PILIHAN PEWARIS TUNGGAL

PILIHAN PEWARIS TUNGGAL
BAB 21


__ADS_3

3 Hari sudah citra bekerja di kantor pusat, semua karyawan satu team nya sangat baik dan menurut padanya.


Namun selama tiga hari ini citra belum pernah sati kalipun melihat wajah bosnya, karena selama citra masuk keruang bosnya untuk meminta tanda tangan, dia selalu bertemu dengan sekertaris atau asisten pribadi bosnya.


Citra sangat penasaran dengan bos yang selalu menjadi bahan obrolan para karyawan ada yang bilang dia bos yang sangat dingin dan menakutkan, ada yang bilang dia sangat tampan dan mempesona, dan masih banyak lainya.


Hari ini, citra kembali pergi keruangan bosnya untuk meminta tanda tangan proposal pengajuan dana untuk acara peluncuran produk baru.


Citra dengan membawa berkas ditangannya, berjalan kearah lift dan masuk kedalam untuk naik kelantai 20 dimana ruangan bosnya berada.


Sampai dilantai 20 lift terbuka dan citra berjalan keluar, menuju ruang bosnya dan mengetuk pintu ruangan.


tok.tok.tok.


"masuk"


*DeG* jantung citra seketika berdetak lebih kencang, saat mendengar suara yang sangat familiar ditelinganya, walaupun 4tahun tidak bertemu namun citra masih sangat hapal dengan suara ini.


"ya Tuhan semoga ini hanya kebetulan, semoga bukan dia" *ucap citra yang kali ini ragu untuk masuk kedalam.


Citra seketika menggelengkan kepalanya, tidak mungkin yang didalam suara mas Adit, dia kan diindonesia dan bukannya dia penyanyi, masa iya saat ini dia menjadi bos perusahaan yang sangat besar ini, bukannya meremehkan namun ini bukan bidangnya kan?*pikir citra membuang jauh-jauh pikirannya tentang Adit.


Citra memberanikan diri untuk masuk dan berjalan mendekat meja kebesaran bosnya.


Disamping mejanya terlihat ada asisten pribadi bosnya yang selalu dia temui jika masuk keruang bosnya.


"nona citra silahkan duduk" *ucap Jung Soo asisten pribadi Adit.


Citrapun duduk dan menyerahkan dokumen tersebut kepada jung Soo.


Mendengar nama citra seketika Adit yang sedang menelepon kliennya dengan membelakangi citrapun berbalik badan.


Saat Adit sudah membalikan badannya citra seketika menatap wajah Adit dan tatapan mereka berdua bertemu.


"mas Adit" *ucap citra lirih


"citra" *begitupun dengan Adit yang sangat kaget melihat wanita yang sampai saat ini masih sangat dia cintai.


Saat citra dan Adit saling menatap dalam diam, mereka berdua disadarkan oleh ucapan Jung Soo.


"nona citra dokumennya sudah saya cek dan sudah benar semua, tinggal ditandatangani oleh pak Adit, silahkan pak Adit" *Jung Soo berjalan kemeja Adit.

__ADS_1


Aditpun mencoba menetralisir perasaannya, perasaan campur aduk antara sedih, bahagia dan lega yang dia rasakan, dia simpan untuk nanti pikirnya, dia tidak mau sampai menangis didepan asistennya.


Dia tidak mau Jung Soo sampai tau masa lalunya dengan citra.


Aditpun menandatangani dokumen tersebut dan menyerahkan kembali pada Jung Soo, sedangkan citra terus saja terdiam, kenapa dunia yang sangat besar dan luas ini bisa sangat sempit dikehidupan citra.


4 tahun dia mencoba untuk meninggalkan tanah kelahirannya untuk bisa menghindar dari Adit yang tinggal di Indonesia, namun dikorea dia kembali dipertemukan bahkan saat ini Adit adalah atasannya, bos besarnya.


Citra terus bertanya-tanya pada dirinya sendiri.


"nona citra silahkan dokumennya" *ucap Jung Soo dan citrapun menerima lalu keluar dari ruangan Adit.


Dalam perjalanan menuju ruangannya citra terus saja memikirkan Adit, bagaimana bisa Adit yang citra tau seorang penyanyi cafe pada saat masih tinggal di Indonesia saat ini menjadi pengusaha no 1 dikorea, bahkan no 3 didunia.


Sampai diruangannya citra berjalan kemejanya dan duduk disana, melihat atasannya yang terdiam saat kembali dari ruangan bosnya, para karyawan mengira jika citra baru saja kena marah bos mereka.


"Bu citra" *panggil salah satu karyawan yang mejanya berada didepan meja kerja citra.


"ohh iya kenapa?


"Bu citra baik-baik saja kan, saya lihat dari Bu citra kembali dari ruang bos, Bu citra terus saja diam , apa,, apa Bu citra baru saja dimarahi bos?


"ohh, tidak kok, lagi sedikit kurang enak badan saja" *kilah citra agar karyawannya tidak bertanya lagi


"tidak perlu, saya hanya kecapean saja kok"


"," karyawan tersebut mengangguk dan kembali melanjutkan pekerjaannya.


Citrapun kembali melanjutkan pekerjaannya, acara peluncuran produk baru akan segera dimulai dalam beberapa hari, seluruh bagian dari produksi dan marketing sedang sibuk mempersiapkan semuanya.


Begitulun dengan citra yang hari ini lembura untuk menyelesaikan tugasnya.


"hallo kak" *citra menyempatkan menelpon baby sister Rio dan memberitahukan kepadanya jika dia hari ini akan lembur lagi.


"hallo dek gimana?


"kak, hari ini citra lembur lagi, kakak citra titip Rio ya"


"ya ampun citra Rio kan anak kakak juga, kamu tenang aja, kakak bakal selalu jagain Rio sampai kamu pulang"


"makasih ya kak, maaf merepotkan"

__ADS_1


"tidak dek, kamu santai saja, kakak seneng kok bisa merawat Rio"


"hehe, sipp kalau begitu citra lanjut kerja lagi ya kak"


"iya nanti pulangnya hati-hati ya dek"


"iya kak"


Telepon ditutup dan citra kembali berkutat dengan pekerjaannya.


Baby sister Rio yang bernama youki selama ini tidak menginap dirumah citra setiap hari dia pulang kerumahnya yang berjarak tidak jauh dari rumah citra.


Awalnya citra meminta youki untuk tinggal dengannya dan juga Rio namun youki tidak bisa meninggalkan ibunya sendiri dirumah, karena dirumah youki hanya tinggal bersama ibunya saja.


Diruangannya citra hanya tinggal sendiri karena seluruh karyawan sudah pulang.


Jam sudah menunjukan pukul 8 malam, hujan deras datang dan membuat citra lebih cepat menyelesaikan kerjaannya.


"huhh akhirnya selesai juga" *citra akhirnya bisa bernafas lega karena sudah menyelesaikan pekerjaannya.


Citra membereskan mejanya dan bersiap pulan kerumah, dia sudah sangat rindu dengan anaknya.


"Rio mami pulang" *gumam citra dengan kaki yang terus melangkah menuju lift.


Didepan lift citra memencet tombol buka, tidak lama kemudian lift terbuka dan begitu terkejutnya citra ketika melihat Adit dan Jung Soo sedang berada didalamnya.


"nona citra ayo masuk" *ucap Jung Soo.


"," citra mengangguk dan berjalan masuk kedalam lift.


posisi citra saat ini berada disebelah Adit, citra sangat gugup dan malu, citra hanya diam menunduk, bahkan untuk berdetakpun jantung citra diatur agar tidak sampai berbunyi.


Adit hanya diam dan sesekali melirik ke arah citra, namun dia tidak berani menyapa wanita disebelahnya.


"nona citra lembur? *tanya Jung Soo membuka obrolan agar tidak sepi.


"iya pak Jung, soalnya beberapa hari lagi produk baru kita akan segera launching" *jelas citra pada asisten pribadi bosnya.


"ohh begitu, semoga berhasil dan sukses ya"


"amin, terimakasih suportnya pak Jung" *

__ADS_1


ucap citra tersenyum


Lift terbuka dan mereka bertiga menuju keparkiran.


__ADS_2