PILIHAN PEWARIS TUNGGAL

PILIHAN PEWARIS TUNGGAL
BAB 36


__ADS_3

"pagi-pagi kayak gini siap yang bertamu" ucap youna sambil terus berjalan kearah pintu untuk membukanya.


Youna mengerutkan keningnya ketika melihat seorang perempuan yang berusia lebih dari setengah abad dengan penampilan yang sangat elegan, dan di lihat dari gayanya youna sangat yakin jika wanita didepannya ini bukan dari kalangan biasa.


"maaf anda mau mencari siapa?


"saya mencari anak yang bernama Rio, apa benar ini rumahnya?


"maaf sebelumnya apa anda mengenai Rio?


"saya,,


"Oma" *belum sempat nyonya Kim menjelaskan kepada youna, Rio yang sejak tadi penasaran dengan siapa Yang datang kerumahnya, akhirnya keluar dan berteriak ketika melihat siapa yang datang


"Rio, cucu Oma" *nyonya Kim meregangkan kedua tangannya dan Rio langsung berlari kepelukan Oma Kim"


Mendengar panggilan Rio kepada wanita tua didepannya dan betapa akrabnya Rio dengan wanita itu, youna jadi bingung "maaf anda sebenarnya siapa?


"saya Omanya Rio"


"apa? kenapa selama ini citra tidak pernah memberitahukannya kepada saya?


"kalau kamu tidak percaya kamu bisa lihat bukti ini, ini adalah hasil test DNA anak saya Adit dan cucu saya Rio" *nyonya Kim memberikan secarik kertas dari rumah sakit dimana Adit melakukan test DNA terhadap dirinya dan juga Rio.


**FLASBACK ON**

__ADS_1


RUMAH SAKIT PERWIRA HUSADA


Adit yang sejak pukul 7 pagi, sudah pergi kerumah nyonya Kim untuk bersama-sama, kerumah sakit mengambil hasil test DNA yang dia lakukan 2 hari lalu, saat ini sudah sampai didepan ruang dokter pribadi keluarganya sekaligus dokter yang bertanggung jawab terhadap test DNA Adit.


Adit dengan jantung yang berdetak cukup kencang karena gugup, terus berdoa agar apa yang dia harapkan dijabah oleh tuhannya, Adit sangat berharap semoga Rio adalah anak biologisnya, begitupun dengan nyonya Kim, beliau juga tidak berhenti berdoa, bahkan sejak tadi malam.


Pukul 8 pagi dokter yang bertanggung jawab atas test tersebut baru saja datang keruangannya "loh, pak Adit, nyonya Kim, kenapa repot-repot datang kemari, harusnya anda menunggu saja dirumah biar saya yang menyampaikan hasilnya"


"tidak papa dok, lagi pula kita memang sudah sangat tidak sabar menunggu hasilnya, jadi kita sengaja datang pagi-pagi"


"," dokterpun mengangguk "silahkan masuk pak, nyonya"


"terimakasih dok"


Adit dan nyonya Kim masuk kedalam ruangan dokter tersebut dan duduk dikursi yang sudah disediakan.


Beberapa menit berlalu, Saat hasil test DNA sudah sampai diruangan dokter, hati Adit dan nyonya Kim semakin tidak karuan, bahkan tangan Adit sudah mengeluarkan banyak keringat.


Adit dan nyonya Kim dengan sangat was was melihat dokter tersebut membuka hasil test "tolong bacakan Sekarang dok" *pinta Adit yang sangat tidak sabar dengan hasil test tersebut.


"baik pak Adit, dilihat dari hasil test DNA ini, anda dan anak bernama Rio mempunyai kecocokan hingga 99% pak, dalam kata lain anda adalah ayah biologis anak tersebut.


"terimakasih tuhan" *Adit langsung bersujud dilantai, sedangkan nyonya Kim sudah sedari tadi meneteskan air mata ketika tau Rio benar cucunya.


"terimakasih dok sudah membantu kami melakukan test DNA ini,"

__ADS_1


"sama-sama nyonya, dan selamat untuk pak Adit"


"sama-sama dok"


"kalau begitu kami pamit pulang dok" *pamit Nyonya Kim


"baik nyonya hati-hati dijalan"


Adit dan nyonya Kim menuju kemobil mereka, lalu baik kedalam.


"Bagaimana perasaan kamu dit?


"Lega sekaligus bahagia mah, Adit sampai tidak tau harus berkata apa lagi"


"yasuda kamu cepat antarkan mama pulang, dan segera kamu berangkat kerja"


"siap mah"


Aditpun mengantarkan kembali nyonya Kim kerumah, dan melajukan kembali mobilnya menuju kantor miliknya.


Sedangkan nyonya kim yang Adit sudah pergi, langsung meminta sopir pribadinya untuk mengantarkannya kerumah citra, yang alamatnya sudah beliau dapatkan dari orang suruhannya.


**FLASHBACK OFF**


Youna menerima kertas tersebut dan kaget ketika melihat test DNA yang memperlihatkan kemiripan mereka mencapai 99%.

__ADS_1


youna berniat untuk menelepon citra, dia ingin mengabarkan tentang kejadian ini pada citra, namun sebelum youna memencet nomor citra tangannya ditahan oleh nyonya Kim "tunggu, tolong jangan beritahu citra dulu tentang hal ini"


__ADS_2