
aku pun membuka pintu tanpa bantuan memakai tongkat karna lupa ,
saat membuka pintu argo pun menggaruk kepala nya mencari keanehan dari diriku.
"kak vina ,kakak baik-baik saja kah ? kok seperti nya ada yang beda ya dari kakak"ucap argo sembari menggelengkan kepala,
"emang kakak kenapa toh kakak baik-baik saja,dan kakak memakai tongkat sepertia biasanya"ucap ku sembari menguap.
argo pun baru menyadari nya setelah aku berjalan melewati nya untuk ke kamar mandi sebentar.
"astaga apa aku mimpi,lihat kaki kak vina bisa jalan normal lagi,dan itu,itu tongkat nya dia ,kenapa ,,apa ini jadi,kak vina sembuh".ucap argo sembari membuka mata nya nya lebar-lebar dan mulutnya terbuka.
argo pun masuk kekamar ku untuk mengambil tongkat dan kembali keluar sembari menunggu ku di luar kamar mandi.
beberapa saat kemudian aku pun keluar,aku kaget karna argo sudah ada di depan pintu.
"kak vina ,apa kah kakak tidak ingat dengan tongkat mu"ucap argo sembari menyasikan ekpresi wajah ku.
"tongkat ada di kamar,kenapa emangnya,,? ehh iyah loh jadi aku tadi gak bawa tongkat kekamar mandi,hah aku bisa jalan normal,,argo apa kakak bermimpi coba cubit pipi kakak"
ucap ku terkejut saat menatap ujung kaki ku yang berdiri tanpa tongkat.
pipi ku pun di cubit nya dengan kuat,
"aw argo sakit,"ucap ku melepaskan tangan argo.
"berarti itu gak mimpi,kakak ,,kakak sembuhh "ucap argo sembari memeluk ku kegirangan.
aku pun hanya bisa terkejut dan tidak percaya .
"apa ini karna semalam,apa ini keajaiban tuhan,,terima kasih tuhan kau mengambulkan doa ku"ucap ku atas bersyukurnya aku mendapatkan kebahagiaan yang bertubi-tubi.
"kakak ayoo kemari coba aku mau lihat lagi,apa kakak benar bisa berjalan lagi"ucap argo sembari dia melangkah menuju ruang meja makan.
aku pun mengikuti argo dari arah belakangnya,argo yang sedari memperhatikan langkah ku kini membuka lebar mata nya dan berteriak.
"horeee kakak sembuh,,aku tidak percaya ini kakak sembuh secara ajaib"ucap argo sembari memelukku kembali,
aku pun memeluk erat kembali argo sembari menunjukan ekpresi kebahagian ku.kami pun merayakan nya dengan makan makan di meja makan.
"kakak apa kah kakak mau keluar hari ini untuk merayakan nya lagi,aku bosan merayakan nya dir rumah!"ucap argo.
aku pun tersenyum lebar mendengar permintaan nya.
"emang nya kamu mau kemana gitu,biar kakak mencoba mengambulkan nya"ucap aku sembari mengacak-acak rambut argo,dan melangkah ke tempat cuci piring.
"bagaimana kita pergi ke mall yang baru di buka itu,pasti seruu kita kan habisakan waktu disana sembari menemui kak gina,,dan kak gina bilang dia disana bersama kak el "
ucap argo .
"owh jadi kak gina udah berangkat kerja ya,pantesan aku gak lihat dia,emm baiklah kita akan kesana."ucap ku sembari senyum lebar.
argo pun dengan lahap nya menghabiskan makanan nya yang tersisa,dengan hati senang nya karna bisa keluar dengan kakak kesayangan nya .
***
kami pun telah tiba di salah satu mall terbaru dan ter besar di kota kami,
terdapat banyak orang yang berlalu lalang ,
aku hanya memakai kemeja bunga dengan dibaluti rok selutut memperlihatkan betis ku dengan memakai sepatu snicer bunga.,dan uraian rambut ku yang panjang dan terdapat pony serta bando kain mengikat kepala ku,
kini jadi bahan sorotan mata banyak orang, terutama mata lelaki.
lalu argo pun turun dari taksi itu dan memperlihatkan ketampanan nya yang memakai kaos kemeja berwarna biru toska,
dengan jins nya yang yang panjang selutut berwarna coklat putih,
dan sepatu biasanya ,
tonjolan di dada argo terlihat bidang,
dengan rambut nya yang sedikit kelimis dan rapih karna minyak rambut,
dia pun tersenyum pada ku dan memegang tangan ku dengan romantis,kami pun jadi sorotan kaum muda dan orang tua,
terlihat jelas mata wanita tertuju pada argo .
"hey lihat lah pasangan itu,sepertinya mereka orang baru disini,soswett sekali mereka semua sangat serasi,cewek nya cantik dan cowonya juga tampan banget aku jadi iri"ucap salah seorang gadis yang kami lewati.
aku hanya bisa tersenyum malu karna argo dikira pacarku,
argo hanya bisa tertawa kecil mendengar ucapan mereka,
"kak vina lihat lah mereka iri sama kakak, karna bisa dapatkan cowok setampan aku ,hahah"ucap argo sembari menyombongkan diri.
aku pun hanya bisa tersenyum lebar dan mencubit pinggang argo,
argo hanya bisa meringis ,dan menggelitiki ku dia pun berlari,
aku pun mengejarnya sampai kedalam mall,
orang-orang pun mentap kami dengan iri,
ada yang saling bertabrakan karna saking gak fokus nya,
__ADS_1
dan ada tersenyum ketika melihat kami bercanda,seperti tontonan drama korea hahah.
argo pun mengajak aku ketempat permainan,dia menarik lengan ku .
aku pun mengikuti nya dengan menggelengkan kepala,
puas bermain argo pun mengajak aku melihat beberapa pakaian di dalam toko mall itu,
kami hanya melihat saja tanpa mau membelinya yah karna bajet kami pas-pasan doang.
"kak lihat deh sepatu nya keren ya"ucap argo sembari menunjukan sepatu itu dari kaca toko itu.
"iyah keren,tapi uang kakak gak cukup buat beli nya"ucap ku pada argo,
argo hanya tersenyum dan mengelus kepala ku,
"gak apa-apa kak,aku cuma mau lihat doang ,gak bermaksud minta di beliin"ucap argo sembari memeluk tubuh samping ku.
kami pun berjalan lagi,mencari seseorang yang belum kami temui.
hp ku pun berdering,argo ku pun mengingatkan ku .
"kak hp nya bunyi,angakat aja siapa tau kak gina"
ucqp argo sembari memeluk pundak ku.
aku pun membuka tas kecilku dan mengambil hp ku dan menatap layar nya,
tertera nama al disana,
"al,ngapain dia nelepon"gumam ku yang terdengar oleh argo.
"angkat aja kak siapa tau penting"ucap argo lagi.
aku pun mengusap layar nya dan mengangkat nya,
"hem"ucap ku dengan nada datar.
"kamu dimana ,kok rame",ucap al di ujung telepon.
"aku lagi di mall baru yang dibuka perdana disini,bersama argo"
ucap ku lagi sembari menjelaskan.
"oke aku kesana, dan tunggu aku"ucap argo dari kejauhan.
aku pun mengerutkan alis ku.ketika mendengar ucapan nya,hp nya pun di matikan tanpa sebab.
"kak al kenapa kak ?"ucap argo sembari penasaran.
**
al yang sedari tadi di jalan bersama son,
kini dia pun tiba di area parkiran lalu son pun memasuki gedung area parkiran itu,
setelah memparkirkan mobil,
son pun turun untuk membuka pintu,
terlihat jelas wajah al yang tampan memakai
kacamata keren nya,
dengan di baluti jas hitam dan kemeja biru yang mewah ,dengan jam mahal di tangan nya ,
turun perlahan dari mobil lamborgini itu,
dia pun merapihkan kembali kemeja dan jas nya,
tak lupa juga rambut keriting nya yang modis rapih .
son pun tak kalah keren nya dia memakai jas hitam dan kemeja putih,
terlihat di telinga nya memakai aerphone dan kacamata hitam dan rambut kelimis nya
.
mereka pun berjalan menuju ruang lift yang naik.
terbuka lah wajah tampan al dan son yang membuat terpana orang di dalam mall itu.
karna di mall itu terdapat acara nya el,maka wajah al pun jadi sorotan media,
el pun menyadari nya kalau ada kejagalan di area syuting nya dan melihat arah yang di tuju media.
el pun hanya bisa menggelengkan kepala ketika tau yang di incar media adalah al kakaknya.
el pun mendekati media itu untuk berhenti mengekpose wajah kakaknya dan fokus mewancarai bintang tamu.
para media itu pun kembali lagi .
"kakak kenapa ada disini bukan nya dirimu ada metting di luar kota?"
ucap el yang penasaran.
__ADS_1
"metting nya di undur untuk tiga hari lagi,
jadi aku hanya meluangkan waktu ku kemari melihat bisnis mu,dan mencari seorang gadis juga disini".
ucap al sembari tersenyum pada el.
el pun hanya mengangkat alis nya dan penasaran siapa gadis yang di cari kakaknya ini.
al pun membuka layar hp nya lagi dan mencoba menelpon aku,
suara hp ku pum bergetar dan tak pikir panjang aku pun mengangkat nya.
"kamu dimana ?"ucap al dengan nada kesal.
"aku menunggu mu di tempat permainan anak,kenapa kau seperti kesal "ucap ku lagi sembari mengutak atik tombol pencabut boneka.
"baik lah cepat kemari ke lantai lima,aku disini dia acaranya el.
jangan lama-lama"ucap al memastikan aku untuk mendengarnya.
aku pun mendengus kesal kepada pencapit boneka.
"sial kenapa gak dapat"ucap ku ,
al pun mendengarnya.
"hey bicara apa kamu"ucap al.
aku pun menyadari nya lalu mencari alasan lagi.
"tidak aku tadi lagi bermain pencapit boneka ,baik lah aku kesana,"ucap ku sembari mengajak argo dan mengakhiri permaianan juga telpon.
aku dan argo pun berlari berlomba memasuki lift,
kami pun masuk dan mengatur nafas lagi.
beberapa lantai kami lalui,
dan akhirnya tiba di lantai 5,
kami pun berlomba lari lagi,
dan akhirnya tiba di tempat tujuan kami.
kami pun mengatur nafas kembali setelah itu memandang para media yang meliput acara itu,
"wih keren ,ternyata acara tv diadakan nya juga ada disini"ucap argo sembari memperhatikan para bintang tamu.
setelah itu al pun mengahampiri kami,
dan al pun terkejut dengan kaki ku,
"vina,apa kah kamu bisa berjalan normal lagi"ucap al yang mencairkan suasana kami yang memperhatikan media.
"eh tuan al maaf aku gak lihat kamu,yah begitu deh "ucap ku sembari tersenyum canggung pada al.
al pun melangkah untuk mengajak kami ke resturant terdekat dengan acara itu.
kami pun memasuki ruangan itu dan terlihat kak gina ,dan el sedang menunggu.
mata kak gina pun melebar ketika melihat ku dan menghampiriku.
"vina,,apa ini kamu,,kamu kamu bisa jalan lagi,,"ucap kak gina sembari menutup mulutnya karna tidak percaya.
aku pun tersenyum lebar dan mengangguk sembari memegang kedua bahu kak gina.
lalu kak gina pun memelukku dengan erat dan tangis bahagia.
aku hanya bisa mengusap rambut kak gina dari belakang.
argo pun mendekati kami dan memeluk dari belakang.
"sudah-sudah jangan pada bersedih,ayo kita duduk dulu"ucap argo mencairkan suasana haru kami.
kami pun duduk aku yang di sebelah al dan argo,
kak gina bersebelah dengan el dan son.
kami pun memesan makanan yang sudah tertera di buku sajian.
canda tawa kami pun terlontar,
al pun terlihat sangat bahagia disana,
tawa dia seperti tak ada beban dan el dan son pun memperhatikan seksama kebahagian yang terpancar oleh kakaknya juga bosnya.
aku yang sedari mencoba menatap nya dan tersenyum lebar ketika memandang al karna bisa tertawa selepas seperti itu,
argo lah yang membuat al tertawa,kelucuan argo dan humoris nya argo membawa warna baru di kehidupan al, argo selalu mengingatnya pada adik bungsunya itu ol.
maka sejak hari itu argo dan al dekat sekali.
makanan pun sudah tersaji dia atas meja makan ,kami pun menyantap makanan yang sudah kami pesan tadi,menikmati nya dengan kebersamaan yang hangat,dan seperti keluarga sendiri.
bersambung..
__ADS_1