Rain: The King Underground Book 1. Undercover

Rain: The King Underground Book 1. Undercover
Rain: The King Underground | Bab 26. Bad Live Streaming Andre Part 2


__ADS_3

...Bab 26. Bad Live streaming Andre Part 2...


Beberapa saat sebelumnya, Randy secara tidak sengaja melihat Irina pergi bersama dengan Karina. Sebuah kejadian langka itu membuat Randy curiga lantaran seorang Irina yang polos tidak mungkin dekat dengan siswi nakal, Karina.


Maka dari itu, Randy pun membuntuti Irina dan sampai di gudang yang mana dugaan Randy benar, Irina dipaksa masuk ke dalam gudang terbengkalai yang sudah di jaga oleh anggota OSIS.


Melihat Randy sontak berbalik arah dan berlari untuk mencari Surya. Dalam pikirannya, hanya Surya yang bisa menyelamatkan Irina.


Di lorong kelas, Randy pun bertemu dengan Surya.


“Surya!!” teriak Randy dari kejauhan.


Rain yang sedang berjalan terhenti karena teriakan Rendy.


“Ada apa?” tanya dingin Rain.


“Surya, Irina dalam bahaya,” ucap terengah-engah Randy seraya menaruh kedua tangan nya di lutut.


“Apa?!” kaget Rain.


Setelah mendapat informasi itu, Rain bersama dengan Randy pergi ke lokasi yang disebutkan oleh Randy.


Disisi lain, Andre memulai aktifitas hina nya yang mana dia mulai membuka setengah bagian baju Irina dengan mulut yang di tutup oleh kain.


Tawa mesum dari para siswa disekitar Irina membuat dirinya ketakutan dan berontak tapi karena dia yang tidak memiliki kekuatan maka dia tidak bisa berbuat banyak.


Lalu, Andre pun sedang mempersiapkan sesuatu.


“Kamera siap!” seru Andre seraya melihat Irina dengan mesumnya.


Irina tetap menolak namun dia hanya bisa berdengung dengan gerakan kecil.


Mendengar seruan Andre itu, salah satu anggota OSIS mengajukan jempolnya dan Andre memulai Live streaming nya.


“Hey, Guys. Gua Andre, pada hari ini akan ada yang istimewa yaitu." Andre memamerkan Irina yang sedang terikat. "Jreng .. Jreng."


Kamera pun tersorot kepada Irina yang berontak diatas kasur lipat. Tayangan itu merupakan tayangan live hingga beberapa siswa dan siswi menontonnya melalui situs khusus.


Sesudah itu, kamera kembali kepada Andre.


“Yups, dia adalah gadis cantik, pintar, polos, dan ramah. Sosok wanita sempurna dan pada hari ini, aku akan menjadi pertama yang mengicipinya. Oke guys, saksikan ya!” ucap siaran Andre.

__ADS_1


Setelah mengatakan itu, Andre pun memulai menindihnya, Irina yang tidak terima dia terus melancarkan tendangan dan dorongan. Meski begitu, Andre tidak bergeming dan dia hanya tertawa mesum sambil melanjutkan aksinya.


“Ayo mulai sayang!” ucap senang Andre.


Andre pun memulai tindakannya dengan mencium, dan meremas buah dada Irina dengan penuh nafsu. Perlakuan itu disaksikan oleh teman-teman andre dengan tawa dan senyuman juga para siswa yang terngsang melihatnya.


Setelah Andre puas dengan remasan dan ciumannya. Dia memulai memasukan tangannya kedalam rok dan membuat irina tambah berontak tapi rekan Andre menahan tangan dan kaki Irina.


“Sekarang waktunya,” ucap genit Andre.


Andre menarik paksa seragam Irina hingga seluruh kancing copot dan pakaian dalamnya terlihat. Lalu, dia memulai mencium dari kepala, leher sampai pusarnya seraya tangan bermain di buah dada dan dalam roknya.


Irina yang tidak bisa berbuat apa-apa hanya bisa menangis dan dia berteriak dalam hatinya.


“Surya … Tolong aku!” seru Irina.


Sesaat kemudian, suara gemuruh terdengar dari luar dan pintu pun terbuka yang membuat langkah Andre terhenti dan menoleh ke arah pintu masuk.


"Maaf, aku telah mendobrak pintu ini," ucap santai Rain dengan senyuman.


Selain Andre, Irina juga melihat kesamping dan melihat Rain yang menolongnya yang membuat dirinya menangis.


“Brngsek, apa yang kalian lakukan! Habisi Dia!” teriak Andre yang memberikan kode kepada siswa yang ada di ruangan itu untuk menghajar Rain.


“Aduh! kalian ini,” gumam Rain seraya tersenyum remeh.


Serangan pun dilancarkan oleh rekan-rekan Andre tapi tidak ada satu pun yang mengenainya dan Rain melakukan serangan balik dengan cepat membuat para anggota OSIS itu terkapar dilantai dengan meringis kesakitan.


Disaat semua siswa anggota OSIS yang menyerang Rain terkapar, dia membersihkan tangan dengan sapu tangan seakan-akan terlihat Rain habis memegang kotoran. "Sungguh menjijikkan kalian."


Sesudah itu, Andre melihat kearah siswa yang masih berdiri tegak termasuk kameraman yang sedang merekam Rain, "Apa kalian ingin melanjutkan? Jika, tidak ingin enyahlah dari sini!" ucap Rain dengan tatapan tajam dan mengeluarkan aura membunuhnya.


Para rekan Andre saling menatap satu sama lain, lalu kabur meninggalkan gudang dan Rain tersenyum remeh.


“Oi, Berhenti! Banci kalian semua! Awas kalian! ” umpat Andre yang melihat rekan-rekan nya kabur.


Meski Andre sudah mengancam nya, rekan-rekan nya Andre tetap kabur.


Lalu, Andre yang melihat anak buahnya kabur, dia pun berdiri menghadapi Rain.


"Rain, siapa kamu sebenarnya?" tanya dingin Andre.

__ADS_1


"Aku hanya murid biasa," jawab santai Rain.


Tidak lama, Rain melihat gelagat mencurigakan dari Andre membuatnya berjalan pelan ke arah Andre dengan penuh kewaspadaan.


Dan, benar dugaan Rain. Andre pun sontak mengeluarkan pistol revolver dan menodongkan nya kearah Rain lalu, menembakinya.


"Mati Lu, Njing!"


Dor! Dor!


Rain yang sudah menduga tembakan itu, dia pun bergegas sembunyi untuk menghalau laju tembakan.


“Njing! Njing! Dimana lu, Njing?!” umpat andre yang melangkah pelan kearah Rain dengan menodongkan pistolnya.


Saat bersembunyi, Rain melihat Randy yang ketakutan meski begitu, dia bisa bersembunyi membuat perasaannya tenang.


“Andre, kamu ketua OSIS seharusnya kamu memikirkan masa depan kamu dan menjadi teladan untuk murid lainnya?” ucap alihan Rain mencari kesempatan untuk melawan balik Andre.


“Masa depan? Suri Tauladan?Omong kosong, itu semua!” teriak jawan Andre seraya terus mencari Rain.


Saat Rain melihat bayangan Andre yang mendekatinya, dia pun menemukan kesempatan untuk menghadapinya. Lalu, Rain memutari lemari tempat persembunyian nya untuk mencapai dibelakang Andre dengan berjalan mengendap-endap tanpa ada suara sedikitpun.


Andre yang percaya diri, dia pun sontak menembaki kearah tempat persembunyian Rain dan sontak menembaki nya.


"Mati Lu, Bngsat!"


Dor! Dor!


Setelah melesatkan tembakan, Andre pun tersadar bahwa Rain sudah tidak ada disana yang membuat nya kesal.


Disaat yang bersamaan, Rain berlari cepat menerjang Andre.


Andre yang menyadari itu, dia langsung menodongkan pistolnya kearah Rain. Namun, Rain dengan cepat menarik bagian atas pistol hingga peluru didalamnya terhempas keluar dilanjutkan dengan menekan knop pistol yang membuat tempat amunisi keluar dari pistol. Lalu, dengan cepat Rain mengambilnya dan melancarkan serangan pukulan kearah leher Andre dengan tempat amunisi itu hingga membuat Andre pingsan.


Pertarungan pun berakhir dan Rain bergegas melepaskan Irina dari ikatan mulut, tangan, dan kakinya.


“Irina, sekarang sudah tidak apa-apa, Tenang lah! ucap Rain untuk menenangkan Irina seraya memegang kedua bahu nya dan tersenyum.


“Surya!!!! Wuahh!!” teriak Irina yang sontak memeluk Rain dengan tangisan yang membasahi baju Rain.


Rain pun membiarkan nya dan membalas pelukan itu seraya menepuk pelan punggung Irina.

__ADS_1


Disudut lain, Randy memperhatikan sekitarnya yang sudah tenang dia pun berdiri dan menghela nafas tenang saat melihat Irina yang sudah terselamatkan oleh Rain.


... # Rain: The King Underground #...


__ADS_2