
"lalu apa hubungan nya al dengan semua ini juga,kenapa pada waktu itu aku menatap mata nya seperti melihat sosok naga perak bermahkota emas,,apa dia adalah orang di tunjuk juga?"
ucap ku penasaran menanyakan nya pada kakek,
"dia adalah seorang pendekar naga perak bermahkota emas,
dia adalah cucu dari sahabat ku cuan shu william,
pendekar ini adalah penerus generasi ke terakhir kerajaan istana langit naga perak,
ayah nya seorang raja yang berjuluk naga perak emas ,
yang bernama bima abraham william,
bima juga turun ke bumi hanya untuk menyelamatkan pendekar ini,atas izin dari ku dan cuan shu.
lalu lambat laun cuan shu pun pergi kebumi menetap di tengah hutan hanya untuk menunggu dia,
cuan shu selalu memberikan pelatihan ilmu bela diri pada dia,
tanpa dia sadari juga dia adalah penerus dari kerajaan langit naga perak ini.
maka dari itu lukisan yang di buat nenek mu dan kotak hati ini ku titipkan pada cuan shu,
agar cucunya bisa memeberikan ini pada mu lagi,
sebenarnya kakek dan kakek cuan juga tidak memahami arti tulisan yang dibuat nenek yuoa deveer ini,
maka setelah mendengar kamu mengucapkan arti dari kata itu ,aku baru memahami bahwa kau adalah orang yang di tunjuk oleh penguasa segala langit ,
nenek mu adalah seorang peramal terkenal,
namun dia juga harus gugur melawan naga api siluman itu ,
maka dari itu dendam kakek sangat teramat dalam pada mereka yang telah membunuh nenek mu"ucap kakek dengan kesedihan nya.
aku pun mencoba memeluk kakek untuk menenangkan nya,
"kakek jangan bersedih,aku akan membantu mu menyelesaikan tugas ini,aku berjanji akan membawa kedamaian penghuni langit".ucap ku sembari mengusap punggung kakekku
kakek ku hanya bisa tersenyum dan mengelus rambutku.
"cucuku,apa kah kamu belum memeriksa isi dari kotak ini ?"ucap kakek lim mengingatkan ku untuk membuka nya.
"emm aku belum sempat membuka nya kek,lagian cowo itu nyebelin,seharian di rumah jadi aku gak bisa kemana-mana."ucapku mendengus kesal
kakek ku pun hanya bisa tertawa terbahak-bahak mendengar ku menceritakan al.
aku hanya bisa tersenyum canggung pada kakek,
kakek ku pun menyuruh ku membuka kotak itu,namun sayang ny kotak itu di kunci dengan sebuah pasword yang tidak aku ketahui.
"kek bagaimana ini aku tidak bisa membuka nya"ucap ku dengan pasrah membolak balikan kotak itu.
kakek ku pun mengerutkan alis nya dan memeriksa kotak itu,dia pun tersenyum lebar,
"apa kah kamu tau tanggal lahirmu"ucap kakek .
aku pun mengerutkan alis.
"emm,aku tau tapi tidak mungkin pasword nya adalah tanggal lahir ku"ucap ku lagi meyakin kan kakek.
__ADS_1
"cobalah buka,dengan tanggal lahir mu"ucap kakek lagi.
"baik lah, 22 02 199x,"
"ckrekkk"kotak itu terbuka
aku pun mengerutkan alis dan menatap kakek yang tersenyum lebar.
"kenapa bisa tanggal lahirku,kek,?apa ini dibuat khusus oleh nenek"aku pun bertanya lagi dengan penasaran.
kakek ku pun hanya tersenyum lebar tanpa memberi jawaban nya padakku.
"wow, lihat kek kalung nya indah sekali,dan lihat lah,ada surat juga"
ucap ku sembari mengambil benda yang ada di dalam kotak itu.
"coba kakek lihat isi surat nya".
kakek ku pun meminta surat yang ku genggam dan aku memberikan nya pada nya.
alis kakek ku pun naik dan kening nya berkerut.
"apa kamu tau arti dari tulisan ini "
ucap kakek sambil menyodorkan kertas nya.
"coba aku lihat"ucap ku sembari mengambil nya.
tulisan dari kertas itu adalah
" KAMU PEMBAWA KESELAMATAN SELURUH ISI LANGIT,
MEMBERIKAN KEDAMAIAN DI SETIAP BENAK MAHLUK,KAU TERCIPTA UNTUK MENJADI SAMURAI SESEORANG PENYELAMAT LANGIT DIA ADALAH LELAKI YANG GAGAH DAN PERKASA,TELAH LAHIR.
UNTUK CUCUKU VIVINA VAN DEVEER LATUCOSINA LOUTUS,
LOUTUS TELAH MEKAR DARI DALAM HATI DAN JIWA MU,
SEMOGA KEHIDUPAN MU ABADI BERSAMA DENGAN PENDUDUK LANGIT."
aku pun melebarkan mataku dan terkejut membaca nya,
kakek ku pun tersenyum lebar dan menepuk pundakku.
"kakek apakah ini benar?"
ucap ku lagi dengan nada penasaran.
"seperti nya nenek mu benar"ucap kakek ku dengan tenang.
"lalu perhiasan ini ?"
ucap ku lagi.
"ini adalah peninggalan dari mendiang nenek mu,dan ini adalah untuk mu"ucap kakek sembari menepuk pundak ku.
"aku sebenarnya tidak menyukai perhiasan"ucap ku lagi.
"tapi nenek mu menyuruh nya memakainya",ucap kakek lim lagi.
"tapi ini terasa berlebihan"ucap ku lagi.
__ADS_1
"pakai yang kamu suka,buat lah nenek mu bahagia hanya dengan memakai satu perhiasan saja"ucap kakek ku lagi meyakin kan ku.
"baiklah aku akan memakai gelang kaki ini,kelihatan nya cocok dengan ku dan tidak terlihat mencolok saat memakainya lagian gelang ini juga unik"ucap ku sembari memperlihatkan nya lagi pada kakek.
kakekku hanya tersenyum.
lalu kakek ku pun kembali menjulurkan tangan nya lagi, dan terlihat lagi suatu benda yang keluar dari tangan nya.
aku hanya bisa menaikan alisku saja.
"cucuku, kantong ajaib ini akan membantumu"ucap kakekku lagi sembari menunjukan nya pada ku.
"kantong ajaib ?,apa aku tak salah dengar ?bukan nya kantong ajaib hanya ada di cerita-cerita saja"ucap ku sembari kebingungan.
"ini adalah barang pusaka langit juga,dia akan membantumu juga.
cobalah kamu masukan benda-benda yang tidak kamu butuhkan ,dia akan masuk kedalam kantong kecil ini,dan kamu bisa menggunakan nya nanti."
ucap kakek ku dengan senyum lebar nya.
aku pun mengangguk,
dan mencoba memasukan kotak hati itu yang sudah ku tutup kembali hanya tersisa gelang kaki saja.
dan ternyata benar kantong kecil ini ajaib,
kotak hati pun lenyap tanpa mengembung di kantong nya.
"kek kok bisa"ucapku sembari membuka mulut melebar.
kakek ku pun hanya tertawa saja.
"pakailah gelang kaki ini,"ucap kakek ku mengingatkan ku lagi,
aku pun mengangguk dan memakai gelang kaki itu,
"istirahatlah,kau akan kembali kedunia mu untuk menyelsaikan urusan mu di bumi,setelah itu aku akan menjemputmu kembali."
ucap kakek itu.
aku pun mengangguk dan menutup mata ku untuk beristirahat,
setelah itu kakek pun meletakan tangan nya yang bercahaya itu kepada keningku.
aku pun tertidur pulas saat itu hingga terdengar suara dari balik pintu ,
"kakak vina ,,kak vina bangun, oy bangun ,"suara di balik pintu itu adalah argo.
aku pun membuka mata dan mengucek nya.
dan mengerutkan kening ku kembali saat menyadari suasana ruangan ku beda dengan yang aku tiduri tadi.
"jadi aku bermimpi,,?"ucap ku lagi sembari menahan kantuk ku.
namu aku melihat sebuah kantong kecil itu di samping tidur ku,aku pun mengerutkan alisku lagi,
dan memeriksa gelang kaki ku.dan ternyata gelang kaki itu ada di kaki ku.
aku pun menepuk jidat ku ,
lalu bangun dari tempat tidur membuka pintu ,
__ADS_1
sebelumnya kantong itu aku simpan di dalam tas kecil ku agar argo tak bertanya tentang kantong itu.
bersambung...