PENGORBANAN AISYAH

PENGORBANAN AISYAH
NICOLAS PART 2


__ADS_3

Nicolas membawa Hafizah ke suatu tempat, ia menjelaskan semuanya dan meminta maaf kembali kepada Hafizah.


Hafizah menangis tersedu-sedu, ia tidak bisa berkata-kata lagi. Ia memang masih sangat mencintai Nicolas, ia selalu berharap ada keajaiban yang mempertemukannya dengan Nicolas lagi.


"Fizah, masih maukah kau menikah dengan ku?" tanya Nicolas penuh harap.


Hafizah menjawabnya dengan mengangguk, mulutnya tidak bisa mengucapkan apapun, ia terlalu bahagia sehingga air matanya pun tidak bisa berhenti.


Nicolas mengantarkan Hafizah pulang, ia juga ingin memperkenalkan diri lagi kepada calon mertuanya itu, karena mungkin calon mertuanya tak mengenali dirinya lagi.


"Assalamualaikum abi" Hafizah mengucap salam di depan pintu rumahnya dan masuk ke dalam rumah.


"Waalaikumsalam" jawab abi dari ruang kerjanya.


Hafizah mempersilahkan Nicolas untuk duduk di ruang tamu, kemudian ia menyusul abi di ruang kerja.


"Abi..." Hafizah memeluk abinya.


"Kenapa sayang? kamu...?" tanya abi melihat putrinya memeluknya sambil menangis.


Abi mengusap air mata putrinya itu dan Hafizah tersenyum.


"Abi, Fizah bahagia bi! Allah telah mengabulkan permintaan Fizah" ucap Hafizah penuh rasa syukur.


"Ada apa sayang?" abi masih belum mengerti.


"Nicolas telah kembali bi, Nicolas masih hidup!" jelas Hafizah.


Abi seperti tak percaya dengan apa yang dikatakan putrinya.


Hafizah menarik tangan abi menuju ruang tamu.

__ADS_1


"Bi, dia adalah Nicolas!" ucap Hafizah.


"Sayang..." abi merasa ada yang salah dengan Hafizah. Abi berpikir mungkin karena Hafizah terlalu merindukan Nicolas.


Nicolas berdiri dan mncium tangan abi.


"Benar bi, saya adalah Nicolas, wajah saya berubah karena saya harus melakukan operasi setelah kecelakaan itu" Nicolas mencoba menjelaskan kepada abi.


Abi masih betanya-tanya di dalam hati, ia mih tak percaya.


"Duduklah nak" abi menyuruh Nicolas duduk dan ingin mendengarkan penjelasan Nicolas.


"Sekarang jelaskan apa yang terjadi! buktikan kepada abi jika kamu memang benar Nicolas!" ucap abi.


Nicolas menceritakan secara detail tentang apa yang dialaminya. Ia juga menceritakan tentang bukti-bukti yang diminta Aisyah saat ia menemui Aisyah pertama kali.


"Benar Fizah?" tanya abi kepada Hafizah.


"Baiklah jika memang itu benar, abi sangat bersyukur kamu bisa selamat dari kecelakaan itu, dan kembali ke sisi orang-orang yang menyayangi mu" ucap abi.


"Bi, kami akan melanjutkan pernikahan kami yang tertunda!" jelas Nicolas.


Abi terkejut dengan pernyataan Nicolas. Abi masih tak percaya dengan semuai ini.


"Bagaimana mungkin...?" abi tidak jadi melanjutkan pertanyaannya.


"Abi...kami bermaksud meminta restu abi" ucap Hafizah dengan mengenggam tangan abi.


"Abi akan membicarakannya terlebih dahulu kepada Hafiz" terang abi.


Sementara itu, Aisyah masih berada di kantor Bastian. Ia kesana untuk memintakan ijin Hafizah kepada atasannya, ia juga ingin menceritakan perihal kembalinya Nicolas kepada Bastian.

__ADS_1


Setelah keluar dari ruangan manager pemasaran, Aisyah berjalan menuju ruangan Bastian.


Ia melewati ruangan dimana Romi bekerja. Melihat bayangan Aisyah melintas di depan ruangannya, Romi segera keluar dari ruangannya. Namun Aisyah berjalan cepat dan memasuki ruangan Bastian.


Saat Romi akan melangkahkan kakinya menyusul Aisyah, telepon di ruangannya berdering, ia pun mengurungkan niatnya untuk menyusul Aisyah, dan ia menjawab panggilan telepon itu.


"Assalamualaikum sayang" ucap Aisyah yang melihat suaminya sedang duduk dan fokus menatap layar komputernya.


"Eh...Waalaikumsalam sayang" Bastian berdiri dan menyambut kedatangan istrinya.


Mereka berpelukan, Bastian mencium pipi dan kening Aisyah.


"Apa yang membawa mu kemari sayang?" tanya Bastian.


"Aku kemari untuk menemui atasan Hafizah, maaf sayang aku sudah lancang menemui managermu dan memintakan ijin untuk Hafizah! danmaaf juga aku sudah kemari sebagai nyonya resdir" ucap Aisyah lalu tersenyum di kalimat terakhirnya. Baginya terlalu lucu menyebut dirinya sebagi istri pemilik perusahaan.


"Meminta ijin untuk Hafizah? memangnya kenapa sayang? ada apa dengan Hafizah?" tanya Bastian tak mengerti.


Aisyahpun menceritakan semuanya kepada Bastian.


"Benarkah sayang? apa ini sebuah keajaiban? lalu bagaimana dengan Hafizah?" Bastian ingin tahu.


"Awalnya Hafizah memang tidak bisa menerima kenyataan bahwa pria itu adalah Nicolas, namun cinta akan tetap mengenali tuannya tak perduli seperti apapun wajah itu berubah" jelas Aisyah bahwa Hafizah akhirnya bisa menerima Nicolas kembali.


Tanpa diketahui seseorang telah berdiri di depan pintu ruangan Bastian dan mendengar semua percakapan Bastian dan Hafizah.


'Hafizah....Hafizah...' hati Romi begitu hancur mendengar kabar tersebut. Ia segera kembali ke ruangannya.


"Benar apa yang kamu katakan sayang! tapi bagaimana dengan Romi? ia pasti sangat terpukul harus kehilangan Fizah. Fizah adalah cinta pertama Romi, sebelumnya Romi tak pernah jatuh cinta seperti ini!" kata Bastian.


"Memang benar mas! tapi ku rasa selama ini Fizah juga tidak membalas cinta Romi, ia hanya menganggap Romi sebagai sahabat, setidaknya itulah yang terlihat di mataku" ucap Hafizah.

__ADS_1


Hafizah memang tak pernah jatuh cinta kepada Romi, ia hanya menganggap Romi sebagai sahabat.


__ADS_2