RABBIT HOLE

RABBIT HOLE
Chapter 03


__ADS_3

***


Min Yoongi shootttttt…


Jungkook shoottttt …


Park jimin kim taehyungggg shoottt …


Teriakan nyaring dari pendukung falkultas bergema dilapangan. Masing-masing memberikan support pada masing-masing team untuk memenangkan pertandingan yang sudah berjalan beberapa menit yang lalu. Jisoo dan Jennie yang baru datang, langsung ikut menerobos masuk ke pinggir lapangan untuk melihat idolanya bertanding.


Sedangkan Sohyun, yang ada di belakang mereka, mendengus kesal. Selalu dan selalu, kedua temannya itu melupakan dirinya kalau sudah terlalu asik dengan pertandingan.


Sohyun mengambil posisi berdiri tepat disamping Jisoo yang fokus menatap Yoongi.


"Wah... Dia memang selalu keren." tanpa henti-hentinya, Jisoo terus memuji Yoongi dengan sorit mata penuh binar melihat permainan Yoongi yang cukup memukau.


Sohyun melirik sekilas kearah Jisoo, ia ingin sekali mengumpati sahabatnya itu. Telinga sohyun seakan mau meledak mendengar pujian-pujian yang terus dilontarkan oleh Jisoo.


Priitttttt…


Wasit meniupkan peluit pertanda pertandingan babak pertama telah selesai. Para pemain pun segera membubarkan diri dari lapangan.


Jungkook, salah satu pemain yang ikut bertanding dan juga yang diandalkan di teamnya menghampiri Sohyun sesaat melihat gadis itu ada di lapangan. Jimin dan Taehyung yang berada di belakangnya hanya mengikuti langkah Jungkook.


"Sohyun~ie."


Sohyun tersenyum manis sambil melambaikan tangannya kearah Jungkook. Pemandangan yang sama yang terlihat jelas oleh Yoongi yang masih berada di lapangan.


"Kookie... Permainanmu keren." puji Sohyun dengan memberi dua jempol tangannya.


"Wah.. Apa hanya Jungkook saja yang mendapatkan pujian?" tanya Taehyung ngambek, bibir dimanyunkan


"Aigoo... Lucunya." ucap Sohyun yang mencubit pipi Taehyung. Dan hal itu berhasil dilihat oleh Yoongi, sedikit kaget melihat pergerakan Sohyun.


Tanpa menunggu lama Yoongi langsung menghampiri mereka yang asik bercanda. Manik Sohyun tanpa sengaja melihat pergerakan Yoongi yang akan menghampirin mereka langsung memberi kode ke Jisoo untuk melihatnya.


"Pangeranmu datang." bisik Sohyun


Jisoo tidak menggubris ucapan Sohyun, baginya itu hanya candaan untuk menggagunya saja. Memilih untuk mengabaikan dan melanjutkan memainkan ponselnya. Sohyun mendengus kesal dengan sahabatnya ini, akhirnya ia menyegol lengannya.


Jisoo menoleh, mata nya mendelik dan mengerjapkan beberapa kali bahwa yang di lihat nya salah, Yoongi memang sedang menuju ke arah mereka.

__ADS_1


"Kya! a-pa yang harus ku-lakukan?" tanya Jisoo gugup menetralkan detak jantungnya yang semakin berdenyut kencang melihat Yoongi yang sudah berkumpul dengan mereka. Arah pandang mata Jisoo tidak lepas dari Yoongi, ia terus menatapnya tanpa di sadari oleh Yoongi sendiri.


"Oh... Hyung wae?" tanya Jimin yang sadar bahwa Yoongi berdiri disampingnya. Tapi Percuma pertanyaan Jimin kali ini juga tidak di respon dengan baik oleh Yoongi.


Yoongi menatap tajam ke arah Sohyun, sorot matanya seolah bertanya dengan gadis itu. 'apa yang kau lakukan'. Sohyun yang mengerti juga menatap tajam ke arah Yoongi cukup lama mereka saling menatap. Pada akhirnya, Yoongi memalingkan wajahnya, ia tersenyum kecil, tidak menyangka bahwa Sohyun cukup berani melawan tatapan nya.


"Ah... Annyeong Sunbae." sapa Sohyun mengangkat tangannya sembari tersenyum palsu.


"Perkenalkan dia Jisoo... kim Jisoo." ucap Sohyun lagi memperkenalkan Jisoo dengannya.


"Aku tidak bertanya." jawab Yoongi dingin


Sohyun menganga, tenggorokannya sakit bagaikan menelan batu besar, rasanya sulit untuk di percaya. Seharusnya ia tidak menyapanya tadi. sikap dingin Yoongi memang sulit untuk di cairkan.


Tapi tunggu, bukannya burusan saja mereka saling berbicara berdua?


Dan kenapa sekarang Yoongi malah mengabaikan nya. Yang lebih tidak percaya lagi, sekarang Yoongi seakan meremehkannya dengan ekspresi yang menurut Sohyun begitu menyebalkan ia menyunggingkan sudut bibirnya dan pergi begitu saja.


Sohyun ingin sekali melemparnya dengan tiang ring basket kearah muka pucat itu.


"Sepertinya aku harus berkerja lebih extra Jisoo~ya." ucapnya menyemangati diri sendiri, Sohyun tidak akan menyerah begitu saja.


Miliknya? Sohyun seakan ingat dengan ucapan itu. Ucapan yang baru beberapa jam ia dengarkan dari mulut es batu itu. Bagaimana mungkin ia mengatakan bahwa Sohyun menjadi miliknya dengan sikapnya yang seperti itu. Yang tidak di mengertinya sama sekali.


Sohyun menggeleng-gelengkan kepalanya ia tidak mau mengingat kejadian tadi yang membuat mood nya kembali memburuk.


Flasback on


"Kim sohyun... Sudah kupastikan mulai hari ini kau menjadi milikku." tegas Yoongi menatap lekat manik Sohyun.


Sadar akan ucapan Yoongi, Sohyun membulatkan bola matanya mencerna apa yang barusan ia dengarkan. Apa saat ini Yoongi sedang mempermainkannya dengan ucapnya.


"M-wo? Apa kau sadar dengan ucapanmu Sunbae?" Tanya Sohyun memiringkan kepalanya


"A-Aku..."


Terdiam. Yoongi terdiam ia juga tidak tau apa yang barusan ia ucapkan. Apa ia yakin dengan ucapannya barusan?


Ia memundurkan badannya berjalan menuju ketempat yang menjadi tempat favoritnya. Mendudukan dirinya dan bermain piano.


Sohyun? Jangan ditanyakan ekspresinya saat ini. Merasa senang dengan ungkapan Yoongi? Tidak ia malahan ingin mengumpati makhluk es batu itu.

__ADS_1


Satu petikan berhasil membuat indra pendengaran Sohyun fokus mengamati permainan Yoongi. Sohyun terus mengamati Yoongi yang memainkan nada-nada indah. Hal sederhana yang berhasil membuat Sohyun terpungkau atas permainan nya.


Tanpa sadar ia terus berjalan mendekati Yoongi yang sedang fokus memainkan pianonya dengan memejamkan kedua matanya. Sohyun melirik ke arahnya dan menautkan kedua alisnya, tersenyum kecil, ia sadar bahwa kehadirannya tidak di anggap, memutuskan untuk pergi dari ruangan musik itu.


Flashback off


Yeeeaahhh...


Plok


Plok


Plok


Teriakan dan tepuk tangan para pendukung berhasil membuyarkan lamunan sohyun. Ia tidak menyangka bahwa pertandingan sudah dimulai.


"Dia luar biasa." ucap Jisoo dengan mata berbinar.


Sohyun membuang nafas kasar sebegitu sukanya'kah Jisoo dengan Min Yoongi? Sohyun mengakui bahwa Yoongi memang hebat dalam bermain basket wajar bahwa ia di andalkan di teamnya untuk memenangkan pertandingan ini.


Skor sementara masing falkultas musik yang memimpin pertandingannya. Falkultas design harus berkerja keras untuk bisa merebut juara di tahun ini, mereka memang mengakui tidak mudah untuk melawan falkultas musik.


Buktinya di tahun sebelumnya mereka memang sudah dipertemukan dalam pertandingan final juga, tetapi ke menangan tidak memihak kepada falkultas design mereka harus kalah dengan perbedaan poin yang cukup sedikit.


Dan saat ini mereka tidak akan menyerah untuk mengalahkannya. Jeon Jungkook yang juga diandalkan di teamnya berusaha untuk mencetak skor dari jarak yang cukup jauh dan berhasil memasukan bolanya. Tiga poin didapatkan untuk team design dan team mereka berhasil memimpin sementara.


Merasa belum puas dengan skor sementara sedangkan waktu masih panjang untuk team musik mengalahkan mereka. Dukungan- dukungan dari ke dua belah pihak saat ini semakin histeris. Taehyung yang berhasil memegang bolanya berniat untuk memberi umpan ke Jungkook tapi mereka kalah cepat dengan Yoongi yang berhasil mengambil alih bolanya.


Dengan gerakan cepat Yoongi berhasil mencetak skor lagi. Waktu saat ini semakin menipis ke dua team berhasil terus menerus memasukan bolanya. Tinggal detik-detik waktu terakhir bola masih bereda ditangan Jungkook.


Para pendukung semakin tegang menyasikkan pertandingan saat ini. Sohyun yang juga ikut tegang melihatnya berharap bahwa teamnya kali ini harus memenangkan pertandingannya.


Pada saat Jungkook akan memasukan bola dan berhasil...


Diblok oleh Min Yoongi....


Priiitttttt...


Wasit meniupkan peluitnya bahwa pertandingan telah selesai dan team design harus menelan ludah pahitnya. mereka harus menerima ke kalahan untuk kedua kalinya.


***

__ADS_1


__ADS_2