
sudah hampir dua tahun aku di kota, di tahun pertama semua baik-baik saja, sekarang aku benar-benar ada di ujung masalah aku menunggak uang SPP, uang beasisiwa SUPERSEMAR tidak bisa menutupinya karna tahun ini biaya SPP Naik, beruangkali aku di panggil kepala sekolah mengenai biaya ini, aku bingung minta sama Ibu itu bukanlah hal yang mudah, minta sama om pasti akan menjadi masalah, karna aku tahu setiap bulan om mengirimi ibuku uang. bagaimana ini...Praktek Kerja Lapangan pun akan segera mulai artinya aku harus membayarnya.
"kenapa?" tanya leha sore itu ketika kami menaiki anak tangga ke masjid.
"g papa ha...."
"jangan bohong...."cecar leha...leha sahabtku di SMK sama seperti herlina, mereka bener-bener care sama aku
"aku.....perlu uang ha, aku lom bayar SPP 3 bln,uang PKL juga lom aku cicil"
"oooh gampang itu....kita sekolah siang, mau ga kamu kerja kalo pagi?"
"alhamdulillah....aku mau ha, halalkan kerjaannya?"
"aku jamin...besok jam 06:00 dah sampe rumah gw yah"
__ADS_1
Fabiayyyairobbikuma tukadziban..nikamat apa lagi yang kau dustakan, terima kasih ya Allah, karuniamu sungguh amazing.
keesokan harinya tepat puku 06:00 aku sudah jogrok di depan rumah leha, bukan rumah mewah karna leha tinggal di kawasan padat penduduk, Duri kepa Tambora, bau got menyengat hidungku efek dari sungai yang di penuhi sampah, di daerah ini MCK masih di tempat umum, aku ga yakin kalo aku bisa tinggal di sini.
"wooooy bengong, taro tas lo di kamar gw, ayo ikut gw, kita nyari duit"
sampailah kami di tempat yang di tuju seperti gudang banyak pakaian berserakan,"tempat apa ini?" ada sedikit rasa takut di hatiku
"ci...ini temen saya yang saya ceritain semalem"
"mau kerja? kerja apa aja kan"
"iiiii yya ci, asal halal"
"hmmmm. ok nyi orang kerja bersihkan benang dan packing itu jahitan. karna nyi dan eha masih sekolah bayaran kalian tidak seperti yang lain,mau? mau tidak
__ADS_1
"baik cccii....tidak pa2"
sejak saat itu aku bekerja paruh waktumemang ga banyak penghasilannya setidaknya aku bisa membayar sekolahku.
semenjak aku kerja paruh waktu aku sudah tidak bertemu dengan dito lagi, kangen sih, sepertinya dia menjauh, biarlah mungkin dia lelah berteman denganku atau inilah yang terbaik,hubunganku dengan kedua orangtua dito baik-baik saja, aku masih menyempatkan ngobrol di hari minggu karna memang hari minggu aku libur kerja juga.
seperti hari ini baru saja aku mau ke rumah dito ku dengar Ibu bicara di telfon rumah, sepertinya serius, sampai ibu memohon mohon, ada masalah apa ya, kasihan ibu, tanpa ku sadari aku telah melanggar area rumah, ku dekati ibu
"tenanglah ian aku akan membayar hutang-hutangku, usahaku sedang goyah, dari mana aku harus membayar hutang-hutangku.......baiklah...baiklah"
"I i i ibu ada apa?"
"kkkkkamu.....dari kapan kamu di sini? pergilah apa sudah pikun kamu hah jangan masuk area rumahku jika aku di rumah"
"mmmmmaaf" dengan ketautan aku keluar rumah.
__ADS_1
entahlah kakiku akan kemana ku telusuri jalan, and than aku sampai di masjid, Allah menuntunku ke rumahnya, tempat teraman dan terdamai di dalam hidupku.