Petualangan Dunia Baru Vivina

Petualangan Dunia Baru Vivina
saling memberi hadiah


__ADS_3

kami pun keluar dari restournt itu dengan perut kenyang,


kak gina dan el pun kembali ke kerjaan nya,


aku ,argo,al ,dan son pun pergi meninggalkan acara el.


kami pun kelantai bawah lagi menikmati suasan sore keramaian di mall itu,


lagi lagi banyak mata yang tertuju ke arah kami,tambah lagi dengan ke hadiran al,


mata para wanita pun tertuju pada al.


aku hanya bisa menggelengkan kepala saja.


argo pun hanya bisa tersenyum dan al pun hanya diam tanpa berekpersi,


son yang di belakang kami hanya mengawasi jalan arah kami agar tak ada orang yang datang menemui kami.


argo pun terhenti lagi menatap sepatu yang ada di toko itu,


aku yang menatap argo merasa bersalah pada nya karna gak bisa membuat dia senang.


al yang menyadari ekpresi ku pun menyuruh son untuk memasuki tokoh itu bersama dengan argo.


"argo carilah yang kamu mau,biar son yang akan membelikan nya,cari barang-barang yang kamu suka,aku dan kakak mu akan menunggu mu di caffe kopi itu."


ucap al sembari tersenyum pada argo.


mata argo pun berkaca-kaca,dan menatap ku,aku yang kebingungan pada saat itu harus mengambil tindakan apa.


lalu aku hanya bisa tersenyum dan menganggukan kepala,terlihat jelas senyum bahagia argo.


argo dan son pun memasuki toko itu.


al pun melangkah menuju kedai kopi,


aku pun mengikutinya dari arah belakang,


kami pun duduk di kursi yang sudah tersedia oleh tamu .


al pun menatap ku dengan senyuman.


"hey ,kenapa kamu tersenyum apa ada yang salah dari ku"ucapku sembari menatap kembali al.


"apa hari ini bahagia ,?"ucap al memastikan diriku.


"hari ini aku sangat senang sekali,karna bisa melihat adik bungsu ku itu bisa tertawa bahagia di tempat ini,jarang sekali aku melihat dia tertawa terbuka seperti ini,,karna dulu fisikku tidak memungkin kan"ucap ku sambil menatap dari kejauhan arah argo yang masih memilih barangya.


"apa kamu sangat menyanyangi adikmu itu ,apa yang istimewa dari dia "ucap al sembari memperhatikan ku lagi.


"emm dia sangat mirip dengan ayahku,maka dari itu aku sangat menyayangi nya karna dia mengingatkan ku pada ayah ku"ucap ku lagi sembari menatap al.


al pun menaikan alis dan menanyakan lagi.


"ayah ?memang ayah mu kemana?"ucap al dengan sorotan mata penasaran nya.


aku pun berbatuk dan tersenyum canggung.


"emmm ayah,ayah ku masih ada,cuma dia tinggal nya bukan disini,dia lagi mengerjakan sesuatu dengan ibuku di tempat lain,cepat atau lambat kamu juga akan mengetahui nya."ucap ku lagi sembari mengusap leher belakang ku.


al hanya bisa menaikan alis nya dan menunggu pesanan nya datang,


pesanan nya pun sudah tiba,


lalu kami pun ngopi di tempat itu dengan membicarakan hal lain lagi,


selang beberapa menit kemudian.argo dan son tiba kembali ke kedai kopi.


"lihat lah kak,aku bisa beli ini karna berkat om son"ucap argo sambil menatap son.


son hanya bisa terbatuk ketika argo memanggilnya om.


kami pun hanya bisa tertawa kecil mendengar polosnya argo.


al pun menyuruh duduk argo dan son ,


palayan kedai pun menujukan beberapa revisi kopi pada mereka berdua,


aku hanya bisa tersenyum melihat kebahagiaan argo.


hal serupa yang di lakukan al adalah menatap ku kembali dengan senyuman nya.


tak selang beberapa lama hp al pun berbunyi,


dia pun membuka layar hp nya dan menatap layar hp nya sebelum mengangkat nya,


kemudian dia pun meninggalkan kami untuk mengangkat telepon nya dari kejauhan.


"sayang kamu dimana ?"ucap siska dari ujung telpon.


"aku berada di mall bersama teman ku"ucap al sembari memijat keningnya.


"mall yang mana ,aku juga berada di mall"ucap siksa lagi.


"aku di mall el yang baru buka hari ini,kenapa kau menelpon ku."ucap al lagi dengan nada dinginya.


"emm aku rindu kamu ingin bertemu kamu,kalau boleh tau kamu di sebelah mana"ucap siksa lagi memastikan al dari kejauhan.


"aku di caffe kedai kopi,"ucap al lagi.


"coba lihat kebelakang"ucap siksa.


al pun menoleh kebelakang dan melihat sosok kekasihnya dengan pakaian seksi nya,


siska pun berlari kecil dan memeluk tubuh al yang bidang itu,


al pun melepaskan pelukan siksa,


teman siska hanya bisa tersenyum kecut menyaksikan teman nya itu bisa mendapatkan orang tersohor seperti al.


"kamu kenapa kesini,"ucap al sembari memperhatikan ruang kedai kopi dari luar.


"ya aku melihat mu disini ,hayoo kamu jalan sama siapa"ucap siksa sembari memperhatikan gerak gerik mata al.


"teman"ucap datar al.

__ADS_1


"teman apa teman"ucap siska.


al yang sedari tidak melihat siksa akhirnya mata nya menyusuri mata siska dan menatapnnya dingin.


siska pun mulai menghentikan aksi nya yang sedari tadi tangan nya selalu memegang dada al.


aku yang sudah terlalu lama di dalam kedai pun akhirnya memutuskan untuk keluar bersama argo dan son,


kami pun keluar kedai.


tak bebarapa jauh dari kami terlihat al bersama dengan seorang gadis.


aku pun menyempitkan mata ku agar melihat jelas wanita itu.


al pun menatap ke arah kami,dan segera melepaskan diri dari siska,


siska dan temanya pun mengikuti arah al dari belakang.


al pun sudah tiba di hadapan kami,


al pun menatap mata ku dengan tajam,


selang beberapa menit wanita yang di bawa al pun datang di samping al.


al hanya bisa memaling kan wajah ke arah son.


dan son pun terlihat menelan ludah nya sendiri,


"gadis ini pernah ku lihat tapi dimana "ucap siksa dalam hati.


aku pun hanya bisa menatap dingin siksa,


entah kenapa aku tidak suka dengan keberadaan siska,


siska pun membuka bicara dan memperkenalan diri.


"hallo aku siska kekasihnya al,emm kamu temannya al ya"ucap siska sembari menjulurkan tangan nya.


aku pun hanya bisa memberikan senyum palsu ku dan menjulurkan tangan ku.


"oh aku,vivina rekan bisnis al"


sembari menatap dingin al.


al hanya bisa tersenyum tipis pada saat itu,


siska pun mengajak ngobrol bareng padaku,


aku pun hanya bisa mengikuti arah jalan siska.


kemudian aku pun ingin berpamitan pulang karna melihat kak gina sudah keluar dari lantai lima dan menuju ke arah kami.


"nona ,aku harus pamit dulu ,hari sudah malam dan kakaku sudah kembali lain waktu kita akan bertemu lagi."ucap ku sembari berdiri dan menundukan kepala.


argo pun mengikuti tindakan ku dan berpamitan,


al pun menghampiri kami,


son di tinggal menemani siksa terlebih dahulu.


"eh al kenapa kok kesini bukan nya kamu nemenin kekasihmu"ucap ku sembari menatap al dengan heran.


"emm aku akan mengantar mu pulang dan argo bisa pulang dengan mobil nya el dan gina."ucap al sembari menatap el yang sudah tiba didekat kami.


el pun hanya bisa memalingkan wajah kusutnya.


el pun mengajak argo untuk pergi ke parkiran dan memasuki mobil dan menjemput kak gina di loby mall.


aku yang masih mengikuti langkah al dari belakang dan memasuki lift dan turun kebawah memasuki parkiran.


kunci nya pun memencet bel ,dan terdengar lah suara mobil al.


dia pun membukakan pintu untukku.


dan dia pun kembali masuk kedalam sembari memakai sabuk pengamannya,


al yang memperhatikan ku karna tidak memakai sabuk pengaman pun


akhirnya mendekati wajah ku dan tersenyum.


"deg deg deg"suara jantung ku terasa begitu cepat ketika menatap wajahnya al,


aku pun hanya bisa memalingkan wajah ku karna menahan malu.


al pun sudah selesai memakaikan sabuk pengaman untukku,


dia pun terseyum padaku melihat ekpresi ku dan menggelengkan kepalanya.


mobil nya pun di lajukan,


dan memutari beberapa area dan masuk keluar setelah menekan kartu parkirannya di dekat post scurity.


kami pun keluar dari gedung parkiran dan menuju jalan raya yang sudah memadat karna para pegawai kantoran telah kembali pulang.


lalulalang mobil saling memberi kelakson ketika lampu merah tiba,


hanya ada keheningan di dalam mobil al.


aku yang menikmati keramaian jalan pun tak menghiraukan mata al yang selalu memperhatikan ku.


"apa kah menurut mu kota ini sudah sangat teratur ?"ucap al mencairkan suasana keheningan.


"emm,menurut ku sih sudah teratur tinggal orang orang nya saja yang harus bisa bersabar"ucap ku lagi sambil memperhatikan jendela mobil.


ketika aku menatap kaca mobil sebelahku terlihat jelas mobil yang tak asing bagi ku,


itu adalah mobil xio,


"xio"ucap ku pelan,


al pun mendengar ucapanku dan memperhatikan jendela mobil sampingku.dan menaikan alisnya,


al pun menurun kan kaca mobil di samping ku,d an membunyikan kelakson nya.


terlihat samar xio pun memperhatikan mobil al,dan membuka kan pintu mobilnya.

__ADS_1


"eh kalian dari mana"ucap xio dari mobilnya.


"kami dari mall nya el,kau mau kemana "ucap al lagi sembari menatap xio di dekat setirnya.


aku hanya bisa diam dan menatap ke depan dan tak menghiraukan mereka berdua .


lampu merah pun berganti menjadi hijau,


mobil al pun melaju lagi dan menghentikan nya di tepi jalan,di susul oleh mobil xio dari arah belakang.


"apa kah kau mau turun"ucap al memastikan ku.


aku pun mengangguk dan kami pun keluar dari mobil.


terlihat jelas raut terkejut dari xio saat menatap ku,xio pun mendekat ke arah ku,


"vina apa ini kau,kau sudah berjalan normal lagi,syukurlah"ucap xio sembari mengelus kepala ku.


aku pun hanya bisa tersenyum canggung pada xio.


"emm kak xio berasama siapa dan mau kemana"ucap aku sembari memperhatikan mobil xio yang masih ada orang di dalam nya.


"emm iyah xio ,kamu mau kemana ?"ucap al sembari menepuk bahu xio.


xio hanya bisa tersenyum kecut dan balik ke arah mobilnya dan membukakan pintu itu.dan terlihatlah wajah devi dengan memastikan pakaian nya rapih kembali.


mereka pun mengarah pada kami.


"aku mau nganterin kekasih ku ke bandara,


"ucap xio sembari memeluk devi dari arah samping.


aku hanya bisa tersenyum kecut melihat pemandangan itu,


dan al pun merangkul pundak ku tiba tiba,


aku pun kaget dan menatap pada al,al hanya bisa tersenyum.


xio pun memperhatikan kami dan tersenyum tipis.


sudah beberapa menit ngobrol, xio pun berpamitan lagi.


dan melajukan mobilnya dengan cepat.


aku dan al pun memasuki mobil kembali.


"tuan al terimakasih untuk hari ini,"ucap ku menatap al,


al hanya bisa menaikan alis nya dan melajukaan mobilnya.


"untuk apa"ucap al


"untuk semuanya,"


ucapku lagi.


"emmm baiklah,apa kita akan langsung pulang atau berhenti lagi "ucap al.


aku hanya bisa bilang untuk cepat pulang saja,


sepanjang perjalanan aku hanya menikamatinya dengan menatap arah jendela mobil,dan selalu memberikan senyum ku pada al.


tiba lah di depan rumah ku,aku pun baru ingat ketika membuka tasku terdapat ada kantong ajaib ,


dan mencoba mengambil sesuatu di dalam kantong itu,aku pun tersenyum ketika mendapatkan apa yang ku inginkan.


al hanya bisa menaikan alisnya ketika menatap ku dengan aneh.


"kamu kenapa "ucap al dengan menatapku.


"emm aku mau kasih kamu hadiah atas rasa terima kasih ku,dan kamu harus menutup mata mu dulu."ucap ku pada al


al pun menutup mata nya,


dan tangan ku pun menggengam kalung berbentuk naga perak yang sudah di titipkan oleh kakek ku mengarahkan nya pada mata al.


memorie


"cucuku,aku akan menitipkan sesuatu untuk mu ,"sambil menjulurkan tangan kosongnya dan terlihat lah kalung naga perak.


"ini untuk siapa kek"ucap ku lagi.


"berikan ini pada cucu kakek cuan shu,ini adalah benda pusaka kerajaan naga perak,


dia akan kembali lagi ke sini,dengan kalung ini dia bisa menemui ku"ucap kakek lim.


aku pun menyimpan kalung itu di kantong ajaib,setelah itu memakai gelang kaki dan kakek menyuruh ku bersitirahat dan pada akhirnya ku kembali lagi kerumah ku.


**


"bukaalah mata mu"ucap ku sembari tersenyum,


al pun membuka mata nya dan mengangkat alisnya.


"kalung naga,untuk siapa?"ucap al sembari memegang kalung itu.


"untukmu ,ini khusus untukmu,aku yang mencarikan nya untuk mu tadi di mall"ucap ku sembari mencari alasan agat al tidak banyak nanya lagi.


al pun tersenyum lebar,dan menatap kalung itu,


"sini kamu mengahadap jendela,aku pakaikan,,"ucap ku sembari memutarkan badan al mengarah jendela mobilnya.


aku pun memakaikan nya dengan tersenyum,


al yang menatap dari arah jendela mobilnya hanya bisa tersenyum lebar mendapatkan hadiah dari ku.


setelah memakainkan kalung aku pun pamit pada al,


al pun tidak turun karna hari sudah malam.


al pun tersenyum pada ku dan melambaikan tangannya .


dan melajukan mobilnya kelur dari area rumah ku.


bersambung..

__ADS_1


__ADS_2