
Aa dito mulai menghilang dari kehidupanku, entah sedang sibuk apa dia, mungkin bimbel karna sebentar lagi Ujian Nasional. berbulan bulan tidak pernah nongol lagi, membuatku menjadi biasa hidup sendiri lagi, sudah takdirku dalam kesendirian. pembantu rumah pun sekarang tidak menginap hanyandatang mengerjakan pekerjaan rumah dan pulang, adik-adikku masih seperti biasa menyayangiku jika tidak ada ibu, namun ke dua adik laki-akiku mulai punya dunia sendiri mungkin karna sudah mulai remaja, sesekali mereka masih menemuiku di kamarbelakang.
Hari ini hari pertama PKL ku dan timku kami PKL di kementrian Luar Negeri..salah satu temanku omnya bekerja di sini. di depan lobi aku bertemu dengan seniorku Setyawan namanya...aku ga terlalu kenal juga tapi dia cukup terkenal dia kan anggota IRM (Ikatan Remaja Muhammadiyah)
"assalamualaikum....sapanya"
"waaliakum salam " jawab kami hampir bersamaan
"mo PKL?"
"iya" jawab eko
"kakak ngapain?" tanya eko
__ADS_1
"ada perlu sama mamah, duluan yaaa....oh ya bilang sama axa jangan nunduk aja emang ada duitnya yang ilang apa?"
senang benar dia ngeledekin aku sampai tertawa ga jelas...memangnya ada yang lucu ya...
Kami PKL selama 3 bulan suasana kantor yang ga jenuh, banyak tawa canda malah bisa di bilang ga serius,,,,seertinya kerja di sini enak, tapiiiiii kalo lagi sibuk banyak kerjaan pasti semua jadi tegang, aku sekolah jurusan Akuntansi tapi prakteknya aku malah input data. jauh banget ah sudahlah yang penting bisa PKL, Nyari tempat buat PKL aja susahnya setengah mati, sekarang udah dapet jalani ajalah.
"axa, kamu di sekolah rangking berapa?" ibu mona....ya ibu mona atasanku di kantor ini
"nanti kalo sudah lulus sekolah kerja di sini aja ya, nyambi kuliah"
"bener bisa begituuuu bu?"
"tentu bisa axa, Ibu suka sama kamu, kalem ga banyak omong, Ibu mu pasti bangga sama kamu nak"
__ADS_1
Ibu....setiap aku bertemu orang pasti Ibu yang di sebut..ibunya banggalah..ibunya hebatlah....ibunya soleha lah....ibu....ibu.....apa pun yang aku kerjakan ibu yang mendapat pujian. dunia seolah tak adil padaku...Ibu hanya melahirkanku, ibu tidak pernah memberiku Hak, bahkan ibu meninggalkan aku setelah aku lahir, dalam darahku tidak ada asi ibu, ibu membiarkan aku menghidupi adik-adikku, ibu yang tak pernah mau melihat wajahku, ibu yang menerimaku karna bayaran dari omku.
cukuup....cukuuup aku ga mau denger nama ibu lagi. buat kalian ibuku hebat....hanya aku dan Tuhan yang tahu bagaimana dan siapa ibu
Jam makan siang datang aku ga punya uang, perutku belum ku isi 3 hari ini, aku lagi ngirit buat ongkos PKL. dan sementara aku ga kerja di Garmen. ibu melarangku makan- makanan rumah. ditooooo....entah raib kemana dia. astagfirullah....lapar mulai mendera.
Alhamdulillah Azan dzuhur, bergegas aku pergi ke masjid kantor letaknya di samping gedung. air wudhu meresap dalam pori - pori ku dingin, sejuk damai
"kita jamaah ya xa..."sapa eko
jempolku terangkat pertanda iyya, selesai jamaah eko mengajaku ke kantin jelas ku tolak kalo ke kantin aku pulang jalan kaki dong. aku ngapain yabuat isi waktu luang..baca Alquran aja deh. baru berapa ayat terbaca ada yang mendekatiku
"kita makan" suara itu....
__ADS_1