PILIHAN PEWARIS TUNGGAL

PILIHAN PEWARIS TUNGGAL
BAB 14


__ADS_3

"Halo bos" *ucap laki-laki dengan baju dan celana serba hitam yang sedang duduk tidak jauh dari meja Adit dan citra.


Laki-laki yang ditunjuk untuk memata-matai Adit , laki-laki tersebut sebelumnya sudah mengintai rumah Adit setelah sebelumnya sudah diberi alamat oleh bosnya dikorea.


Setelah menanyakan kepada para tetangga disebelah rumah Adit, laki-laki tersebut mendapatkan informasi bahwa adit saat ini bekerja sebagai pengisi lagu dicafe.


Dengan berbagai alasan, laki-laki tersebut bisa mendapatkan informasi cafe tempat Adit bekerja.


"Bagaimana kamu sudah dapat informasinya?


"sudah bos, saat ini tuan muda Adit bekerja disebuah cafe yang terbilang cukup besar, dan tuan muda saat ini sedang menjalin hubungan dengan seorang perempuan"


"Bagus, selidiki lebih lengkap tentang siapa itu perempuan itu, nanti malam sudah harus lapor ke saya'


"Baik bos, akan saya laksanakan"


Telepon ditutup dan orang tersebut kembali melihat kearah Adit dan citra yang sedang menikmati makanannya.


"tunggu disini aja lah, nunggu tuan muda pulang, saya yakin pasti tuan muda bakal nganterin pacarnya" *ucap mata-mata tersebut.


Elang kembali keatas panggung setelah selesai menghabiskan makanannya " sayang, mas keatas dulu ya satu lagu lagi kita pulang, ngga papa kan?


" ya ngga papa mas, kan mas Adit memang lagi kerja"


"hehe, jadi tambah sayang deh sama pacar aku ini" *ucap Adit dan menarik hidung milik citra.


"ihh, sakit tau mas" *ucap citra dengan mengerucutkan bibirnya.


Adit mendekat ke wajah citra dan berbisik di telinganya "jangan digituin bibirnya kalau ngga mau habis dimakan mas"


Citra yang mendengar ucapan Adit spontan memukul lengan Adit "nyebelin"


"hahaha" Adit tertawa dan berjalan kearah panggung.


Wajah citra sudah sangat merah karena malu dengan perlakuan Adit.


Adit yang sudah berada di atas panggung segera mengambil gitarnya dan bersiap untuk bernyanyi.


"Selamat malam semua" *ucap Adit menyapa para pengunjung cafe, sebelum dia memulai untuk bernyanyi.


"malam" *suara teriakan para pengunjung membuat cafe kembali rame.


"yang tau lagunya bisa ikut nyanyi ya, lagu ini saya persembahkan untuk perempuan cantik disebelah sana, perempuan yang sangat saya cintai" *ucap Adit dengan tersenyum manis.


"aaaa"


"senyumnya ganteng banget"


"manis banget sih"


"mau dong punya pacar kaya gitu"


"meleleh"


suara teriakan para wanita yang terpesona dengan ucapan dan wajah Adit.


Sedangkan citra yang sedang duduk dimejanya hanya menunduk karena malu dengan apa yang dilakukan Adit "apaan si mas Adit bikin malu aja deh" *ucap citra dalam hati.


Adit menyanyikan lagu dari Last child berjudul BUKTI.

__ADS_1


Banyak pengunjung yang ikut menyanyi hingga lagu selesai.


Adit turun dari panggung dan menuju kemejanya kembali "pulang yuk, udah malam"


"mas udah selesai kerjanya"


"udah dong"


"yaudah yuk pulang"


Adit dan citra keluar kearah parkiran dan naik kemobil Adit.


Adit melajukan mobilnya menuju ke apartemen citra untuk mengantarkan kekasihnya.


"sayang, maaf ya kalau waktu mas sekarang sedikit buat kamu" *ucap Adit


"ngga papa mas Adit, kita kan bukan anak kecil lagi yang kalau pacaran harus kemana-mana bareng, kita punya pekerjaan dan tanggung jawab masing-masing, jadi citra sama sekali ngga masalah mas"


"terimakasih sayangku, udah mau ngertiin mas"


"sama-sama mas, makasih juga udah sayang sama citra"


"kalau itu, sampai tua mas jamin kamu bakal sering ngomong terimakasih sama mas, karena mas akan selalu sayang sama kamu sampe kapanpun"


"gombal"


"serius sayang"


"iya deh iya percaya"


"harus dong, kamu harus selalu percaya sama mas"


Tangan Adit memegang tangan citra dan menciumnya.


"i love u citraku"


*Blush* wajah citra langsung memerah, sungguh Adit sangat bisa membuat dirinya berbunga-bunga.


Melihat citra yang hanya diam Adit mengerutkan keningnya "kok diem aja sih?


Citra menoleh kearah Adit dan mata mereka saling pandang, citra kembali menunduk karena malu"


"sayang, kita kan udah jadian beberapa bulan kok kamu masih malu sama mas, liat sini lagi dong, mas masih pengin natap wajah cantik kamu"


"udah mas fokus aja nyetirnya" *ucap citra tanpa menoleh kearah Adit.


Adit menepikan mobilnya , membuat citra bingung dan melihat kearah Adit "kok berhenti mas?


"mas pengin denger jawaban kamu"


"jawaban yang mana si mas?


"yang tadi yang pas mas bilang I LOVE U "


"apaan si mas"


"yaudah kalau ngga mau jawab mas ngga mau jalanin mobilnya, biarin kita nginep didalam mobil"


"iya, iya love u to" *ucap citra dengan sangat pelan namun masih bisa terdengar oleh Adit

__ADS_1


"apa?ngga denger" *goda Adit


"love u to mas Adit sayang* teriak citra dan mengagetkan Adit.


"ya ampun sayang, jangan teriak juga kali, mas kaget"


"wkwkwkwk" citra terkekeh melihat wajah Adit yang sedang cemberut karena ulahnya.


Adit kembali melanjukan mobilnya menuju apartemen citra.


Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam, kendaraan masih sangat padat dijalanan, karena memang malam ini adalah malam Minggu, malamnya para muda mudi.


10 menit perjalanan mobil Adit sudah sampai dipelataran apartemen citra, Adit turun dan mengantar citra sampai kedepan unit apartemennya.


"sayang mas ngga mampir ya, udah malam juga, ngga enak sama tetangga"


"iya mas Adit, hati-hati ya"


"cuma itu aja?


"terus apa lagi dong"


"ini" *tunjuk Adit pada pipinya


"Yee, maunya kamu itu mas, ngga boleh"


"ya kan cuma pipi sayang"


" besok ya nunggu waktunya, hehe, udah sana pulang udah malam"


"iya deh mas pulang, udah diusir juga sama istri mas"


"ngga ngusir sayang, ini udah malam, kasian kamu harus istirahat"


"iya istriku"


"Yee, ngaku-ngaku siapa juga yang mau jadi istri kamu"


"apa kamu bilang, mau mas jewer kamu ya"


"aa, bercanda, bercanda, ampun mas, KDRT sih ini"


"hahahah" mereka berdua tertawa


Adit turun kebawah menuju parkiran dan melajukan mobilnya pulang kerumahnya.


Tanpa mereka berdua sadari, sedari tadi mereka berdua diikuti oleh mata-mata yang diperintahkan oleh mamahnya Adit.


"Hallo bos"


"bagaimana, apa kamu sudah dapatkan alamat perempuan yang bersama tuan muda?


"sudah bos"


"bagus, kamu cari tau latar belakang perempuan itu, ingat jangan sampai tuan muda tau"


"siap bos besok saya. akan cari informasinya, saya tutup teleponnya bos"


","

__ADS_1


laki-laki tersebut berjalan untuk pergi dari apartemen citra.


__ADS_2