RABBIT HOLE

RABBIT HOLE
Chapter 01


__ADS_3

***


Masih pagi yang sama. Tak jauh berbeda dengan kemarin. Masih suara berisik yang terdengar jelas dari dalam ruangan falkultas Design. Bahasan yang sama, tentunya gosip hangat dimana hampir semua orang membicarakan hal ini sejak pagi.


Tapi mungkin tidak begitu dengan salah satu gadis cantik. Terkenal sebagai primadona kampus. Ia sama sekali tidak menyukai apa yang didengarnya. Tak juga mengambil peduli dengan apa yang sedang dibicarakan oleh teman-teman dalam satu ruangan itu.


Tampangnya memang terlihat alim. Sangat tenang. Namun, tak ada yang tahu kalau sebenarnya sudah beberapa kali ia mengumpat. Meskipun hanya dalam hati. Tentu saja dia mengumpat, karena suara suara itu membuat konsentrasinya menghilang.


Di saat bersamaan ia juga memberikan tatapan tajam kearah sekumpulan gadis yang tengah bergosip. Ia memutuskan untuk menutup bukunya. Pada akhirnya, moodnya memburuk dan membuatnya melupakan tugas yang sedarinya tadi masih ia kerjakan.


Namanya Kim Sohyun. Masih gadis yang sama yang kini menghela nafas panjang. Ia merasa lelah menghadapi teman satu jurusannya ini. Seakan tidak pernah bisa berhenti membahas gosip lain. Selalu dan selalu, mereka hanya menggosipkan para lelaki yang akan bertanding melawan falkultas mereka.


"Sohyun~ie palli... Nanti kau tidak dapat melihat pertandingannya." seru salah satu temannya yang sudah di anggap sebagai sahabat.


Gadis itu bernama Kim Jisoo. Dialah sosok yang selalu memaksa Sohyun untuk melihat pertandingan basket. Walaupun ia sama sekali tak tertarik dengan olahraga yang sarat dengan pria tampan yang berlari di lapangan dengan keringat yang terus bercucuran.


Ia lantas melirik sekilas pada sahabatnya. Memutar bola matanya dengan malas. Sebenarnya ia hanya ingin beristirahat saat ini. Melihat pertandingan, ah... itu sungguh bukan hobby nya.


Membosankan....


"Kau bisa pergi lebih dulu. Aku akan segera menyusul setelah menemui dosen terlebih dahulu." Sohyun memutar badannya tanpa melihat sahabatnya. Hanya melengos begitu saja meninggalkan sang sahabat.


Jisoo hanya bisa mengelengkan kepalanya. Ia kenal betul siapa Sohyun. Sifat sahabatnya yang selalu berubah-ubah sesuai dengan moodnya, ia pun sering memakluminya. Tentu saja karena mereka bukan bersahabat dalam sehari atau dua hari. Melainkan sudah berteman sejak semester pertama. Sohyun selalu seperti ini.


"Jangan lupa langsung ke lapangan Sohyun~ie." teriak Jisoo yang di balas dengan lambaian dari punggung tangan Sohyun.


***


Di tempat yang berbeda, sekelompok pria tengah berdiskusi serius dan membahas tentang pertandingan yang sebentar lagi akan segera dimulai. Sang kapten pun menginstruksi para pemain untuk sigap melawan tim dari falkultas design. Mengingat lawan mereka kali ini, sama kuatnya dengan mereka.


"Min yoongi! Kali ini pun kami mengandalkanmu." titah sang kapten yang memangil pria berkulit lebih pucat dari teman timnya dan juga merupakan pemain andalan dari timnya.


Yang di panggil hanya berdehem sebagai jawabanya.


"Kalian boleh keluar!" perintah sang kapten lagi diikuti para pemain yang segera keluar menuju lapangan.

__ADS_1


\*\*\*


Gadis bersurai panjang itu masih terlalu fokus dengan ponselnya. Maniknya sama sekali tak menangkap pandangan dari arah yang berlawanan. Sementara dari arah berlawanan dengannya, seorang pria menatap fokus pada bola basket yang semenjak tadi dipantulkannya.


Bugh....


"Aw..." ringis Sohyun yang segera berdiri dan menatap pria yang ditatapnya sedang memberikan tatapan dingin kepadanya.


"Ahh... Mianhae Sunbae..."


Sohyun membungkukan badannya secepat mungkin dan memutuskan untuk melenggang pergi.


Sialnya...


sebelum ia benar benar pergi, pria yang dipanggilnya sunbae itu segera menarik tangannya dan membenturkan tubuh rampingnya ke tembok gedung.


"Aaww..."


Pria bernama Min Yoongi bahkan mengabaikan rintihan gadis yang merasa punggung belakangnya terasa sakit. Ia malah mengurung Sohyun dengan kedua tangannya sembari menatap tajam ke dalam mata Sohyun. Sohyun bisa merasakan detak nafasnya memburu dan menegak ludahnya. Ada rasa takut membalas melihat manik dari pria yang tak tersenyum padanya itu.


"Kim... Sohyun." panggilnya seraya mendekatkan wajahnya ketelinga sohyun.


Min Yoongi memundurkan badannya dengan seringai tajam sebelum ia meninggalkan Sohyun yang masih belum sadarkan diri. Masih terpaku dan mencoba merenungi ucapan yang baru saja dibisikkan pria Min tadi.


"Mwo!! Memangnya siapa dia! Apa dipikirnya aku takut dengan ancamannya?" Sohyun mulai mengutuk pria itu setelah kesadarannya benar-benar pulih. Sohyun masih memandangi punggung Yoongi yang perlahan mulai menghilang.


Dengan mendengus kesal, Sohyun juga melanjutkan langkahnya, tanpa sadar beberapa orang menatap gadis cantik itu dengan iba.


Siapa Yoongi sebenarnya?


Sohyun tak mau ambil pusing. Sebaliknya, orang lain yang kini tampak peduli padanya, Karena mereka tahu siapa Min Yoongi.


Pria itu...


pria yang berbahaya di kampus ini.

__ADS_1


\*\*\*


Gadis itu melangkahkan kakinya malas menuju kelapangan. Saat ini sedang berlangsung pertandingan basket  antara falkultas design dan falkultas musik.


Sohyun menyelusuri pandangannya setibanya dilapangan untuk mencari sahabatnya itu. Ia mendengus kesal melihat betapa banyaknya para wanita yang berteriak histeris menyebutkan nama-nama para pemain dilapangan itu.


Sohyun menyenggol lengan sahabatnya sesaat ia berhasil menemukan Jisoo dan berdiri disamping sahabatnya. Tak lebih dari sekedar memberi kode bahwa ia sudah datang. Jisoo segera menoleh kearah sampingnya menemukan Sohyun yang sudah berdiri melihat pertandingan yang telah dimulai sedari tadi.


"Kupikir kau tidak akan datang,"


Sohyun mengabaikan ucapan Jisoo dan terus melihat pertandingan yang menurutnya menarik perhatiannya.


*Kim Taehyung...


Jeon Jungkook shhoootttttt...


Min Yoongi shooottttt...


Yeeeaaaaaa...


Horreeee*...


Teriakan-teriakan para wanita itu terdengar begitu gembira melihat sang idolanya berhasil mencetak skor. Dan saat ini falkultas musik masih memimpin pertadingan dengan perolehan mereka yang lebih unggul.


Sohyun masih terus setia mengamati pertadingan tersebut sambil sesekali ia melirik kearah Jisoo. Ada yang aneh saat Sohyun melihat sahabatnya yang tidak berkedip melihat pertadingan itu. Sohyun pun mengikuti arah pandang yang dilihat oleh Jisoo.


Sohyun tersenyum kecil saat tau siapa yang dilihat oleh sahabatnya itu.


"Apa kau menyukainya?" sebuah pertanyaan di lontarkan oleh Sohyun tanpa melihat Jisoo yang memegangi kedua pipi nya yang memerah. Sohyun masih terus mengamati pemuda yang sudah membuat harinya tidak menyenangkan.


"Apa begitu kelihatan?" gantian Jisoo yang bertanya masih memegangi kedua pipi nya yang memerah.


"Eoh... Uri Jisoo-ya." goda Sohyun menyegol lengan Jisoo. Kedua pipi Jisoo semakin memerah membuat Sohyun terkekeh melihatnya.


Sohyun kembali melemparkan pandangan melihat pertandingan. Maniknya tanpa sengaja bertemu lagi dengan sosok yang dirasanya juga ikut membalas tatapannya. Ditambah seringai tipis di wajah dingin sang pria.

__ADS_1


"Min Yoongi." batin Sohyun pada saat melihat nama di punggung pria itu. Ia juga membalas senyum tipis di bibirnya.


\*\*\*


__ADS_2