RABBIT HOLE

RABBIT HOLE
Chapter 07


__ADS_3

mencintai seseorang harus sesakit ini'


~kim taehyung~


***


"Hah...hah...hah"


gadis itu menghela nafasnya, hampir satu jam ia bermain basket yang sebenarnya bukan ke inginan untuk bermain, melainkan karena ucapan gila sang sahabatnya.


Menghembuskan nafas sekalia lagi, ia mendudukan dirinya di pinggir lapangan, sungguh, ini sangat melelahkan untuknya. Pandangannya masih fokus mengamati orang-orang yang sedang bermain.


Apa mereka tidak lelah?


Ciiisshh...


Seorang pemuda menempelkan minuman dingin di pipinya, Sohyun  mendongakan kepalanya ke atas, ia tersenyum lebar dan mengambil minuman tersebut dan meneguknya sampai habis.


"Apa kau sangat ke lelahan." ujar pemuda yang telah mendudukan dirinya di samping Sohyun.


"Menurutmu?" Sohyun memberikan botol kosong ke pemuda itu.


"Yak!"


Sohyun terkekeh melihat ekspresi Jungkook yang memanyunkan bibirnya.


Sedangkan Jungkook tersenyum lebar melihat tawa Sohyun yang mampu membuat jantungnya berdebar.


;


:


"Apa yang kau lihat hyung?" tanya Jimin sesaat ia melihat Yoongi yang terdiam di tengah lapangan dengan memegang bolanya.


"Jim," Yoongi menghela nafas nya, dan kembali berujar. "Aku ingin bicara denganmu, tapi tidak disini."


Jimin menautkan kedua alis nya sampai dahi nya berbentuk kerutan halus, ia bingung dengan Hyungnya akhir-akhir ini.


"Ikutlah." Perintah Yoongi, Jimin hanya mengikuti langkah kaki Yoongi tanpa tahu tujuannya.


"Kalian mau kemana?" teriak Taehyung yang sempat melihat Jimin dan Yoongi meninggalkan lapangan tersebut. Karena tidak mendapatkan tanggapan dari mereka. Taehyung memutuskan untuk  menyusulnya, tetapi maniknya tanpa sengaja menatap Jisoo yang berdiri tidak jauh darinya. Melangkah mendekati Jisoo berniat ingin mengajak nya pergi, tapi kata-kata Jisoo membuatnya terdiam.


"Tae~ah, aku sangat menyukai Yoongi-Sunbae, apa dia juga menyukaiku?" tanya Jisoo melihat Yoongi pergi dari lapangan.


Taehyung yang melihat arah pandang Jisoo mengepalkan ke dua tangannya, Ia tidak suka mendengar kalimat itu.


Taehyung Berpura-pura menampilkan senyum kotaknya.


"Eoh... Bukankah kalian sudah dekat?" jawabnya, yang berusaha untuk menanggapi ucapan Jisoo.


"Hemm... Kupastikan dia menjadi milikku." setelah mengucapkan itu Jisoo pergi meninggalkan Taehyung yang termenung.


Taehyung tersenyum hambar, mengetahui bahwa kehadirannya selama ini tidak di anggap dengan baik oleh Jisoo. Sebenarnya selama ini Taehyung menyukai Jisoo. Setiap kali mereka bersama Taehyung selalu mencuri pandang, hanya sekedar untuk memperhatikan Jisoo. Jelas Jisoo tidak mengetahuinnya karna fokusnya selalu terarah kepada Min Yoongi.


Taehyung yang selalu ada buat Jisoo memberi perhatian lebih dengannya, membuat lelucon di hadapan semua temannya hanya untuk menarik perhatian Jisoo. Tapi, kenyataannya, Jisoo tidak menganggapnya ada dan tidak juga memberi kesempatan untuk Taehyung. Bukan tidak memberi kesempatan, tapi Jisoo yang tidak mengetahui bahwa selama ini Taehyung menyukainya.

__ADS_1


***


Di sisi lain dua orang pemuda yang melangkah memasuki ruangan yang sudah menjadi tempat favorit salah satu dari mereka. Jimin yang tidak tahu maksud dan tujuan Yoongi membawa nya ke sini hanya terus mengikuti pemuda itu.


Aneh memang, tidak seperti biasanya seorang Min yoongi membawanya ke tempat ruangan ini. Biasanya ia hanya pergi sendirian, memainkan piano yang sudah menjadi hobby pertamannya. Tapi kali ini Yoongi membawanya.


apa hanya untuk menemani bermain piano?


atau ada hal lain yang tidak ia ketahui?


Yoongi yang sedang bersandar di samping piano itu tampak gelisah, dapat di lihat dari raut wajah nya yang tidak terbaca. 


"Jim, haruskah aku mengungkapkan perasaanku dengannya?" tanya Yoongi hati-hati.


"Nugu? Dengan Jisoo?" Jawab asal Jimin berjalan menghampiri pemuda itu.


Benarkah Jisoo? Nama Jisoo lah yang terlintas di kepalanya. Yang ia tahu bahwa Yoongi itu sedang dekat dengan seseorang.


Atau mungkin...


"Bukan Jisoo melainkan Sohyun."


"So-Sohyun."


Bagaimana mungkin?


Jadi dugaannya selama ini benar, Yoongi memiliki perasaan dengan gadis kim itu. Dan rumor bahwa Yoongi sedang dekat dengan seorang gadis, yang tak lain adalah Sohyun.


Jimin menaikan sudut bibirnya tidak mungkin ia bersaing dengan Min Yoongi. Semua orang tau bagaimana nekat nya seorang Min Yoongi, yang bisa membuat hidup kita tidak tenang dengan kelakuaan nya yang diluar batas.


"Ungkapkan saja Hyung. Bukannya itu lebih baik." Jimin mencoba untuk tersenyum, tapi entah kenapa ada perasaan tidak enak di hatinya.


"Kau yakin?" Yoongi menaikan satu alisnya.


"Eoh... Ungkapkan perasaanmu Hyung, kalau tidak kau akan menyesal." Jelas Jimin, tanpa ia tahu isi hatinya yang sebenarnya.


Mengapa ia seperti tidak terima dengan keputusan yang di berikannya.


"Baiklah."


***


"Gomawo Kookie."


setelah selesai bermain basket, Sohyun memutuskan untuk pergi mengisi perut nya yang lapar, karena ia tidak sempat untuk sarapan pagi tadi.


Jungkook hanya menganggukan kepalanya sebagai jawaban.


Melangkah kaki mereka di koridor yang lumayan sepi. Mungkin Sohyun yang tidak menyadari atau memang membiarkan Jungkook menggegam tangannya sedari tadi, Jungkook yang tak henti-hentinya tersenyum semakin mengeratkan pegangan tangannya. Senyumnya semakin mengembang, dengan ia menggenggam tangan sohyun mampu membuat nya begitu bahagia.


Jungkook menghentikan langkahnya yang membuat Sohyun juga menghentikannya.


Ia mendekatkan dirinya dengan Sohyun, jarak mereka yang begitu dekat membuat Sohyun menegak ludanya. Mata mereka saling bertemu dan bertatap, seakan alam mendukung mereka, angin berhembus yang membuat surai hitam milik Sohyun terbang berantakan menutupin sebagian wajahnya, sampai akhirnya tangan Jungkook mengambil sedikit anak rambut yang menggangu wajah cantik Sohyun dan menyelipkan di belakang telingnya.


"Sohyun~ie." suara serak Jungkook yang membuat Sohyun menegang,  salah satu tangan Jungkook memegangi pipinya.

__ADS_1


"W-wae?" tanya Sohyun gugup melihat Jungkook begitu dekat di hadapannya.


"Aku... Ak-"


Tlingg...


Sohyun memundurkan langkahnya memberi jarak di antara mereka. Beruntung Ia terselamatkan oleh suara ponselnya. Ia memeriksa satu pesan yang masuk, mendapatkan pesan itu membuat satu alisnya terangkat. Ia Mengalihkan tatapan ke arah Jungkook, Jungkook yang juga ikut menaikan satu alis menatap Sohyun bingung.


"Aku harus pergi, Jisoo mengirimku pesan untuk menemuinya." bohong Sohyun


Sohyun sengaja berbohong bahwa pesan itu dari Jisoo, melainkan pesan itu dari Min Yoongi yang menyuruh nya untuk pergi ke ruangan musik.


Ia juga sengaja memberi alasan itu supaya ia bisa lepas dari Jungkook. Sungguh jika ia terus berdekatan dengan Jungkook akan membuatnya semakin gugup. Ia tidak mengetahui apa penyebabnya.


Sohyun membalikan tubuhnya dan bergegas untuk pergi. Ia menangkup kedua pipinya yang hampir saja memerah. Ini adalah kali pertama bagi Sohyun melihat wajah Jungkook sedekat itu.


"Aku menyukai mu." gumam Jungkook setelah Sohyun menghilang dari pandangannya.


***


Setelah mendapat pesan tadi, Sohyun benar-benar pergi menemui Yoongi. Entah mengapa ia bisa menuruti kata-kata Yoongi untuk menemuinya. Ia terus berjalan tanpa menyadari ia berpapasan dengan seseorang. Jimin, yang sempat melihat Sohyun berjalan menuju ke ruangan musik segera membalikan badannya mengikuti langkah Sohyun.


Ketika Sohyun memasuki ruangan musik yang ia lihat hanya pemuda itu yang sedang bermain piano.


Apakah ia menyuruhnya kesini hanya untuk menunjukan kealihannya?


Sejenak Yoongi menghentikan permainannya, menyadari ada seseorang yang berdiri di belakangnya.


"Sunbae." panggil Sohyun


Yoongi berdiri membalikan badannya. Sebisa mungkin ia menetralkan detak jantungnya. Entah sejak kapan Yoongi merasa gugup melihat wajah cantik Sohyun.


"Sohyun-ah." panggil Yoongi pelan.


Kali ini Sohyun merasakan deja vu, Tetapi dengan orang yang berbeda. baru beberapa menit yang lalu ia berdekatan dengan Jungkook dan sekarang, Yoongi mendekati dirinya, memegang kedua tangannya, dan menatap manik bulat Sohyun dalam-dalam. Sohyun yang juga tanpa sengaja menatap mata Yoongi seolah terkunci dengan pandangan yang menghangatkan dirinya.


Yoongi menghembuskan nafasnya pelan, rasa gugup di dalam dirinya semakin mengebuh, ia berujar. "Aku menyukaimu..."


"...kali ini aku berkata serius Sohyun-ah." lanjutnya.


Sohyun menelan ludanya kasar, mengerjapkan matanya beberapa kali, mencoba untuk memahami ucapan Yoongi, setelah sadar maksud dari pemuda itu, matanya mendelik dengan sempurna, ini semua di luar dugaannya, bukan ini yang ia mau, Yang ia inginkan adalah Yoongi menyukai Jisoo bukan dirinya Seharusnya Jisoo yang berada di posisi dia saat ini.


Tapi mengapa semuanya berbalik?


Sedangkan di luar ruangan Jimin mendengar semuanya. Perasaannya saat ini antara senang dengan apa yang dilakukan Yoongi atau merasa ia ketinggalan satu langkah untuk mendekati Sohyun.


Apa saat ini ia cemburu?


Atau hanya perasaan nya saja?


Dan apa mungkin Jimin telah menyukai Sohyun selama ini?


***


(To be continue)

__ADS_1


__ADS_2