Petualangan Dunia Baru Vivina

Petualangan Dunia Baru Vivina
Rencana Al dan El


__ADS_3

setelah argo menceritakannya,


ternyata diam-diam al dan el mendengar nya dari arah belakang.


mereka saling berpandangan satu sama lain.


argo ,kak gina dan aku pun tidak menyadari keberadaan mereka ,karna saking fokusnya mendengarkan cerita argo.


al dan el kemudian berjalan lagi ke arah ruang keluarga,


setelah duduk bersila di sofa dengan tangannya yang satu terlentang di atas penyangga sofa,


dan tangan nya satu lagi meraih minumannya,al pun berbicara pada el.


"apa kamu tadi mendengarkan cerita argo ?"ucap al sembari memperhatikan ekpresi el.


el hanya mengangguk,dan melirik pada al yang sedari tadi menunjukan ekpersi dingin nya.


"lalu apa rencana kakak?"ucap el pada al yang sudah tau akan terjadi sesuatu.


al hanya menunjukan senyum tipisnya,


"berikan informasi ini pada asisten ku son,biar dia mencari tau anak yang bernama bara itu,kasih dia pelajaran,namun cari tau dulu latar belakang keluarganya,jika bara adalah anak pengusaha,maka"


ucap al sembari tersenyum tipis,


el pun sudah memahami arah tujuan kata dari al.


el pun kemudian membuka layar hp nya dan menelpon son,


son pun mengangkat telpon dari el.


"hallo tuan"suara son dari kejauhan.


tanpa basi-basi lagi el pun memberikan informasi apa yang di ingin kan kakaknya itu pada son.


"son,cari tau informasi anak yang bernama bara yang bersekolah di smk drajat dan dia atletik pemain basket.


kasih pelajaran dia setimpal,dan cari tau juga latar belakang ayah nya,menurut kak al,bara ini anak pengusaha.


sudah tau kan arah pikir kak al bagaimana,Hancurkan perusahannya tanpa sisa."ucap el dengan datar dan dingin.


"baik tuan,apakah orang ini berbahaya untuk perusahan kita ?" ucap son yang masih bingung dengan perintah tuan nya itu.


"son,ikuti saja arahan dari kakak al,apakah kau sudah bosan hidup"ucap el dengan ancamanya.


son pu hanya bisa menelan ludahnya sendiri,lalu dia pun menggelengkan kepala tanpa sepengetahuan el,

__ADS_1


son yang dari kejauhan hanya bisa mengiyakan saja,


telpon nya pun terputus secara tiba-tiba.


son yang dari kejauhan pun hanya bisa bergumam pelan di ruang kerja nya,


"siapa lagi yang menentang tuan al,


hari ini akan sangat melelahkan"ucap son dengan mengehela nafas panjang sembari menatap laptop nya menyelesaikan sisa kerjaan nya ,


dan selesai dengan tugas kerjaan nya,


son pun beralih pandanganya pada sebuah benda yang tergeletak di meja kerjanya yang tak lain adalah hp nya,lalu dia pun mengehela nafas panjang,


son pun kemudian mencari informasi tentang bara.


mengecek hp nya lagi dan memberi informasi pada seorang intelejen khusus di perusahannya al,,


pesan dari son :


"carikan informasi anak yang bernama bara yang bersekolah di smk drajat,


cari tau juga latar belakang dari keluarganya,terutama ayah nya yang bekerja di perusahan,jika sudah menemukanya kirim via email


hari ini harus selesai,nyawamu taruhanya."


son pun mengambil secangkir kopi yang betada di atas meja nya,dan meminum nya perlahan.


son pun membuka layar hp nya lagi,kemudian dia hanya tersenyum tipis.


son adalah sony mahendra,seorang kaki tangan nya al atau bisa di kenal dengan asisten pribadi al,semua yang di lakukan al , son lah yang menghandelnya,


son ini orang nya rajin,teliti,juga dingin


son merupakan orang yang di segani dan di takuti banyak perusahanya,pembawaan nya yang dingin,santai,juga terbilang sangat sadis


sadis dalam artian tak pernah pandang bulu untuk membuat orang takluk pada perusahan al,maka dari itu son bilang mata elang nya al,


karna mungkin son ini dekat sekali dengan al,maka sifat al pun turun ke son,son ini merupakan sahabat al dari jaman sd.


al yang watak nya keras,dingin,galak,juga sangat dibilang prentamental,dia pun selalu menghormati keputusan sahabatnya ini son,maka dari itu kepercayaan nya pun penuh pada son ,


tak selang beberapa lama,kemudian


son pun mengirim ulang pada via email nya el,


el pun tersenyum tipis menatap layar hp nya.

__ADS_1


dan memberikan informasi itu pada kakaknya,


al pun tersenyum dan mengangguk tanpa berkata apa-apa.


tak selang beberapa lama argo yang dari dapur pun menemui mereka.


"emm kak al sama kak el gak ikut kedapur ?"ucap argo yang tidak canggung lagi pada mereka dan memberanikan diri untuk bertemu mereka.


al pun mentap pada arah suara argo,dia hanya tersenyum pada argo,al pun menyuruh argo untuk duduk di dekat nya.


"kemarilah"ucap al.


argo pun menuruti al.


"emm ,bagaiman lomba mu,apa kah kamu menang"ucap al lagi sembari mengelus rambut argo.


argo hanya bisa tersenyum canggung dan menceritakan semua beban nya itu.


al dan el yang mendengarkan pun hanya bisa saling pandang,dan tersenyum tipis.


"jadi lusa kamu akan masuk babak final,apa kah acara nya akan lebih rame lagi ?"ucap al dengan menatap argo lebih dalam.


argo pun mengehela nafas panjang,dan tertunduk,sembari memikirkan kejadian tadi siang itu.


el yang sedari diam pun mencoba membuka suara untuk mencairkan lamunan argo.


"argo apakah kamu baik-baik saja?".


ucap el memastikan ekpresi argo.


argo pun menoleh pada al dan el dan menangguk pelan,


"aku akan menampilkan yang terbaik dari sebelum nya"ucap argo dengan senyum manis nya.


al dan el pun hanya bisa mengangguk dan saling pandang tersenyum tipis.


mereka bertiga pun menikmati acara tontonan nya dan ngemil bareng.sesekali terdengar jelas gelak tawa dari mereka terutama al suara tawa nya masih terngiang-ngiang di telinga ku.


aku dan kak gina hanya saling berpandangan,


"kenapa mereka tertawa begitu,apa ada lelucon dianatara mereka".ucapku pada kak gina sembari membantunya memasak.


"mungkin,sudah lah biarkan saja,lagian apapun yang di ketawain mereka pasti tidak jauh-jauh dari acara tv"


ucap kak gina sembari memotong daging.


kami berdua pun menyelsaikan masakan kami,

__ADS_1


karna hari sudah semakin sore,


kami pun sebisa mungkin beradu cepat dengan waktu.


__ADS_2