Petualangan Dunia Baru Vivina

Petualangan Dunia Baru Vivina
Asal mula Lukisan al


__ADS_3

aku pun mengerutkan alis dan tak menduga yang di ucapkan al.


"orang-orang juga tau ini lukisan naga berkepala mahkota ,apa kalian tidak melihat nya sebelumnya"


ucapku dengan nada penasaran.


"emm ,aku baru tau sekarang"


ucap al dengan nada datar dan pergi duduk kesopa nya.


aku pun ikut berjalan dan duduk di sofa lain.


al pun menceritakan asal usul dia mendapatkan lukisan itu.


"pada waktu itu ada seorang kakek memberiku lukisan itu di tengah hutan,pada usia ku 12 tahun."


ucap al,dengan nada gusarnya.


memorie...


pada usia 12 tahun al berburu bersama dengan ayah nya,


ayah nya mengajak al pergi keluar kota dan memasuki area kehutanan.ayah nya bernama bima abraham william.


tibalah mereka di sebuah penginapan di desa itu,


wajah al sedikit tidak suka dengan tempatnya .


karna tempat itu menurut dia hanya sebuah gubuk biasa,dan tak layak di tempati.


mereka pun di sambut baik oleh kakek dan nenek yang tinggal disana.


nama kakek itu adalah cuan shu dan nenek itu bernama liyan shu.


mereka berdua tinggal di hutan itu untuk menjaga habitat hutan itu agar tak ada orang luar yang masuk kedalam sana dan merusak ekosistem lingkungan disana.


al pun masih berdiri di dekat mobil jipnya itu,


ayah nya sudah pergi menemui kakek dan nenek itu dengan menyambutnya.


tak selang beberapa menit ayah nya mengetahui anak nya tidak mengikutinya dari belakang,dia pun menuju arah mobil dimana anaknya berada.


"al kenapa kamu berdiri disini,ayo ikut dengan ayah hari sudah malam".


ucap ayahnya pada al.


al pun tak bersuara dan mengikuti arahan ayahnya,sesampai di gubuk itu kakek cuan pun tersenyum pada al.


"al ayo salam pada kakek cuan"


ucap ayahnya.


al pun menuruti ayah nya dan tersenyum pada kakek cuan dan memberi salam nya,dia pun memperkenalkan diri.


"kamu sudah besar sekarang,kamu akan tumbuh besar dan gagah setelah dewasa nanti."

__ADS_1


ucap kakek cuan.


al hanya berdiam diri dan sesekali tersenyum saat rambut nya di usap oleh kakek itu.


mereka semua pun memasuki gubuk itu dan beristirahat semalaman.


pagi nya pun telah tiba,al yang masih tertidur lelap dari tidurnya,


ayah nya pun pergi keluar dan berbincang-bincang dengan kakeknya yang tak lain adalah ayah kandung nya dari ayah al.


mereka berdua merahasiakan semua itu dari al dan anak-anak nya karna tidak mau memberikan beban berat dulu pada mereka.


al pun bangun dan menguap,dan melirik ke arah tempat tidur ayah nya yang ada di samping,


dia pun heran ayah nya tak berada di sampingnya.


dia pun turun dari kamar nya dan bertemu dengan nenek liyan.


nenek liyan pun menuntun al untuk pergi sarapan dulu sebelum bertemu dengan ayahnya.


"al kamu sarapan dulu ya,,habis itu kamu mandi dulu lalu nanti kamu bisa menemui ayahmu".


ucap nenek liyan .


al pun mengangguk dan makan seadanya di tempat itu,selsai makan dia pergi kedapur kecil untuk membasuh muka nya,dan pergi keluar tanpa sepengetahuan nenek liyan.


liyan pun sudah di luar tidak jauh dari pandangan nya dia pun melihat ayahnya dan kakek cuan disana ,


di gubuk terbuka seperti saung ronda gitu.


seketika itu pula kakek dan ayah nya menghampiri al.


"al apa kamu baik-baik saja",.


ucap ayahnya memastikan al.


al hanya meringis kesakitan pada saat itu,


lantas kakek menyuruh ayah al untuk membawa nya kedalam.


sesaimpainya di dalam al di letak di tikar kakek nya pun memeriksa kondisi al.


kakek nya tersenyum pada al.


"cucuku pejamkan mata mu "


ucap kakek al.


al pun dengan polosnya memejamkan mata ya ,dan seketika itu pula tangan kakek itu mengusap lutut al yang berdarah kini sudah tidak ada lagi luka dan tidak ada darah yang keluar.


al pun membuka mata nya ketika kakeknya menyuruh nya.


dia pun terkejut ketika luka luar nya tidak ada lagi yang membekas,


ayah nya hanya bisa tersenyum dan mengusap kepala al.

__ADS_1


dari kejadian itu al kini lebih dekat lagi dengan kakek nya cuan shu,sehingga tak tanggung-tanggung kakek nya memberikan latihan silat untuk al.


hingga berumur 17tahun.


al mendapatkan ilmu bela diri yang tinggi dari kakek nya,


dan dia di sekolahnya pun pada saat itu di pindahkan karna tidak ingin jauh-jauh dari kakek cuan.


akhirnya ayahnya pulang lebih awal dan menyiapkan berkas perpindahan sekolah al waktu kecil dulu.


selama lima tahun bersama dengan kakek cuan dan nenek liyan,


dia di ajarkan banyak hal ,tentang ilmu bela diri,pendidikan,dan karakter juga lingkungannya.


hingga pada saat perpisahan nya yang berusia 17thn itu .


karna dia harus meneruskan sekolahnya di luar negeri.


kakek nya al pun memeberikan lukisan itu yang tidak tau keberadaanya oleh al selama tinggal disana.


al pun terkejut pada saat itu.


"kakek dari mana kakek dapat lukisan ini,aku baru melihatnya"


ucap al dengan nada pensaran.


"ini kakek simpan di hutan,lalu kakek ambil lagi untuk mu,


oia lukisan ini terdapat sejarahnya.


dan lihat lah tulisan latin ini hanya ada satu orang yang bisa menterjemahkan nya.


dan kamu harus menemukan orang itu.lalu kamu berikan kotak ini padanya."


ucap kakek itu dengan tersenyum


al pun sangat kebingungan pada saat itu dan dia tidak dapat banyak bicara lagi pada saat itu.


kakek nya pun memberi penjelasan lagi.


"kamu akan mengerti setelah dewasa nanti,


kamu akan bertemu dengan seorang gadis cantik yang memiliki keterbatasan,


dia akan merubah sejarah masa lalu,simpan lah lukisan dan kotak ini ,jika kamu bertemu dengan nya jangan lupa bawa dia kemari kakek akan menunggu mu sampai dewasa".


ucap kakek itu.


al pun hanya bisa tersenyum dan memeluk kakeknya,,


perpisahan pun terjadi al harus pulang ke tempat orang tuanya dan meneruskan pendidikan sekolahnya di luar negeri.


****


"jadi begitulah ceritanya,jadi aku sampai sekarang belum bertemu dengan kakek cuan lagi."ucap al pada ku yang masih mencerna cerita al.

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2