Polisi Cantik

Polisi Cantik
PEMBUKTIAN CINTA MICHAEL


__ADS_3

Di dalam rumah yang begitu luas dan megah. Kini Sofia melangkah ke arah ruang tamu di ikuti Michael dari samping.


"Selamat malam, Tuan." Sapa Cody sambil membungkuk sesaat menghormati tamu Sofia.


"Selamat malam juga, Paman." Michael membungkuk sesaat membalas Cody.


"Mari ikuti saya, Nona Sofia." ajak Cody pada Sofia dan di ikuti Michael dari sampingnya.


Mereka berdua kini duduk di sebuah meja yang berukuran panjang yang terbuat dari marmer. Khusus untuk acara makan besar keluarga.


Cody menarik bangku untuk di duduki Sofia.


"Silahkan duduk, Nona."


"Terima kasih, Paman."


"Silahkan duduk Tuan Michael."


Michael mengangguk dan berterima kasih pada Cody.


Cody menepukan tanganya sebagai isyarat pada para pelayanya.


Dan tak berselang lama. Beberapa pelayan datang membawa bermacam macam menu makan malam spesial yang di pesankan Sofia untuk menyambut Michael.


"Wah ... banyak sekali dan kelihatanya sangat Lezat." Michael berdecak kagum.


Dari kejauhan Lee sudah memandang malas ke arah Michael yang menurutnya play boy mlehoy yang patut di waspadai.


Selesai dengan acara makan malam spesialnya. Tak ada embel embel lebih yang dilakukan Michael pada Sofia.


"Kalau begitu, aku pamit pulang dulu, Sofia." Michael bangkit dari duduk dan merapikan penampilanya.


Baru saja Michael melangkahkan beberap kali kakinya, Namun Sofia langsung menahan tanganya.

__ADS_1


"Kak Chel ..." Sofia memanggil manja.


"Ehem ... kenapa lagi Sofia?" tanya Michael.


"Masih kangennnn ... Tak bisakah Kak Chel untuk lebih lama disini?" Sofia bergelayut manja layaknya anak kucing pada induknya.


Michael menoleh ke arah pintu yang sedikit terbuka. Dirinya menyadari pasti Lee sedang mengawasinya sedari tadi tanpa sepengetahuan Sofia.


"Sofia sayang. Besok kita bisa bertemu lagi jika kau mau, Bagaimana?" tukas Michael.


Walau masih kangen, Sofia kini harus rela melepaskan tangan Michael dan mulai mengantarkan keluar sampai depan pintu rumahnya.


"Sampai jumpa nanti, Sofia." Michael melangkah ke arah mobilnya yang sudah terparkir di halaman depan rumah kediaman Lee.


Sedangkan Sofia. Kini dirinya masuk dan menutup kembali pintu rumahnya ketika Michael telah masuk dan menduduki bangku mobilnya.


Michael terkejut ketika ia membenarkan kaca spion depannya. Dirinya mendapati Lee sudah duduk manis di jok belakang sambil menatap tajam ke arahnya.


"Lee ... sejak kapan kau berada di dalam mobilku?" Michael menoleh ke belakang.


"Keluar!" bentak Lee.


Michael merasakan aura kemarahan muncul dari Lee.


Michael mengangguk dan kini membuka kembali pintu mobilnya. Baru saja Michael keluar dari mobil dan menutup pintu mobilnya, Lee tiba tiba saja dengan cepat berada dan berdiri tepat di hadapan Michael.


Lee langsung mencekik leher Michael dan membawanya dengan gerakan cepat pada sebuah pohon yang berada di taman depan rumahnya.


Lee menyenderkan Lee di pohon dan mengangkatnya ke atas.


"Tunggu sebentar Lee, aku bisa jelaskan." ucap Michael dengan cekak karena Lee mencekiknya dengan kuat.


"Apa lagi yang ingin kau jelaskan padaku?" Lee melempar Michael hingga jatuh tersungkur.

__ADS_1


Michael mengusap ngusap lehernya yang terasa sakit akibat cekikan yang dilakukan Lee padanya.


Angin kini bertiup kencang bercampur dedaunan kering yang kini berhamburan ke udara ketika Lee merubah wujudnya menjadi banaspati (Ghost rider).


"Lee ... dengarkan dulu penjelasanku, aku mohon." Michael mencoba bangkit dari jatuhnya.


Alih alih mendengar permohonan dari Michael. Lee malah tertawa lepas dan kini bergerak secepat kilat menyambar kembali Leher Michael.


"Lee ... Aku bersumpah! aku sungguh mencintai Sofia, percayalah padaku." Michael mencoba berontak melepaskan cengkraman Lee yang membuatnya cekak tak bisa bernafas.


"Hentikan!" Seru Sofia dari kejauhan.


Lee segera melepaskan cengkraman tanganya di leher Michael.


"Uhuk ... uhuk .." Michael terbatuk batuk sambil mengusap kembali lehernya.


Sofia menangis dan menjadikan tubunya penghalang agar banaspati tidak menyakiti kembali Lee.


Emosi Lee kini mereda ketika Sofia menangis dan benar benar memohon padanya.


Lee kembali berubah ke wujud aslinya dan membuat Sofia benar benar shock setelah mengetahuinya.


"Kak Lee ..." Sofia tidak menduga bahwa Lee lah yang mencoba melukai Michael yang kini menjadi kekasihnya.


Lee berbalik memalingkan pandanganya dari Sofia.


Sofia melangkah dan mendorong tubuh Lee hingga menjauh dari dirinya dan Michael.


"Pergi kau dari sini! aku benci Kakak." Sofia menangis dan kembali mendorong menjauhkan Lee dari mereka.


Lee hanya terdiam merenungi kesalahanya. Niat di hatinya hanya ingin melindungi Sofia dari play boy seperti Michael. Karena Lee tidak mau Sofia di kecewakan Michael di akhir nanti.


Michael dengan susah payah melangkah dan menggenggam tangan Sofia.

__ADS_1


"Lee ... maaf, kalau telah membuat hatimu ragu. Tapi jujur, aku sangat mencintai Sofia." ungkap Michael.


"Cih ... sekali saja kau menyakiti Sofia, maka aku tidak akan ragu lagi mematahkan kedua kakimu dan membuatmu lumpuh seumur hidupmu!" ancam Lee seraya pergi melangkah meninggalkan Sofia dan Lee.


__ADS_2