Pergi Untuk Bahagia!

Pergi Untuk Bahagia!
Bab 6


__ADS_3

Sudah hampir 3 hari Aulia tinggal bersama dengan keluarga nya. Dan hari ini juga Bisma akan pulang dari Yogyakarta, pekerjaannya sudah selesai dan dia bergegas pulang.


Kesehatan Aulia juga sudah membaik, dia bahkan sudah beraktifitas sedia kala meski dengan pelan-pelan.


Sore hari nya, Aulia dan sang Mama bersantai di depan Rumah. Keduanya sedang menikmati Teh hangat dengan berbincang santai.


"Loh, itu mobil siapa?" tunjuk Mama Loli pada halaman Rumah nya.


"Gak tau Ma, mungkin yang ikut parkir" balas Aulia.


Namun, saat seseorang keluar dari dalam mobil tersebut kedua mata Aulia membulat dengan sempurna.


"Loh bukannya itu Ibu mertua mu" ucap Loli.


"Iya Ma, dia pakai mobil siapa ya" balas Aulia menatap Mama nya intens.


Aulia dan Loli pun berdiri, mereka saling lirik dengan sorotan penuh tanda tanya.


"Hai Aul, Loli" sapa Yona.


"Hai Bu Yona, mari masuk" balas Loli dengan ramah


"Ayo Bu masuk" ajak Aulia tersenyum.


Yona hanya melenggang saja, dia mengikuti Loli dan duduk di ruang tamu. Sedangkan Aulia sendiri mengambil air minum dan camilan.


"Ada apa ya Bu Yona? Tumben sekali anda kemari?" tanya Mama Loli.

__ADS_1


"Saya mau menjemput Aulia, kenapa dia lama sekali disini dan tak pulang-pulang. Harusnya dia pulang dong kalau sudah sembuh" jelas Yona tak tau malu.


"Maaf Bu, Aul disini nunggu Mas Bisma. Insa Allah besok juga pulang kesana" ucap Aulia yang baru keluar dari dapur.


Yona hanya melongos, dia sudah lelah karena Aulia tidak ada di Rumah nya. Apalagi setiap pagi tak ada makanan yang terhidang.


"Aulia memang akan pulang dari sini, namun bukan ke Rumah Ibu" ucap Bisma yang baru masuk bersama dengan Sofian, Suami Yona.


"Mas, Bapak" ucap Aulia dengan berbinar.


Deg.


"Kapan Mas Sofian kembali dari Belanda?" batin Yona bingung


Bisma tersenyum, dia lalu memeluk Aulia dengan hangat. Tak lupa juga mencium tangan Loli dengan takzim.


"Maksud Bisma, Aulia akan Bisma bawa pindah ke Rumah yang sudah Bisma persiapkan untuk nya. Sekarang Bapak juga sudah ada dan tak ada alasan apapun untuk Ibu melarang kami" tegas Bisma.


Yona diam, dia mengepalkan tangannya dengan erat. Bahkan tanpa permisi ataupun basa-basi dia langsung pergi dari sana dengan wajah kesal.


Aulia, Mama Loli dan Sofian hanya menggelengkan kepala saja.


"Maafkan Ibu mu ya, Nak" ucap Pak Sofian pada Aulia.


"Tidak apa, Pak. Ayo duduk dulu" balas Aulia lembut.


"Tidak usah, Bapak akan pergi kasihan Wulan pasti akan jadi bahan pelampiasan Ibu nya" ucap Pak Sofian.

__ADS_1


Bisma menghela nafas kasar, dia lalu menatap Bapak nya dengan sendu.


"Semoga keputusan ini akan merubah Ibu ya, Pak" ucap Bisma.


"Iya Nak, yasudah Bapak pulang dulu" balas Pak Sofian.


"Bu Loli, saya pulang duluan dan sampaikan salam saya pada Pak Angga" ucap nya lagi.


"Iya Pak nanti akan saya sampaikan" balas Mama Loli.


Lalu Pak Sofian pergi dengan segera, dia khawatir Yona akan mengamuk pada Wulan.


"Mama ke kamar dulu ya, Nak" pamit Mama Loli.


Bisma dan Aulia mengangguk, mereka juga bergegas masuk ke kamar nya.


Aulia memeluk lengan Bisma dengan manja, dia tidak akan bertanya duluan karena mood Suami nya sedang tidak baik.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2