Pergi Untuk Bahagia!

Pergi Untuk Bahagia!
Bab 33


__ADS_3

Tepat hari ini adalah hari ke 5 Bisma dan Aulia berpisah, surat cerai sudah di tangan Bisma sejak pagi tadi.


Yona tentu saja bahagia, dia sudah merencanakan pernikahan Bisma dan Aprilia di benak nya. Dia tidak tahu saja hal apa yang menunggu nya di luar sana.


"Sudahlah Bisma, biarkan Aulia pergi" ucap Yona dengan menepuk pundak Bisma.


"Tapi Bu, dia sedang hamil anakku dan aku mencintai nya" bentak Bisma beranjak dari duduk nya.


"Aku menyesal telah menuruti semua keinginan Ibu, aku kira Ibu telah berubah namun nyata nya sama sekali tidak" ucap Bisma.


Bisma pergi dari Rumah itu, dia pergi menggunakan motor dan melajukan nya dengan cepat.


*


Media sedang heboh, bahkan orang-orang pun heboh melihat berita bangkrut nya perusahaan x atau perusahaan keluarga Aprilia.


Bukan hanya perusahaan Aprilia saja yang tumbang, namun usaha Tito dan Yona pun ikut raib dengan begitu cepat.


Rumah makan dan Toko kelontongan yang sudah di rintis mereka kini hancur tak berbekas, entah kesalahan apa yang membuat api langsung merambat dan menghanguskan bangunan itu.


Bisma, Tito dan Yona hanya bisa menatap nya penuh dengan kesedihan, itu adalah sumber penghasilan mereka.


Bahkan Yona pun belum tau tentang perusahaan Aprilia yang sudah gulung tikar.


"Bagaimana ini?" ucap Yona dengan putus asa.


"Ini karma karena kita sudah menyakiti, Aulia" celetuk Bisma dengan tatapan kosong.

__ADS_1


"Tenang saja, kan kita masih ada April" ucap Tito dengan menenangkan Yona.


Yona langsung tersenyum, kemudian dia mengajak Tito dan Bisma untuk pulang.


**


Sedangkan di kediaman April, Ayah April sangat murka karena kecerobohan Putri nya itu sampai membuat perusahaannya hangus.


"Bagaimana kamu bisa ceroboh April, sudah Ayah katakan jangan dekati Bisma kembali karena dia sudah menikah" teriak Ayah April penuh emosi.


"Ayah, aku mencintai nya" ucap April.


Plak.


"Diam kau, setelah begini lalu kau mau tetap menikahi nya yang hanya pengangguran? Apa kau yakin si Yona itu akan menerima mu yang sudah miskin, hah" bentak Ibu nya dengan menatap April tajam.


Brak.


"Pergilah kesana sekarang juga, aku ingin tahu bagaimana tanggapan Yona kalau tahu kamu sudah miskin" murka Ayah nya.


April mengangguk mantap, dia kemudian pergi dari mansion nya dan langsung menuju ke Rumah Yona.


Sedangkan Orangtua nya hanya diam dengan meredam emosi nya.


*


Selang beberapa saat April tiba juga di Rumah Yona, dia langsung saja masuk karena pintu terbuka.

__ADS_1


"Tante" panggil April pada Yona.


"Ada apa April, Tante sudah tahu bahwa keluarga mu sudah jatuh miskin. Pergilah dari sini, aku tak jadi menjodohkan mu dengan Bisma" ucap Yona tanpa perasaan.


Deg.


"Kok Tante begitu sih, aku memang sudah miskin tapi aku sangat mencintai Bisma" bentak April tersinggung.


Heh.


Yona menatap April dengan penuh ejekan, dia lalu mendorong April agar keluar dari Rumah nya.


"Aku akan mencarikan Bisma wanita kaya, jadi sekarang pergilah dan lupakan Bisma" ucap Yona penuh tekanan.


"Tidak akan, aku tidak akan meninggalkan Bisma ataupun melupakannya" bentak April.


Brak.


Yona acuh, dia langsung saja menutup pintu Rumah nya dengan kasar dan meninggalkan April di luar Rumah nya.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2