Rain: The King Underground Book 1. Undercover

Rain: The King Underground Book 1. Undercover
Rain: The King Underground | Bab 24. Negosiasi


__ADS_3

...Bab 24. Negosiasi...


Sudah beberapa hari penjualan obat-obatan berjalan lancar dan tersembunyi. Meski Rain mengetahui pergerakan mereka. Dia tidak ingin bertindak mempedulikan nya dan Rain sendiri sangat tidak suka sifat naif dan heroik yang tidak menguntungkan apa-apa. Sampai suatu hari, Irina menghampiri Rain dengan wajah yang cemas dan khawatir.


"Surya, ada sesuatu yang ingin aku sampaikan?" ucap Irina seraya melihat sekitar nya.


"Apa?" jawab Rain dan disisi lain, Rain terheran lantaran ucapan Irina yang lebih sopan dibandingkan sebelumnya. Namun, Rain mengabaikan nya.


Mendengar jawaban Rain, Irina sontak menarik tangan Rain dan membawanya ke sisi kelas yang mana ada taman kecil.


"Surya, aku minta tolong kepada mu?!" pinta Irina dengan panik.


"Meminta tolong apa?"


Mendengar itu, Irina lagi-lagi melihat sekitar dan mengambil ponselnya lalu, dia menunjukkan sebuah video transaksi yang dilakukan oleh murid besar yang juga mantan pacar Irina.


"Video ini darimana kamu dapatkan?" tanya Rain.


"Tiara yang mengirimkan nya dan pagi ini saat aku sedang teleponan dengan nya tiba-tiba terputus dan aku mendengar suara beberapa pria yang menghampiri nya. Jadi, aku mohon untuk mencari nya!" ucap cemas Irina.


Irina yang terlihat gelisah dan panik, Rain pun mencoba menenangkan nya dengan memegang kedua bahu Irina.


"Irina, kamu tidak perlu cemas mungkin saja, Tiara sedang ada urusan keluarga dan dijemput oleh sanak saudara nya. So, kamu tenang saja!" ucap Rain dengan senyuman.


"Tapi ...."


Melihat Irina yang masih cemas, Rain mencolek hidung Irina. "Jika pun terjadi sesuatu serahkan kepada ku!" ucap Rain.

__ADS_1


Sikap dan ucapan Rain itu membuat Irina tersipu malu dan menundukkan kepalanya. Lalu, Irina pun sudah menjadi lebih tenang.


Di jarak cukup jauh dari pembicaraan, Karina melihat Rain dan Irina dengan kekesalan dan penuh rasa cemburu.


"Dasar placur!" gumam kesal Karina.


Dihari yang sama, Rain memutuskan untuk memprioritaskan misi dari Irina lantaran hutang yang didapatkan dari ibunya, Park Yeon.


Menurut dugaan Rain, hilangnya Tiara ada hubungannya dengan pengedaran obat-obatan di sekolah dan target yang paling mudah untuk mencari informasi dari walikelas nya sendiri, Pak Edi.


Maka dari itu, Rain pergi ke ruang guru saat jam istirahat dan terlihatlah pak Edi. Lalu, dia pun menghampiri nya.


"Pak Edi, apakah anda sibuk? ada yang harus aku tanyakan!" ucap Rain.


Pak Edi yang mendengar sapaan Rain, dia pun menoleh kearah Rain. "Ada apa, Surya?"


Pak Edi yang mendengar itu, dia pun mengerutkan keningnya dan menduga muridnya itu mengetahui pekerjaan sampingan nya.


"Sudah aku katakan sebelumnya, aku sudah berhenti!" ucap tolak Pak Edi.


Mendengar jawaban itu, Rain mendekatkan kelapanya dan berbicara pelan.


"Bapak tidak akan bisa berhenti semudah itu tapi, aku akan menolong bapak!"


Pak Edi yang mendengar bisikan Rain membuatnya tertarik akan bantuan Rain lalu, Pak Edi dan Rain pergi ke atap gedung sekolah. Disisi berbeda, seorang anggota OSIS melihat kepergian Rain dan Pak Edi dan dia pun melaporkan nya kepada Andre.


Lalu, setibanya diatap gedung sekolah. Pak Edi dengan wajah serius menatap Rain dan memulai pembicaraan.

__ADS_1


"Jadi, apa maksudmu dengan membantuku?"


Rain tersenyum kecil seraya memasukan kedua tangan nya.


"Pak Edi, aku tahu bapak telah melakukan perubahan nilai, prestasi dan peringkat," jawab Rain.


"Cihh, di sekolah ini sudah rahasia umum bahkan kepala sekolah tahu tapi tenang saja, aku akan memberikan data yang kumiliki kepada polisi dan aku akan berhenti untuk itu aku tidak butuh bantuan mu," ucap percaya diri pak Edi.


Mendengar itu, Rain tersenyum remeh. "Apakah bapak yakin dengan keselamatan bapak?"


"Apa maksudmu?" ucap gelisah Pak Edi.


"Aku akan membantumu untuk hidup kembali dengan nama yang baru di luar negeri," jawab Rain.


Mendengar itu, Pak Edi pun merasa tertarik dengan ucapan Rain, "Aku mengerti. Tapi, apa bayaran nya? tidak mungkin kamu menawarkan itu secara gratis," ucap pak Edi.


"Berikan data itu kepada ku!" jawab Rain.


"Tapi ..." ucap ragu pak Edi.


"Tenang saja, aku akan menangkap mereka," ucap Rain.


"Ada uang, ada barang!" ucap Pak Edi.


Rain pun tersenyum akan hal itu dan menyetujui nya. "Baiklah," jawab Rain.


Ditempat yang berbeda, Andre didatangi oleh anggota OSIS yang melihat Rain bersama Pak Edi dan dia pun melaporkan nya yang membuat Andre curiga bahwa Pak Edi akan berkhianat dan meminta bantuan Rain meski begitu, Andre memerintahkan anggota OSIS untuk tetap mengawasi Rain dan Pak Edi lantaran, Andre pun memiliki rencana lain.

__ADS_1


... # Rain: The King Underground #                 ...


__ADS_2