Petualangan Dunia Baru Vivina

Petualangan Dunia Baru Vivina
kontrak kerja


__ADS_3

"vivina,,sudah ,tenangkan dirimu ..ayo minta maaf ,,dan kita pulang saja".ucap kak gina berbisik di telinga ku dengan wajah memelasnya.


"kakak,urusan kita kan belum selsai,dan lagi pula dia yang menyuruh mu kesini kan,,dan kita sudah datang kemari lalu,,tunggu apa lagi,,cepat bicara lah tuan el,


untuk apa kau undang kak gina kemari apa anda ingin meminta ganti rugi karna busana tunangan mu tidak jadi kau kemas?".


ucapku pada el dengan suara dingin dan sorotan mata tajam.


el hanya memandang kak gina sebentar dan arah mata nya pun menuju mata ku,.


dia pun tersenyum tipis,dan aku hanya mengerutkan kening ku dan sedikit alis naik.


"bukan nya aku menyuruh kakak mu kesini besok lusa dan tanpa di duga kalian datang lebih awal ?"


senyum sinis el.


al dan xio hanya terdiam sesekali mereka saling melirik.


aku pun berdiri,dan mendekati el.


"plak",suara tamparan ku mengenai pipi el.


"dengar baik-baik,jika memang keinginan mu hanya untuk mempermalukan kak gina maka aku akan lebih dulu mempermalukan mu di semua orang.lagi pula tamparan ini cukup berkesan untuk mu,karna ini sebagai ganti rugi atas kelalayan mu membuat kak gina hampir celaka,satu hal lagi ini adalah bayaran dari tamparan desainer itu yang sudah melukai pipi kak gina,dan membuat malu kak gina.


perkataan mu sangat lah layak di acungkan jempol,berkat dirimu kak gina bisa melawan perkataan bosnya namun tetapi karna dirimu juga kak gina hampir celaka.ucapan mu ,sifat mu,dan status sosial mu pantas mendapatkan tamparan yang layak dari orang terpencil seperti kami.kak gina ayo kita pulang urusan kita sudah selsai."


mereka yang ada di dalam ruangan itu terkejut karna aksi ku pada el.


terutama kakak nya al dan xio ,


el tak bergeming dia tak berbicara apa-apa,hanya menunduk dan memegang pipinya,


di waktu itu juga tunangan nya telah tiba menyaksikan kejadian itu dan hanya bisa diam tanpa berbicara dan dengan raut wajah terkejut.


kak gina pun hanya bisa meneteskan air mata pada saat itu dan berdiri menghampiriku dengan tertunduk,aku pun menenangkan kak gina.


"hapus air mata mu untuk kesalahan yang tak pernah kamu lakukan,,perkataan di bayar perkataan,dan tamparan harus dibayar dengan tamparan,jika nyawa pun yang harus jadi taruhan maka aku akan berdiri paling depan untuk membela mu,ayo kita pulang".ucapan ku meyakinkan kak gina.


dan mengahapus air mata kak gina.


kami pun melangkah pergi,sebelum sempat keluar.


"tunggu"! ucap suara el dengan nada dingin.


kami pun berhenti,aku yang selalu mengarah pandangan ke pintu,kak gina pun menoleh pada ku.


el pun berjalan menghampiri kami dari belakang,aku dan kak gina pun membalikan badan .


"maaf,setelah kejadian kemarin membuat kakak mu hampir celaka,aku akan ,,akan ganti rugi dengan mengajukan kontrak kerja kepada kakak mu."


ucap el pada ku dan kak gina.


kak gina hanya menoleh pada ku sambil memegang erat lengan ku.

__ADS_1


aki hanya bisa tersenyum tipis.


al dan xio mungkin sudah yang merencanakan semuanya untuk el,agar adik nya bisa memperkerjakan kakak di perusahan nya atas ketidak nyamanan ucapan yang pernah terlontar dari el dan kak gina yang hampir celaka itu.


"owhh mengajukan kontrak untuk kakakku,apa aku tidak salah dengar ? hanya dengan satu tamparan saja bisa membuat mu berubah ? hem,,semua itu terserah kakak ku saja,,namun jika kamu tak ada maksud lain dari kejadian ini dan merencanakan sesuatu pada kak gina di masa depan,maka aku sendiri yang memastikan perusahan mu mengalami kekacauan dan ke rugian cukup besar yang mengakibatkan kebangrutan..apapun yang terucap dalam mulut kemungkinan semua nya juga akan terjadi bila kamu menyakiti kakak ku."aku pun berucap seperti itu hanya untuk menggoyahkan hati nya saja supaya tidak macam-macam pada kak gina.


el yang sedari tadi senyum sekarang malah berubah menatapku dengan tidak percaya,al pun berdiri dan menatapku dengan sorotan tajam.xio hanya bisa tersenyum tipis,.


"vivina,"suara pelan kak gina yang tidak percaya pada ucapan ku yang membuat dia terkejut.


"aku yang membawamu kedalam masalah besar,dan sekarang ucapan yang terlontar dari adikku,akan membawa kabar buruk atau baik."


ucapan hati kak gina dengan menuduk dan menggelengkan kepala.


"vivina ,tak kusangka kamu bisa membungkam el dengan ancaman mu yang seperti itu,sekarang el hanya bisa diam dan memikirkan kata-kata apa yang keluar dari mulut nya,dan ketakutan el pum seketika ada melihat gemetar nya el membuat ku tidak percaya,hahah"


suara hati xio ketika memandang ku dengan senyuman.


"gadis ini siapa ? kenapa dia bisa berkata seperti orang yang sudah pandai mengancam orang,dan el tidak bergeming dan bersuara setelah dia berkata seperti itu,,lagi pula dia yang kakak nya wanita ini apa dia adiknya,ucapan nya bisa membuat kakaknya tidak bisa mengendalikan adiknya".ucapan suara hati al.


"el yang selalu keras kepala,dan tak bisa di bantah siapa saja dan selalu menakutkan di mata ku,kenapa di depan wanita itu dia hanya bisa diam dengan raut wajah yang mungkjn sedikit takut dan terkejut ada hubungan apa sebenarnya dia dan wanita ini".


suara hati jenny..


mereka yang didalam pun hanya bisa terdiam dan tak bergeming.


suara pintu pun terdengar ,juga terbuka dan di balik pintu itu pun mengucap salam .


argo pun terlihat dari balik pintu itu dan tersenyum pada ku.


kak gina pun mengehela nafas,dan aku hanya bisa mengangkat satu alis.


memorie...


waktu dimana ada keributan di loby dan mengharuskan al el dan xio datang kebawah,


dan pada saat itu perang dingin ku dengan al pun terjadi.


ternyata itu adalah kesempatan kak gina untuk memberi kabar pada argo bahwa terjadi keributan disini.


pesan dari kak gina


"


;"argo disini sudah ada keributan dan vivina lagi berargumen dengan ceo disini,apa yang harus kakak lakukan ,,jika kakak masuk dan mengehentikan pertikaian ini maka vivina akan merasa kecewa banget,,".


argo pun membaca pesan dari kak gina dan membalas pesan kak gina.


"kirim alamat perusahan itu,aku akan datang,cepat"


kak gina pun memberi alamat nya lalu argo pun bergegas merapihkan diri dan keluar membawa motornya.


"argo kenapa kamu disini ?bukannya kakak bilang harus jaga rumah "ucap ku dengan heran dan menaikan kening juga alis.

__ADS_1


argo hanya bisa tersenyum canggung,dan menggarukan kepala,argo pun seperti nya terlihat bingung mau berbicara aps namun dia mencari alasan yang pasti membuat dia datang kemari.


",eeeh gini kak,aku merasa bosan di rumah,dan dirumah banyak sekali cewek-cewek datang dan aku tuh paling males banget di kejar kejar gitu,,dan aku mencari alasan untuk mereka,,dan akhirnya aku kemari setelah meninggalkan mereka,untungnya di sana ada si culun juga jadi aku bisa lega melepaskan diri dari cewek-cwek itu karna ada si culun."


ucap argo dengan lugas dan mendekati ku .


"cewek ?ya ampunn ,huptt ya sudah kita pulang aja urusan kita juga udah selsai".ucap ku dengan nada mengehela nafas.


xio pun berjalan mendekati kami dan memberi pelukan pada argo,sejauh ini argo dan xio terlihat dekat jadi mereka seperti adik dan kakak.


"argo kamu juga kesini ,,hahah ya ampun kita memang berjodoh ".


ketawa kecil xio,argo hanya bisa tersenyum canggung.


"oke kakak bagaimana kelanjutannya aps kamu mau menerima kontrak dia ?jika bersedia kerja sama dengan dia,, maka aku juga akan mengijin kan dengan syarat kamu harus bahagia dengan kerjaan mu".


ucap ku dengan senyuman .


el pun hanya mengehela nafas ,dan memberika sebuah intruksi pada asisten nya untuk mengambilkan surat kontrak kerja sama karyawan baru.


lalu setelah ada surat itu dia pun memberika nya pada kak gina,kak gina hanya bisa terdiam dan menoleh..aku pun hanya mengangguk dan meyakin kan dia,bahwa kerjaan ini memang layak untuk dia.


ketika kak gina membaca surat kontrak kerja nya dia pun terkejut ketika membaca .


"asisten pribadi ceo media star"


aku pun hanya bisa tersenyum,dan menganggukan lagi kepala.


kemudian kak gina pun mendatanganinya .


"besok lusa kamu bisa langsung bekerja,dan datang ke rumah ku mengambil semua berkas-berkas yang biasa nya ku bawa".ucap el.


kak gina pun hanya menganggukan kepala.


"baiklah karna urusan kita sudah selsai dan aku sudah mulai merasa bosan di sini,maka kita pulang.kak xio aku pamit pulang dulu yah,,"sambil memberi salam pada xio dengan senyuman hangatku.


"oia vina,besok aku jemput kamu ya,soalnya teman kakak ingin bertemu dengan mu sekalian membahas kerja sama katring makanan itu."


ucap xio mengingatkan ku.


"okee aku usahin,titip salam juga untuk dia ya semoga kerja sama kita bisa saling menguntungkan,,"


ucapkan kupad kak xio.


xio hanya bisa tersenyum dan menoleh pada al yang pada saat itu tersenyum juga.


pada saat itu aku juga belum tau temannya kak xio.


kami bertiga pun keluar ,aku pun menoleh pada jenny dengan sorotan mata yang dingin.


dan pergi menghilang dari ruangan itu,


memasuki lift,turun ke lobby bawah,dan pergi meninggalkan gedung itu,argo pun menghentikan taksi dan kami pun pergi meninggalkan area itu.

__ADS_1


__ADS_2