia datang kembali ke sini. Kita juga akan undang umi,sepertinya selama menikah kita tidak pernah mengundang mereka ke rumah ini untuk sekedar makan malam. Atau anggap saja ini syukuran atas kehamilanku" Aisyah tampak merayu suaminya walaupun tanpa dirayu pun Bastian sudah pasti mengijinkannya.
"Boleh sayang...apa sih yang ga buat kamu"
Aisyah merasa sangat senang,ia memberikan hadiah sebuah ciuman di bibir Bastian. Bastian tak kalah senangnya melihat istrinya seperti itu.
"Sayang jangan menggoda ku"
"Kenapa mas...bukannya kamu menyukainya..?"
"Sayang hentikan.."
"Baiklah kamu harus mempertanggungjawabkannya'
..!"
Bastian membopong tubuh Aisyah berjalan menaiki anak tangga menuju kamar. Aisyah memberikan hadiah sebuah percintaan yang hangat. Mereka bercinta dalam kenikmatan yang halal. Percintaan yang dapat menghilangkan beban pikiran Bastian untuk sesaat. Bastian menikmatinya begitupun Aisyah. Titik puncak dari sebuah percintaan telah terjadi. Aisyah tersenyum hangat dan memeluk suaminya,Bastian pun membalasnya hingga mereka terlelap dalam pelukan.
Aisyah terbangun dan ingat ia belum membersihkan diri setelah berhubungan dengan suaminya.
"Astagfirullah alajim,kenapa aku sampai ketiduran sih?" Aisyah segera berlari menuju kamar mandi dan melakukan mandi wajib untuk mensucikan diri kembali.
__ADS_1
Setelah selesai dengan pekerjaannya Aisyah segera membangunkan Bastian dan menyuruhnya segera mandi.
"Mas,bangun cepetan mandi! Kamu sudah tertidur sebelum membersihkan diri" Ucap Aisyah sambil menggoyang-goyangkan tubuh suaminya.
Bastian membuka mata lalu melihat Aisyah sudah rapi dan wangi.
"Kamu mau kemana sayang?"
"Cepatlah mandi mas,kamu sudah tertidur sebelum membersihkan diri kita habis itu..." Ucap Aisyah malu-malu.
"Oh baiklah sayang berikan aku ciuman dulu"
Dengan senang hati Aisyah melakukannya. Setelah mendapatkan ciuman dari istrinya Bastian segera beranjak dari tempat tidur dan menuju kamar mandi.
Aisyah menyiapkan baju ganti Bastian,ia akan meminta suaminya untuk mengantarkannya berbelanja kebutuhan untuk makan malam bersama keluarganya.
Untuk para readers semoga kalian suka ya....
Jangan lupa like komen positif dan votenya
Author sangat berterima kasih atas semua dukungan kalian,tanpa kalian author bukan apa-apa,,,thanks!!! Love you readers!!!
__ADS_1