PILIHAN PEWARIS TUNGGAL

PILIHAN PEWARIS TUNGGAL
BAB 40


__ADS_3

Krek# pintu ruangan terbuka dan jungsoo masuk kedalam


"Selamat siang pak" *sapa ke 5 karyawan yang sudah tidak sabar menunggu kabar bahagia untuk mereka.


Mereka berlima memberikan senyum yang sangat manis untuk jungsoo, bahkan riasan mereka sekarang lebih tebal dari yang jungsoo lihat tadi pagi "sudah seperti badut saja" *pikir jungsoo


Mereka tidak tau saja jika tujuan jungsoo


menemui mereka, akan membuat mereka gila saat itu juga.


Jungsoo tersenyum tipis melihat tampang-tampang wanita yang merasa tak berdosa didepannya, sungguh sangat memuakan.


"langsung saja, saya mengucapkan selamat untuk kalian, karena berkat kalian yang meminta bu citra untuk menemui pak Adit dan membujuknya, hasilnya sukses besar"


Mendengar ucapan jungsoo kelima wanita tersebut tersenyum penuh arti.


"tuh kan apa aku bilang, pasti wanita j*Lang itu bisa ngebujuk pak Adit"


"Bilangnya si ngga ada hubungan tapi gampang banget bujuk pak Adit"


"udah ngasih apa aja si Bu citra sampai pak Adit yang hatinya keras kaya batu aja bisa luluh dan mau membatalkan rencana pemecatan kita"


Dan masih banyak lagi ucapan kelima karyawan tersebut yang hanya bisa mereka katakan dalam hati mereka.


Jungsoo melihat semua wanita didepannya terdiam, namun jungsoo sangat tau apa yang sedang mereka pikirkan saat ini.


"Bu citra tadi sudah menemui pak Adit, dan meminta untuk tidak memecat kalian dan memaafkan kalian tapi,


"tapi apa pak jungsoo" *tanya seryl yang penasaran dengan ucapan jungsoo yang menggantung.


"Tapi sebelum itu pak Adit ingin memberikan ucapan kepada kalian terlebih dahulu"


Jungsoo menyalakan laptop dan proyektor diruangan tersebut, lalu mulai memutar video yang sudah jungsoo siapkan sebelumnya.


video tersebut berisi rekaman cctv yang berada diruang meeting, yang memperlihatkan mereka berlima sedang membicarakan citra dan Adit, hingga hinaan terhadap citra, dengan tawa menjijikan dari mulut mereka.


Saat video tersebut diputar, wajah kelima karyawan tadi seketika putih pucat seperti mayat hidup, bahkan ada yang sampai duduk lemas dilantai.

__ADS_1


Mereka sekali lagi bertindak bodoh, bagaimana bisa mereka lupa jika diseluruh ruangan meeting diperusahaan mereka mempunyai cctv aktif.


"pak jungsoo tolong ampuni kami"


"iya pak kami janji tidak akan melakukan itu lagi"


sedangkan ketiga karyawan lainnya hanya diam, mereka sudah pasrah dengan semua keputusan yang akan mereka terima.


"saya tidak butuh kata-kata menjijikkan kalian, disini saya hanya akan menyampaikan jika detik ini juga kalian saya pecat, ini adalah surat pemecatan kalian, dan satu hal lagi yang harus kalian ingat, pak Adit sudah memblacklist nama-nama kalian dari seluruh perusahaan dikota ini, jadi kalian tidak akan bisa melamar kerja diseluruh perusahaan dikota ini"


Jungsoo melempar lima amplop berwarna coklat ke meja didepan mereka, lalu pergi keluar ruangan.


"pak jungsoo ampuni kami pak, kami berjanji tidak akan mengulanginya lagi pak jungsoo, tolong ampuni kami *seryl mengejar jungsoo dan bersujud didepan kaki jungsoo, dengan air mata yang sudah membasahi pipinya.


"kamu kira saya sama seperti bu citra yang bisa dengan mudah kalian manfaatkan" *jungsoo terus melangkah tanpa menghiraukan tangisan seryl.


"sudah Bu seryl mari kita pulang"


"iya Bu seryl percuma saja anda memohon, pak Adit dan pak jungsoo itu sama-sama keras dan tegas, mereka tidak akan dengan mudah memaafkan kita"


"tapi kan Bu citra tidak melakukan apa-apa Bu seryl, bahkan dia juga tadi sempat membujuk pak Adit"


"apa kalian percaya begitu saja ucapan pak jungsoo, tidak ,tidak, saya tetap harus memberikan perhitungan untuk wanita ja*ang itu"


Keempat teman seryl hanya diam, tidak mau ikut campur dengan rencana seryl, mereka tidak mau membuat masalah lagi dengan pak Adit.


"kalau bu seryl berfikir seperti itu, kami tidak ikut campur Bu, kami pamit"


"mau kemana kalian"


"yang jelas kami tidak ingin mengikuti rencana anda, Kami sudah kapok Bu , kami permisi" *mereka langsung berjalan menjauh dari seryl.


"citra, lihat saja apa yang akan aku lakukan untuk membalas semua yang aku alami saat ini" *ucap seryl dan pergi meninggalkan perusahaan Adit.


Diruang Adit


Jungsoo menyampaikan jika semua perintah atasannya tersebut sudah dijalankan olehnya.

__ADS_1


Adit sangat puas karena bisa memberikan pelajaran untuk mereka yang sudah memanfaatkan citranya.


"bagus jungsoo, Karena kamu sudah melakukannya dengan sangat baik, bulan ini kamu akan saya kasih bonus"* ucap Adit


"terimakasih pak Adit" *jungsoo tersenyum bahagia, lumayan bonusannya nanti akan dia pakai untuk tambahan membeli apartemen baru.


Sedangkan citra yang sudah berada diruangannya sejak tadi sudah mulai mendengar gosip rentang seryl dan kawan-kawan.


Ada rasa kasian, namun citra juga tidak bisa berbuat apa-apa, citra tau semua yang dilakukan Adit adalah untuk melindungi dan membela dirinya.


Tanpa terasa citra tersenyum membayangkan wajah Adit


"ya Tuhan sadar citra"


Citra kembali mengerjakan tugasnya, agar bisa cepat selesai dan pulang lebih awal karena dia sudah tidak sabar bertemu dengan anak laki-lakinya.


Hingga jam lima sore pun tiba, citra merapikan berkas-berkas dimejanya dan keluar dari ruanganya.


Citra berjalan menuju lift, dan menunggu lift terbuka, namun langkahnya terhenti saat di lift yang terbuka sudah ada Adit seorang diri disana.


Citra ragu untuk masuk kedalam, dan diapun mengurungkan langkahnya dan berniat menutup kembali pintu lift, hingga tangan kekar Adit menariknya masuk dan Adit langsung memencet tombol close.


"kenapa kamu seperti melihat hantu saat melihatku?


"Bu, bukan seperti itu pak Adit, saya


#cup# lanjutkan


"saya,


#cup# iya saya kenapa? *tanya Adit kembali, namun bibirnya terus mengecup pipi citra.


"pak Adit jangan seperti ini" *citra mendorong tubuh Adit dan bertepatan dengan pintu lift yang terbuka, citrapun berlari menuju parkiran mobilnya.


Adit tersenyum menatap citra yang sedang berlari ketakutan seperti dikejar setan.


"dasar wanita keras kepala, tenang sayang, cepat atau lambat kamu dan Rio akan menjadi milikku"

__ADS_1


__ADS_2