
"ehh lihat dehh itu kan president busnise yang terkenal itu kan,,,ahh dia gedong gadis itu lihat lah,,so swettt banget".ucap salah satu tamu permpuan yang berada di meja itu dan melirik ke arah kami,ngegosip sesama temannya.
"ehh iyah yahh cewek juga cantik apa dia itu pacarnyaa ,,"ucap timbal balik teman nya..
"denger-denger belum lama ini president itu lagi deket sama satu permpuan cantik ,,,mungkin iya juga sih secara dari penampilan mereka berdua itu sangat serasi".
ucap teman nya lagi.
aku yang mendengar dari kejauhan setelah melewati mereka pun masih mendengar gosipan itu,hingga membuat ku malu saja.
aku pun mencoba mengadah ke atas,untuk melihat ekpresi al,namun yang ku lihat malah sebaliknya,dia terlihat tidak berekpersi seperti sebelumnya,,mata nya hanya mengarah ke perjalananya,
aku pun heran dengan dia,apa dia tidak mendengar ucapan gadis-gadis itu atau tidak mempedulikan nya sama sekali,,
setelah sampai diluar loby dan mengarah ke arah kemobil sport nya yang mewah aku meminta untuk di turunkan,karna aku merasa malu sekali pada saat itu.
"tuan menyebalkan berapa lama lagi kau menggedongku,cepat turunkan aku,,"
ucap ku dengan nada tinggi supaya al mendengarnya.
al pun berhenti setelah melewati anak tangga,
dan menurun kan ku secara kasar.
"brukk".aki terjatuh ke bawah
"awwww,apa kamu sudah gila menurunkan aku secara kasar seperti ini".
ucap nada kesal ku pada al.
untung nya di luar sana tidak ada orang,maka dari itu aku pun bisa lega atas kejadian yang memalukan itu.
"kau yang minta turun,kenapa salahkan aku,"ucap dia dengan nada tidak bersalah.
aku pun geram pada dia,dan meminta asisten nya untuk membangunkan ku yang sedari tadi mengikuti kami belakang.
setelah beberapa saat,aku pun berdiri dan meminta tongkat ku tadi.
aku pun berdiri menjauhi al,
al hanya menaiki alis pada saat itu.
"kenapa kau pergi ke arah sana,apa kau tidak mau ikut pulang dengan ku".
ucap dia sambil membuka kan pintu.
aku pun berhenti dan menoleh pada al.
"heyy aku tadi hanya memakai nama saja untuk mencari alasan pada xio,jadi jangan ge'er ya,,aku tuh males semobil sama orang nyebelin kayak kamu".
ucap ku dengan nada datar dan menusuk pada al.
aku pun berjalan lagi,dan mencari taksi yang mangkal di sana,namun yang ku dapatkan nihil,tidak ada taksi yang lewat pada saat itu,
aku pun prustasi karna sudah lama berdiri ditempat yang ku datangi tadi,
kanan kiri ku menoleh pun tidak ada taksi.
al pada saat itu sudah pergi meninggalkan ku sendiri,karna alasan ku yang membuat dia pergi juga.
"ahh bodoh sekali aku,kenapa tadi aku gak ikut sama dia aja"ucap nada penyesalan ku.
aku pun mencari tempat duduk di taman yang dekat tidak jauh dengan restourant tadi.
setelah duduk di kursi di taman itu,
aku pun mengehela nafas panjang.
dan menikmati bintang yang bertaburan,
ada sebuah kilatan di atas langit seperti bintang jatuh,
aku pun memejamkan mata dan meminta sesuatu.
"tuhan,aku ingin segera sembuh,berjalan normal lagi dan bisa membantu kak gina dan argo,aku tak ingin keterbatasan ku bisa membuat mereka semua cape,aku ingin melihat kebahagiaan mereka,"ucap ku dalam hati dengan tangan mengadah meminta permohonan.
derai tetesan air mata ku pun terjatuh,membasahi pipiku,
aku pun terhanyut dalam lamunan ku,membayangkan semua yang terjadi pada diriku tempo dulu,mulai dari kebersamaan ku dengan argo,kak gina,hingga terlintas kebersamaan ku dengan xio,
hatiku pun sangat sakit sekali ketika aku membayangkan dia bersama kekasihnya pada saat diresturant itu.
aku pun menangis sejadi-jadinya dan histeris dan berteriak sekencang-kencangnya.
seketika itu pula hujan tiba-tibs turun,
aku pun mengadah ke atas dan menikmati air hujan membasahi tubuhku.
aku seperti orang terlantar disana,
duduk berdiam diri,
hingga pusing ku pun kembali berdenyut.
aku pun coba menahan sakit itu,dan mulai berdiri,
namun tubuhku tak bisa menopang ku,aku pun terjatuh di pelukan seseorang yang tidak aku kenali ,karna pada saat itu mata ku memudar seketika dan lalu tak menyadarkan diri lagi.
***
ketika aku bangun dari tidurku,secara perlahan aku pun membuka mataku melihat langit-langit kamar itu dan aku pun mencoba untuk duduk dan menahan rasa sakit kepala ku yang tersisa,
aku pun memandang semua sudut kamar yang asing bagi ku.
"aku dimana,,kenapa aku disini".ucapku sambil mengingat kejadian tadi malam
memorie...
derai tetesan air mata ku pun terjatuh,membasahi pipiku,
__ADS_1
aku pun terhanyut dalam lamunan ku,membayangkan semua yang terjadi pada diriku tempo dulu,mulai dari kebersamaan ku dengan argo,kak gina,hingga terlintas kebersamaan ku dengan xio,
hatiku pun sangat sakit sekali ketika aku membayangkan dia bersama kekasihnya pada saat diresturant itu.
aku pun menangis sejadi-jadinya dan histeris dan berteriak sekencang-kencangnya.
seketika itu pula hujan tiba-tiba turun,
aku pun mengadah ke atas dan menikmati air hujan membasahi tubuhku.
aku seperti orang terlantar disana,
duduk berdiam diri,
hingga pusing ku pun kembali berdenyut.
aku pun coba menahan sakit itu,dan mulai berdiri,
namun tubuhku tak bisa menopang ku,aku pun terjatuh di pelukan seseorang yang tidak aku kenali ,karna pada saat itu mata ku memudar seketika dan lalu tak menyadarkan diri lagi.
---
"oia,aku tadi malam di taman,dan ada seseorang yang membawaku kemari tapi aku tidak ingat siapa dia".
ucapku sambil mengingat-ingat wajah seseorang itu.
aku pun menoleh ke tubuhku,seketika itu pula aku terkejut dan kaget setengah mati.
dan berteriak keras
"aaaaaaaaaaaaa"teriakan ku membuat seisi rumah itu kaget dan menuju kamar itu.
terdengar suara pintu terbuka,dan masuk lah dia pads saat itu juga.
aku pun menoleh padanya dan aku juga terkejut saat itu juga.
"kamuu kenapa kamu ada disini juga",ucap nada kesal pada laki-laki yang tak lain adalah al.
"harus nya kamu berterima kasih ,aku yang menemukan mu waktu ditaman tadi malam,sampai aku pun ikut hujan-hujanan."ucap al dengan memberi penjelasan.
"aku kan tidak meminta bantuan dari mu,kamu nya aja yang aneh ,,udah tau aku juga yang ditinggal sama kamu,masih aja nyariin dasar cowok aneh".ucap ku dengan nada kesal pada al.
al hanya batuk tiba-tiba dan mengelus dada.lalu mendekatiku beberapa langkah hingga ku hentikan langkahnya .
"eeeh diam disitu,kenapa kau mau kesini,,sana keluarrrr"ucapku sambil mengembungkan pipi ku dan melemparakan bantal yang sedari tadi di pelukan ku.
"astaga kenapa tadi malam aku harus menolong wanita ini,siall"ucap al dengan nada kesal dan geram nya..
"hey aku bisa mendengar nya,,siapa suruh kau menolong ku dasar lelaki aneh".ucap timbal balik ku lagi.
al pun hanya menggelengkan kepala dan mengelus dadanya dia pun menyelinap keluar lagi .
"dasar lelaki nyebelinn,anehh,dan gak tau diri".
ucapku dengan nada pelan dan emosi.
"hey aku masih bisa mendengar mu dari luar"ucap al dari ujung pintu yang sudah menutup itu.
aku pun mengambil nya yang tak jauh dari ku,
aku pun menyusuri gorden yang tak jauh dari tempat tidurku,dan membuka secara perlahan,
aku pun sangat terpukau dengan keindahan alam disana.
terlihat jelas arah kaca ini menghadap ke taman dan terlihat jelas kolam renang di bawahnya,
aku pun menelan ludah ku sendiri,rumah siapa yang aku tempati ini.
aku pun larut dalam lamunan ku dan baru ingat pada argo juga kak gina,
segera aku kembali ketempat tidurku mencari tas kecilku,
sudah kucari dimana-mana namun tidak menemukan nya,
hingga aku bergegas keluar kamar itu untuk mencari seseorang.
tak jauh setelah aku membuka pintu ternyata al berada di sofa itu dengan tidur mengadap atas dan menutup mata nya dengan satu tangannya.
aku pun menaikan alis,
dan mendekati dia secara perlahan agar tak mengeggetkan dia.
aku pun duduk di sofa samping nya.
mencoba meraih menepuk lengan yang mentutup matanya itu,
belum sempat menyetuhnya dia sudah mengubah posisi tidurnya menjadi menghadapku,
aku pun menelan ludah ku sendiri saat menatap wajahnya yang tampan itu,aku hanya bisa tersenyum pada saat itu melihat wajah polos al saat tertidur.
mungkin al pada saat itu pura-pura tertidur,dan mencoba menyempitkan matanya untuk memandang ku dan ekpersi ku,benar saja dia tersenyum tipis pada saat itu.
dia pum secara perlahan membuka mata nya dan aku pada saat itu tidak sadar memperhatikan wajah nya yang tampan itu dia pun mencoba mendekati ku yang tersenyum .
dan meniupkan nafasnya ke arah wajahku,
aku pun kaget dan mengubah posisi duduku pada saat itu,ada rasa malu campur aduk pada saat itu dan aku hanya bisa memegang tengkuk leher belekang ku dan mengalihkan pandanganku agar dia tidak melihat rona merah wajah ku menahan malu ku,
"apa ku sudah puas menatap wajah ku yang tampan ini"ucap dia dengan menyombongkan diri.
"dihh ganteng dari mananya,jelek gitu"
ucap ku mencari alasan tanpa menoleh pada nya.
al pun tertawa lepas saat mendengar jawaban ku,
"kenapa kau tertawa,emangnya ada yang lucu",
ucapku pada al dengan nada datar.
__ADS_1
al pun kemudian mengehentika tawa nya seketika,dia pun memandangku dengan tajam.
"mata mu terlalu tajam menatapku,jika orang-orang mentap mu dengan sorotan mata mu seperti itu,orang-orang itu pun akan ketakutan apa lagi anak-anak bisa bisa kabur sebelum lihat kamu,"
ucapku memalingkan mataku pada al.
al pun hanya bisa tersenyum tipis pada saat itu dan mengalihkan pandangan nya ke arah lain,
"untuk apa kau kemari menemuiku".
ucap al dengan nada penasarannya.
"aku kemari hanya naluri saja lagian tempat ini luas bisa siapa aja nyasar lagian aku juga mau bertanya padamu,apa kamu lihat tas kecil ku yang semalam aku pakai ."ucapku pada al dengan nada penasaran.
"hemmm,"
dia pun hanya mendehem saat itu sambil mengganti-ganti kan acars tv yang pada saat itu tv nya sudah nyala dari tadi.
"heyy apa kah kamu mendengarku,"ucapku dengan nada tinggi .
al pun hanya menoleh pada ku dan dia pun melirik ke benda yang ku cari dari tadi.
arah pandangnya tertuju pada almari kecil yang dekat dengan dia.
aku pun menaikan alisku ,
"kenapa tidak bilang dari tadi"ucap ku pada al dengan nada kesal.
al pun merubah posisi tidurnya tadi menjadi duduk mengahadap tv sambil menjulurkan kaki.
aku pun berdiri dan melewati meja nya dan mengambil tas itu,dan memeriksa dalam tas itu
"syukurlah tidak ads yang hilang".
ucapku pelan.
",apa penting nya tas itu,udah kecil isi nya cuma kayu putih sama hp doang"ucap al dengan mengejek ku.
"jadi kamu sudah melihat isi tas ku,,ihh gak sopan tau"
ucapku mengembungkan pipi ku dengan kesal.
al pun hanya menggelengkan kepala dan mengelus dadanya saja.
aku pun beralih untuk pergi ke tempat duduk lagi,belum beberapa langkah sampai tiba-tiba tongkat ku mengail pada bulu karpet itu,dan akhirnya aku tak menyimbangkan tubuh ku dan jatuh ke tubuh al yang duduk terlentang itu.
"brukk"sofa pun berbunyi.
al pun meringis kesakitan pada saat itu,
dan aku hanya memandang wajah nya yang tampan itu,
aku hanya bisa tersenyum pada al karna melihat ekpersi dia,
al pun menahan sakit nya dan menatapku dalam,
dia hanya tersenyum tipis pada saat itu,
aku pun baru menyadari ada sesuatu yang mengganjal di bawah tempt dudukku.
aku pun kaget dan melotot pada al,al hanya bisa tersenyum lebar saat itu.
"keras",ucapku dalam hati saat memikirkan apa yang kududuki tadi.
aku pun berdiri kembali sambil memegang dada al yang bidang itu dan mendorong al kebelakang .
"dasar mesum".ucap ku pada al .
al hanya bisa tertawa kecil pada saat itu,aku pun segera melangkah menjauhi dia dan memasuki kamar ku.
dibalik pintu aku pun menaik turunkan nafasku,
dadaku pun ikut cepat mengatur nafasku.
"ya ampunnn hampir saja membuat kesalahan lagi,,sial sial siall kenapa harus jatuh di badan dia dan menduduki ahhhhhh dasar al berengsek".ucap gumam kecil ku dengan nada emosi.
aku pun duduk di pinggir badcover itu.
lalu segera mengambil hp di dalam tas ku,
dan mencari kontak nomer panggilan,
terteram nama dalam satu baris.
ika,ayu,diah,wendi,kak gina.
aku pun menekan nama yang tertera kak gina dan menelepon dia .
tut tut tut,,"nomer yang anda tuju tidak dapat di hubungi".
nada sambung oprator..
"ya ampun kak gina susah di hubungi lagi".ucap nada kesalku.
aku pun baru ingat ini adalah hari pertama dia kerja,dan aku baru mengingatnya dan menepuk jidatku sendiri.
"astaga dia kan hari ini masuk kerja pertamanya".ucapku lagi.
"argo iyah argo".
aku pun mencoba menelpon argo,
namun setelah menelpon nya aku pun menghela nafas panajang dan baru mengingatnya,kalau argo hari ini ads perlombaan basket di luar kota.
aku pun segera mengurungkan niatku .
dan melempar tubuhku ke badcover itu.
"kenapa hari ini dan tadi malam sial sekali".
__ADS_1
bersambung...