
...Bab 21. After School party...
Rain saat ini masih di School party yang mana dirinya telah menjatuhkan pria besar dengan mudah dan pertandingan tidak sampai di situ. Rain harus menghadapi semua peserta lantaran tema pertarungan itu ialah Survival.
Lalu, satu demi satu Rain berhasil mengalahkan nya hingga Andre sebagai bandar menjadi rugi besar lantaran pertaruhan semua terarah pada Rain.
Andre pun tidak kuasa menahan amarahnya hingga dia memutuskan untuk turun sendiri. Hal itu sangat menghebohkan School party dan membuat semua orang yang hadir menyaksikan pertandingan Rain melawan Andre.
Rain yang masih santai tersenyum remeh saat melihat Andre dihadapan nya.
"Ketua, kamu yakin?" tanya remeh Rain.
Andre juga tidak mau kalah, dia juga tersenyum remeh menjawab Rain. "Gua akan tunjukkan kepada kalian bahwa Gua yang terkuat."
Mendengar itu semua orang bersorak senang dan memberikan semangat kepada Andre.
"Oiya, Show me," jawab Rain dengan senyuman kecil.
Sesaat kemudian pertandingan pun mulai. Andre berlari kearah Rain lalu, melesatkan pukulan bertubi-tubi dengan berbagai teknik tinju yang dimiliki nya namun, Rain dengan mudah menghindari nya.
Sambil terus menyerang, Andre berbicara kepada Rain, "Kenapa lu terus menghindar, Njing?"
"Aku akan ingin tahu seberapa kuat dirimu. Tapi, aku kecewa karena kamu sangat lemah," ucap Rain seraya terus menghindari serangan Andre.
Mendengar itu Andre semakin marah dan memperkuat serangan, "Bjingan!"
Meski begitu, kemampuan Andre jauh dibawah Rain. Lalu, Rain juga melesatkan serangan balik dengan membanting Andre dengan teknik Aikido nya disusul dengan pukulan di kepalanya lalu, Rain menghentikan pukulan dan menempatkan kepal tangan nya berada di depan wajah Andre dengan jarak yang sangat dekat.
__ADS_1
"Lalu, siapa yang membayarku?" tanya Rain.
"Kamu bisa mengambil nya dari Karina," jawab Andre yang tergeletak di tanah.
Setelah mendapatkan jawaban itu Rain melanjutkan pukulan nya hingga membuat Andre pingsan juga seperti lawan Andre yang lain.
Dan, permainan pun usai dengan sorakan dukungan kepada Rain dan Rain pun pergi meninggalkan arena menunju ruang ganti untuk berganti pakaian.
Setelah itu, Rain mencari Karina di sekitar sekolah lama. Karina merupakan salah satu anggota penting OSIS dan siswi yang pintar di sekolah.
Lalu, Rain menemukan Karina sedang berbincang di halaman belakangdengan seseorang yang di kenal oleh Rain yaitu walikelas nya sendiri pak Edi.
"Maaf, Karina. Bapak tidak bisa melakukan nya lagi. Polisi sudah membuntuti dan mengajukan beberapa pertanyaan kepada bapak," jawab pak Edi.
"Bapak tidak bisa sepihak seperti itu, anda sudah kontrak dan masa kontrak belum berakhir. Jika bapak berani membatalkan maka bapak harus denda dua kali lipat atau bapak memang harus tinggal di penjara dan selama nya tidak bisa menjadi guru!" ancam Karina.
Melihat sikap dari Pak Edi membuat Karina jengkel. "Pak Edi, tunggu!" seru Karina.
Namun, pak Edi tidak mempedulikan nya dan terus melangkah.
Setelah Pak Edi meninggalkan Karina, Karina terlihat frustasi dengan memegang kepala dengan kedua tangannya dan jongkok. "Apa yang harus kulakukan sekarang?!" gumam Karina
Rain yang melihat percakapan Karina dan pak Edi selesai. Dia pun menghampiri Karina, "Kamu Karina, bukan?" tanya Rain.
Karina yang sedang jongkok menoleh kearah Rain dan yang awalnya di berekspresi dingin sontak berubah, dia bergegas bangun dan mengusap wajah nya.
"Oh, Rain. Iya, aku Karina dan kalau kamu disini berarti si bodoh Andre telah kalah," ucap Karina.
__ADS_1
Rain tersenyum kecil, "Ya, begitu dan kata Andre pembayaran ku ada di kamu?"
Karina tersenyum dan mengangguk kepalanya. Lalu, dia mengambil tas dan memberikan dua kepok merah kepada Rain, "Ini 20 juta rupiah."
"Terimakasih, Karina," ucap Rain seraya menerima uang tersebut.
Disaat Rain mengambil uang dari tangan Karina. Karina memegang tangan Rain dengan satu tangan nya lagi lalu, menatap Rain dengan tatapan berharap. "Rain, bisakah kamu menemani ku malam ini?"
Rain yang mendengar itu, dia pun juga melihat kearah Karina, "Menemani?"
Karina mengangguk kepalanya, "Iya, aku ingin BO dirimu untuk waktu yang panjang," jawab Karina.
Rain tersenyum, "Boleh saja? tapi, aku memiliki tarif yang mahal dan apa kamu sudah siap?"
Karina pun mengangguk pelan kepalanya dengan ekspresi sedih.
Melihat keputusan itu, Rain pun sontak mengambil sikap dengan mencium bibirnya dan Karina pun terkejut namun tidak menolak. Lalu, Karina pun menikmati bibir dan lidah Rain di bibirnya.
Sesudah itu, Rain mengajak Karina ke hotel berbintang. Lalu, mereka saling menikmati tubuh satu sama lain terutama Karina dengan emosi dan air mata dia menikmati tubuh Rain hingga berlangsung berjam-jam.
Dan, setelah usai. Karina memeluk Rain dengan tanpa busana serta lengan Rain yang jadi bantalan nya. Lalu, Karina pun menceritakan semua hal yang dialami oleh nya.
Dalam cerita, Pak Edi dan kepala sekolah merupakan guru korup yang menjual belikan kunci jawaban, prestasi dan peringkat sekolah. Namun, Karina tidak menerima pak Edi yang ingin membatalkan kontrak.
Selain itu, Karina juga memiliki masalah keluarga yang mana ayahnya telah selingkuh dan ibunya yang merupakan salah satu CEO perusahaan besar Indonesia tidak mempedulikan nya bahkan kepada Karina.
Itulah alasan Karina meluapkan perasaan nya didalam tubuh Rain.
__ADS_1
...# Rain: Nano System #...