Rain: The King Underground Book 1. Undercover

Rain: The King Underground Book 1. Undercover
Rain: The King Underground | Bab 11. Kelulusan


__ADS_3

...Bab 11. Kelulusan...


Setelah ujian seleksi, Rain belajar seperti biasa di akademi hingga setahun pun berlalu yang mana Rain bersama dengan para murid lain nya berkumpul di aula pertemuan.


Tidak lama kemudian, Andreas datang bersama Jack dan Kyle serta beberapa staff pengajar yang lain dan Andreas memulai pidato nya.


"Hari ini adalah hari yang berbahagia dan aku ucapkan selamat kepada kalian semua yang telah lulus di Akademi ini. Tiga tahun hanyalah awal dan setelah ini, kalian akan masuk ke dalam dunia pelayanan. Satu pesan ku, ingatlah pelajaran disini dan jaga diri kalian!"


Semua murid pun serempak menjawab, "Baik, sir!"


Andreas pun melihat semua murid nya dan memberikan senyuman bangga. "Setelah ini, selamat menikmati acara kelulusan kalian!"


Saat mendengar itu, semua murid saling melihat dan bertukar senyum yang mana acara kelulusan merupakan acara pesta semalam suntuk.


Dan pada malam hari nya di halaman belakang akademi, Semua murid mengadakan pesta disekitar api unggun dengan minuman dan makanan panggang.


Meski semua murid berkumpul satu sama lain tapi berbeda dengan Rain, Dia hanya duduk bersandar di bawah pohon dengan kaleng bir di tangan nya. Walaupun Rain dan para murid yang lain masih berumur 14 tahun mereka sudah dilatih untuk meminum minuman keras dan cara agar tidak mabuk.


Sesaat kemudian, Hanna pun datang menghampiri Rain. "Boleh aku bergabung?"


Rain yang mendengar suara Hanna, dia pun menoleh kearah nya dan tersenyum disertai dengan anggukan kepala.

__ADS_1


Hanna yang menerima jawaban itu, dia pun duduk di samping Rain dan membuka pembicaraan.


"Ada apa?" tanya Hanna seraya melihat wajah Rain yang kurang begitu senang.


"Tidak ada," jawab Rain lalu, dia meneguk bir kaleng nya.


Lalu, Hanna melihat kearah api unggun yang mana semua murid sedang menarik didalam alunan musik.


"Rain, aku jadi teringat saat aku dan Minami mencuri minuman keras dari kurir makanan. Dia sangat pintar dalam membujuk hingga membuat kurir bisa teralihkan dan aku yang mengambil minuman itu dari mobil pengiriman," ucap cerita Hanna. Lalu, dia pun menitihkan air mata nya. "Sebenarnya, aku juga menyukai Minami. Andai saja, Minami disini. Dia akan sangat senang."


Mendengar itu, Rain tersenyum. "Aku sama."


Untuk beberapa saat mereka berdua pun terdiam dan meneguknya minuman mereka. Sesudah itu, Rain dan Hanna saling memandang dengan jarak yang sangat dekat.


Diruangan yang berbeda, Park Yeon sedang berada didepan komputer nya dan dia sedang membuka file yang terkunci dan dia berhasil membuka nya. Sesudah itu, dia melihat file yang dirahasiakan oleh akademi yang membuat terkejut.


"Data ini?!" gumam kaget Park Yeon.


Lalu, dia dengan panik melihat sekitar yang mana secara kebetulan tidak ada orang di sekitar Park Yeon. Menyadari itu, dia sontak mengambil micro SD dari bedak yang selalu dibawanya lalu, memasukan nya kedalam komputer setelah itu, Park Yeon menyalin data yang ditemukan nya itu kedalam micro SD nya.


Proses yang cukup lama itu membuat Park Yeon gelisah dan salah tingkah. Keringat dingin pun mulai keluar.

__ADS_1


Tidak lama kemudian, Andreas datang ke ruangan Park Yeon dan menghampiri Park Yeon.


Park Yeon yang melihat itu, dia bergegas memindahkan desktop layar komputer nya.


"Park Yeon, siapkan data medis Rain yang terbaru! Aku ingin tahu perkembangan nya!" seru Andreas.


"Baik, pak!" jawab Park Yeon.


Sesaat kemudian, Andreas menoleh kesamping dan melihat layar komputer yang mana hanya ada layar desktop yang terlihat.


Park Yeon yang melihat itu, dia juga mengikuti pandangan Andreas. Sesudah itu, Andreas pun pergi meninggalkan Park Yeon.


Sesaat Andreas pergi, Park Yeon pun menghela nafas lega. Lalu, dia mengembalikan pandangan kearah komputer dan membuka layar penyalinan.


Sesudah proses penyalinan selesai, Park Yeon sontak melepaskan micro SD dan memasukkan kembali kedalam kotak bedak. Setelah itu, dia mencetak data medis milik Rain yang diminta oleh Andreas.


Setelah data tercetak, Park Yeon memberikan nya data itu kepada Andreas dan dia meminta izin untuk pulang. Lalu, Andreas pun mengizinkan nya.


Dan, Park Yeon pun bergegas ganti baju dan pergi meninggalkan akademi.


Andreas yang ada diruangan, dia melihat kepergian Park Yeon dengan penuh kecurigaan.

__ADS_1


"Park Yeon cukup mencurigakan malam ini."


...# Rain: Nano System #...


__ADS_2