Petualangan Dunia Baru Vivina

Petualangan Dunia Baru Vivina
Tampil Memukau untuk dia


__ADS_3

sesudah mandi aku pun masuk kamar lagi sembari membawa gaun itu.


kak gina pun sudah mentutup kemabali kamar mandi untuk dia pakai.


setelah memasuki kamar dan mengunci kamar aku pun meletakan gaun itu di atas badcoverku.


dan mengeringkan rambut panjang ku dengan handuk tadi,


selesai dengan mengeringkan rambut.


pandangan ku pun tertuju pada gaun yang ku letakan tadi.


ada rasa canggung pada diriku untuk memakai gaun ini.


aku pun mengela nafas panjang.


"jika jalan ku normal mungkin memakai gaun ini pun tidak akan merasa canggung dan ragu lagi."


ucapku dalam lamunanku.


aku pun mengurungkan niat ku untuk memakai gaun ini,karna gaun ini terlalu indah .


aku pun memasukan kembali pada pelastiknya itu namun secara tak sengaja ada sebuah surat yang jatuh dari pelastik itu ,


aku pun mencob membuka nyan membaca nya dalam hati.


"gadis kecilku,kamu kan terlihat sangat cantik malam ini memakai gaun yang khsusu untuk mu, pakailah gaun ini karna ku,aku mohon aku ingin melihat senyum indah mu mengenakan gaun ini."


dari xio.


aku pun tersenyum malu membacanya.


dan rona wajah ku mungkin memerah.


aku pun mengurukan niatan burukku tadi lalu aku membuka gaun itu.


benar saja gaun itu tarlalu indah untuk ku pakai.dengan melihat gaun itu saja aku selalu mempertimbangkan nya namun ketika aku memandang surat itu selalu ada rasa cemas juga.


dan aku pun membulatkan pikiran ku untuk segera memakainya.


selesai memakai gaun itu yang tidak terlalu panjang,aku pun mengarah mengahadap kaca yang ada di meja rias ku.


aku tidak percaya apa yang ku pakai begitu pas di tubuhku.

__ADS_1


gaun ini bermotip bunga di bagian pinggiran dada,dan manik-manik bening yang memperlihatkan jika terkena sorotan lampu akan menyilaukan mata.


gaunya pun hanya selutut ku dan pas di tubuhku.


namun yang menggajal dari diriku adalah ada belahan di dada yang memperlihatkan samar-samar dada ku.


aku pun hanya bisa menelan ludahku sendiri,memandang diriku dan merinding di setiap bulu kudukku.


aku pun memejamkan mata ku dan mengehela nafas panjang.


",baikklah ini untuk kak xio,"


ucap gumam pelan ku.


dari arah balik pintu terdengar seseorang membukan kan pintu aku pun mencoba membalikan badan


dan ternyata sosok bidadari memasuki kamar ku ya itu kak gina.aku terpukau dengan kecantikan kak gina,


"woow vinaa kamu sangat sangat cantik sekali dengan gaun ini,,lihat lah aku tidak percaya yang ku lihat ini adalah adikku sendiri aku tadi sampai berpikir siapa yang berada di kamar mu ini dan ternyata ini kau yang sesungguhnya"


ucap kak gina dengan berbagai pujian.


aku hanya tersenyum canggung dan begitu sangat malu.


"kak gina juga sangat luar biasa nya cantik sekali dengan gaun merah itu,dan gaun itu cukup pas di tubuhmu,aku juga tidak percaya bidadari yang nyasar ke kamar ku ternyata itu kau haha kakak sangat cantik cantik bangett,awas nanti banyak lelaki yang melirik haha".ucapku menggoda kak gina.


rona merah di pipi kak gina pun terlihat.dia seperti menahan rasa malunya yang di puji oleh adiknya sendiri.


kak gina pun mendekati ku dan mengarahkan ku memandang kaca.


"vina kamu akan terlihat cantik lagi dengan beberapa polesan di wajah mu ,"


ucap kak gina sambil mengarahkan ku duduk di kursi rias.


kak gina pun membuka beberapa alat makeup ku dan bedakku,merias wajah ku dengan beberapa polesan .tak lupa juga ada eyeshadow di kelopak mata ku dengan warna yang tidak mencolok namun masih terlihat elegan dan eyeliner dan maskara lalu menerapkan bulu mata mempertajam mataku,.


mata ku tidak di pasang soflent karna mata ku sudah alami dengan warna biru itu.


beberapa menit aku menutup mata ,kini kak gina menyuruku untuk membukanya.


betapa kagetnya aku saat memandang wajah ku sendiri tidak percaya apa yang ku lihat sekarang.


kak gina hanya menoleh ku dengan senyuman manisnya.

__ADS_1


dia pun merapihkan rambutku di pinggirannya terdapat beberapa kepangan dan tengah nya hanya di uraikan saja.


dia pun memasangkan jepit bunga lotus ke rambutku


.


aku pun berdiri dan memperlihatkan keseluruhannya pada kak gina.


kak gina pun tersenyum dengan kebahagiaan karna dia berhasil mengcover wajah ku dengan sempurna.


aku pun menyemprotkan parfum kesukaan ku ya itu seperti wangi bayi.


tak lupa juga membawa minyak kayu putih karna kemungkinan kami pulang akan malam sekali.maka aku menyediakan nya karna takut masuk angin.


kami pun bergegas keluar menghampiri argo.yang sudah menananti kami di ruang tamu,


saat beberapa langkah sudah dekat dengan argo,argo pun menatap ku dengan beda dia memberikan sorotan mata lain seperti tak percaya bahwa aku didepan nya adalah kakaknya.


mata nya tak mengedip apa-apa,aku hanya bisa tersenyum malu pada argo.


"kakak kakaku sangat cantik malam ini "ucap dia memuji kami berdua.


kami yang sudah berada selangkah dengan nya dan tanpa di sadari argo,aku pun mencubit perut argo supa mengedipkan mata nya itu.


"argo berapa lama lagi kamu memandang kami"


ucapku dengan nada menggoda pada argo


argo hanya meringis kesakitan dan rona wajah nya pun berbeda dan dia hanya menggarukan kepala nya pada saat itu karna salah tingkah nya membuat kami tertawa.


mobil pun yang menjemput kami sudah tiba terdengar suara klason yang mencairkan suasana,


aku pun mengehela nafas panjang dan menatap adik dan kakaku.


kak gina pun meyakin ku,dan argo membukakan pintu itu,


lalu meraih tangan ku satu lagi kami bertiga pun keluar.


kami pun di sambut ramah oleh sopir itu dan tersenyum pada kami dan membukakan pintu mobilnya untuk kami.


kami pun memasuki mobil itu ,


mobil itu pun meluncur keluar komplek dan meninggalkan rumah kami .

__ADS_1


dada ku serasa berdetak kencang tiba-tiba,di setiap perjalanan aku merasa ada kecemasan,dan harus bagaimana saat mengahadapi xio nanti.aku pun hanya bisa menggegam erat tangan kak gina pada saat itu kak gina pun hanya tersenyum dan mengelus tangan ku dengan hangat.


__ADS_2