
Citra tiba dikantor pusat setelah sebelumnya menempuk perjalanan selama 25 menit, jarak rumahnya dengan kantor pusat lebih jauh sedikit dari jarak rumah dan kantor citra sebelumnya yang hanya 15 menit.
Jadi citra harus bangun lebih awal dari hari sebelumnya, dan harus pintar-pintar membagi waktu dengan Rio.
Sampai dimeja resepsionis citra menanyakan ruangannya.
"permisi"
"selamat pagi ada yang bisa saya bantu"
"selamat pagi, maaf mau tanya ruangan manager produksi disebelah mana ya?
"Mohon maaf sebelumnya ada keperluan apa ya?
"ohh, begini mba saya citra saya manager produksi yang baru disini"
"ohh, maaf Bu citra, saya tidak tau, ruangan anda dilantai 17 Bu"
citra tersenyum dan mengangguk "terimakasih"
"sama-sama Bu citra"
Citra berjalan menuju lift dan memencet tombol 17 untuk naik keruangannya.
Didalam lift ada juga terdapat beberapa karyawan dengan tujuan lantai yang berbeda-beda.
"kamu tau ngga kemarin, ada karyawan yang habis-habisan dimarahi bos kita"
"iya aku denger, katanya hanya karena dia terlambat memberikan laporan yang diminta bos 5 menit, bayangkan 5 menit saja sudah habis seperti itu sampai dia tidak berhenti menangis"
"kasian ya dia, bos kita memang galak banget, wajahnya si memang ganteng banget tapi kalau sifatnya dingin kaya gitu si aku juga pikir-pikir kalau mau jadi istrinya"
"kalau aku si rela-rela aja kalau jadi istrinya, yang penting tiap hari bisa tidur bareng bos ganteng kita"
"Yee, lagian bos juga ngga mau kali punya istri kaya kamu"
"hahahah"
Citra hanya diam mendengarkan ucapan para karyawan wanita yang berada didalam lift bersamanya, citra jadi bertanya-tanya seperti apa sebenarnya bos nya.
Apakah semenakutkan itu, apa dia bisa betah Bekerja dengan bos yang sangat galak seperti yang diceritakan karyawan tadi.
Entahlah citra sat ini hanya ingin bekerja, semua resiko kedepan dia akan hadapi semua demi anak laki-lakinya.
Sampai dilantai 17 citra keluar dari lift dan berjalan menuju ruangannya, disana sudah ada karyawan yang sudah berada didepan komputer untuk memulai kerajaannya padahal jam baru menunjukkan pukul 7:40 sedangkan jam mulai kerja pukul 08:00.
"Selamat pagi semua" *ucap citra membuat sebagian karyawan mentap citra dengan wajah bertanya-tanya.
"selamat pagi Bu"
__ADS_1
"saya citra manager kalian yang baru"
"oo selamat pagi Bu citra, selamat datang ditempat kerja baru anda"
"terimakasih semoga kita bisa bekerja sama ya"
"baik Bu" *ucap karyawan yang berada dibawahnya.
Citra berjalan salah satu meja yang terdapat seorang wanita dengan pakaian seksinya yang sedang fokus mengerjakan pekerjaan didepannya "hai, fokus banget si"
Wanita tersebut mendongak dan menatap wajah citra "maaf Bu citra saya sedang memperbaiki dokumen yang masih salah, agar tidak kena marah lagi sama bos"
Karena semenjak jabatan manager produksi kosong, karyawan dibawahnya langsung yang akan datang keruang bos mereka, untuk meminta tanda tangan.
"Bisa saya bantu cek dokumennya" *pinta citra pada karyawannya.
"silahkan Bu citra"
Citra mulai memeriksa dokumen tersebut dan sedikit memperbaiki serta merapikan tulisannya.
"Bu citra apa hari ini Bu citra yang mulai meminta tanda tangan bos kita"
"iya, jadi kamu tidak perlu takut lagi kena marah sama bos" *citra tersenyum.
",hehe makasih Bu, beban hidup saya berkurang 2 tingkat"
Pukul 11 siang citra membawa dokumen keruang CEO yang katanya sangat galak dan dingin.
Cukup lama citra mengumpulkan keberanian untuk masuk kedalam ruangannya.
tok.tok.tok.
"masuk"
Mendapat perintah masuk dari dalam ruangan, citra membuka pintu ruangan tersebut dan berjalan menuju meja besar didepannya.
"Permisi pak" *ucap citra pada laki-laki yang sedang duduk disofa yang berada didalam ruangan tersebut.
Laki-laki yang sedang fokus dengan ponselnya tersebut mendongak melihat citra yang berdiri tidak jauh darinya .
"cantik" *ayu kalimat yang menggambarkan wajah wanita didepannya ini.
Laki-laki tersebut diam menatap citra cukup lama, hingga suara citra mengembalikan kesadarannya.
"permisi pak, saya mau meminta tanda tangan untuk dokumen ini" *citra menyerahkan dokumen ditangannya.
"kalau tandatangan dokumen ini saya tidak bisa, kalau tanda tangan buku nikah kita baru saya bisa" *ucap laki-laki tersebut dengan senyum manisnya.
Citra mengerutkan keningnya "maksud bapak? *citra bingung dan tidak habis pikir dengan ucapan bosnya ini.
__ADS_1
"ya saya tidak bisa menandatangani dokumen ini karena saya bukan bos kamu, tapi kalau tandatangan buku nikah saya bersedia"
"Maaf bapak jangan bercanda"
"saya serius"
"kalau bapak bukan bos saya lalu bos saya kemana pak? *ucap citra tanpa menghiraukan ucapan laki-laki Didepannya itu.
"dia lagi meeting, paling sebentar lagi datang, kamu tunggu saja disini"
Citra duduk disofa yang berada didepan sofa Boy yang ternyata sahabat bosnya.
"nama kamu siapa? *tanya boy pada citra yang sedari tadi menundukan kepalanya.
"saya citra pak"
"kenalkan saya boy"* boy mengulurkan tangannya dan disambut oleh citra.
Boy dan citra mulai mengobrol, lebih tepatnya boy yang terus saja mengobrol sedangkan citra hanya menjawab seadanya.
Waktu sudah menunjukkan pukul 11:30 namun Adit belum juga kembali, boy mengirimkan pesan untuk Adit.
tidak lama Adit membalas pesan boy, Adit meminta boy untuk menyusulnya direstoran sekalian mereka makan siang, karena ada sedikit kendala dimeeting.
"citra ini bos kamu bilang kalau dia sekalian makan siang jadi mungkin akan kebali lagi ke kantor sekitar jam satu siang"
"kalau begitu saya letakan saja dokumen ini dimeja ya pak boy"
"hiishh dibilang panggil boy aja jangan sama pak"
"maaf pak saya tidak bisa, walau bagaimanapun Anda adalah sahabat dari bos saya"
"terserah kamu aja yang penting kamu nyaman, kapan-kapan boleh ngga aku ngajak kamu makan"
Citra kaget dengan ucapan boy, dia terdiam cukup lama.
"kalau kamu tidak mau jangan dipaksakan, maaf jika saya lancang" *boy memasang wajah bersalah, jurus andalannya agar wanita Didepannya luluh.
"baik kalau begitu pak, kapan-kapan saya akan makan dengan anda" *ucap citra karena merasa tidak enak dengan boy.
"yess, berhasil" *ucap boy dalam hati.
Citrapun pergi dari ruangan CEO dan kembali keruanganya.
Boypun ikut keluar dan menuju ke alamat restoran yang Adit kirim sebelumnya.
Sampai direstoran mereka berdua duduk diruang VIP.
"hai bro"
__ADS_1