RABBIT HOLE

RABBIT HOLE
Chapter 17


__ADS_3

"Tidak selamanya aku akan menyembunyikan semua. Jangan salahkan aku, jika aku yang memulai lebih dulu. Aku dan kalian, siapa yang akan memenangkan hatinya."


'Park Jimin'


***


"Chagia..."


Panggil pemuda bersurai hitam gelap terhadap kekasih tercintanya. Sang kekasih melambaikan tanganya agar pemuda itu segera menghampiri dirinya.


Ini sudah hari kedua mereka menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih, tidak ada perubahan bagi diri mereka, mereka tetap seperti biasa, saling bercanda dan berbagi hal-hal yang menurut mereka menyenangkan.


Hanya satu perubahannya, yaitu panggilan sayang yang di berikan terhadap pemuda bersurai hitam itu. Sedangkan sang gadis tetap seperti biasanya.


Setelah sampai di tempat sang kekasih. Jungkook menarik pinggang ramping kekasinya, merangkul dengan mesra dan merapatkan tubuh mereka.


Tak...


Ia menjitak dahi So Hyun.


"Kenapa kau mengabaikan pesan dari kekasih tampanmu ini, hm?" tanya Jungkook sedikit kesal dengan kekasihnya, banyak pesan yang telah di kirim, tetapi So Hyun mengabaikan semua pesan darinya. Beruntung Jungkook sangat mencintai So Hyun kalau tidak mungkin dia akan mengumpati dan memutuskannya sekarang juga.


So Hyun meringis memegangi dahinya, sebenarnya tidak terlalu kuat Jungkook menjitak dahinya, hanya jitakan sayang yang Jungkook berikan.


"Sengaja." Jawab So Hyun seadanya.


"Chagia..." Jungkook merengek sembari memanyunkan bibirnya.


So Hyun terkekeh melihat tingkah menggemaskan dari sang kekasih. Ini yang So Hyun sukai dari Jungkook, walaupun mereka telah resmi berpacaran, tetap saja sifat Jungkook tidak pernah berubah, Jungkook selalu membuatnya tertawa.


"Sebagai gantinya, kita harus berkencan hari ini. Kalau tidak, aku akan menciummu." seringai mesum Jungkook perlihatkan di samping wajah So Hyun.


Ekor mata So hyun bergerak, dia melirik Jungkook dengan tatapan tajam.


"Ekhem... Kalian merusak mataku." sahut Taehyung sembari menutup sebelah matanya.


Kedua pasangan itu hanya terkekeh kecil menanggapinya. Hal ini sudah biasa Jungkook lakukan di depan sahabatnya. Jungkook tidak pernah merasa cangguh di hadapan Taehyung atau yang lainnya.


Manik So Hyun berpindah arah ke seseorang di sebelah Taehyung, ia meringis melihat pemuda itu yang tak pernah mau melihatnya semenjak ia menjalin hubungan dengan Jungkook.


bukannya ini ke inginan dirinya, untuk ia menerima Jungkook menjadi kekasihnya, tapi kenapa sifat pemuda itu berubah terhadap dirinya. Sohyun tidak menyukainya, di abaikan dengan pemuda itu, entah kenapa dadanya begitu sakit.


Jimin yang awalnya menatap orang lain, kini tanpa sengaja melihat manik bulat milik Sohyun.


Cukup lama mereka saling bertatap.


Deg...

__ADS_1


Jantung Jimin kembali berdetak tak seirama, mata yang di rindukan selama dua hari ini mampu membuat ia jatuh kembali. Selama dua hari juga Jimin berusaha untuk menghindari So Hyun, sebisa mungkin Jimin untuk menghindari gadis itu. Pergi sejauh mungkin, yang pasti ia tidak akan bertemu atau bertatap muka dengan So Hyun.


Tapi sekarang...


Dinding pertahanan Jimin hancur seketika, hanya sekedar memandang mata bulat dan senyum yang di perlihatkan gadis itu mampu menghancurkan pertahanannya. Hatinya terasa nyeri jika ia berlama di sini, tapi Taehyung malah menahannya untuk tidak beranjak pergi.


Sial!


Jimin mengumpat, kenapa rasa cinta dan sayang di hatinya terhadap So Hyun semakin membesar, kenapa setiap memandang So Hyun mampu memporak poranda hatinya lagi. Tak seharusnya Jimin berada di sini sekarang, niat egonya mulai memucak untuk merebut So Hyun dari Jungkook.


di bawah sana, Jimin mengepalkan tangannya, rahangnya semakin mengeras, mengingat semua yang di lakukan oleh Jungkook selalu terekam di kepalanya, apa lagi sekarang, di depan matanya, Jungkook dengan bebas merangkul So Hyun.


Sial!


Untuk kedua kalinya Jimin mengumpat. Melupakan So Hyun, sepertinya tidak bisa di lakukan. Egonya telah sepenuh menguasi dirinya. Apapun yang terjadi, ia harus merebut So Hyun dari tangan Jungkook.


Bolehkah kita mengingatkan Jimin jika So Hyun mencintai pemuda lain...


"So Hyunie."


Semua pasang mata melihat kearah gadis yang sedang berlari menghampiri mereka. Ia mengatur nafasnya yang mencekal di dada.


"Huuff..." menghembuskan nafasnya secara perlahan.


"Ada apa Jisoo-ya?"


"Jinja?" tanya Jungkook yang di anggukan oleh Jisoo.


Jungkook kembali melirik kearah So Hyu, tersenyum aneh, matanya mengerjap beberapa kali, Jungkook menampilkan tingkah imut di hadapan sang kekasih.


"Chagia... Ayo kita kencan."


"Yak! Sudah ku bilang, jangan bermesraan di depan mata ku..." tegur Taehyung sekali lagi, melihat Jungkook seperti itu. Jiwanya serasa jijik.


"Aish! Wae...wae...wae? Maka dari itu Hyung harus mencari keka- hmmmppttt." So Hyun menutup mulut Jungkook dengan tangannya, ia kembali memberikan sorot mata tajam kearah Jungkook.


"Ayo kita kencan." ajak So Hyun yang pergi terlebih dahulu.


"Kencan?" Jungkook tersenyum sendiri.


"Tunggu chagia..."


"Taehyung-ah." Panggil Jisoo, ia mencoba berpikir sebentar sebelum melanjutkan kalimatnya. "Bisakah kau mengantar ku pulang?"


Taehyung menatapnya sebentar, kemudian menghela nafas secara pelan. "Mianhae, aku sudah berjanji akan menemani Jennie pergi."


"Ah..." ada rasa kecewa di dalam diri Jisoo. "Baiklah, kalau begitu aku pergi dulu."

__ADS_1


Jisoo melambaikan tangannya dan pergi dari hadapan Taehyung dengan perasaan kecewa, entah kenapa Taehyung jarang bersamanya lagi, semenjak dia selalu pergi bersama dengan Jennie.


"Apa yang kau pikirkan bodoh." Ia menggerutuki dirinya sendiri sembari memukul kepalanya, "Aku menyukai Yoongi Sunbae bukan dia..."





"Aku akan merebut So Hyun." ujar Jimin yang membuat Taehyung menatap dirinya tak percaya.


"Apa yang kau pik-"


"Sudah ku bilang, aku akan merubutnya, aku tidak peduli apapun yang terjadi."


Taehyung mendelik tak percaya, "Apa kau gil-"


"Kenapa?! Kau tidak mendukungku untuk merebut So Hyun dari Jungkook?" sela Jimin.


"Bukan begitu Jim, tap-"


"So Hyun tidak mencintainya." sela Jimin lagi.


"Mwo?" tanya Taehyung dengan kaget.


Jimin tersenyum sinis. "Dia mencintai Yoongi-Hyung."


Taehyung kembali mendelik, bola matanya pun hampir membulat sempurna.


"Yak Jimin! Kau! Jelaskan apa yang terjadi?"


Jimin kembali tersenyum sinis. "Belum saatnya kau mengetahui yang sebenarnya. Yang jelas aku akan membuat So Hyun menyukai ku. Aku akan membuang nama Yoongi-Hyung di hatinya, dan menjauh'kan Jungkook dari dirinya."


Jimin melangkah pergi dari hadapan Taehyung, menyisakan Taehyung dengan raut wajah tak terbaca.


"Jimin... ini tidak boleh terjadi."


***


(To be continue)


***noh Jimin jadi jahat tuh😂


Dapat salam sayang dari bang jim***


__ADS_1


__ADS_2