Reinkarnasi Empat Pejuang

Reinkarnasi Empat Pejuang
Misi selesai


__ADS_3

Aiden terus menangkis serangan demi serangan agresif serigala api ilusi itu sambil memanfaatkan apa yang ada untuk mendukungnya dalam melawan serigala api ilusi.


Bang! Serigala itu menghancurkan batu besar tempat persembunyian Aiden dengan cakarnya.


Sling! Aiden langsung menghindar dan melancarkan serangan tebasan angin untuk membalas sang serigala.


Wus!


wus!


wus!


Serigala itu menghindari semua tebasan angin itu dan menghilang dalam kabut. "Mata ambisi." Aiden menggunakan mata ambisinya untuk lepas dari ilusi yang diciptakan oleh serigala api ilusi.


Mata ambisi tahap pertama memungkinkan Aiden mengintimidasi lawan dengan tatapan matanya, disaat yang sama mata ambisi juga membuat Aiden kebal terhadap berbagai ilusi.


Tang! Aiden menangkis bola api yang menyerangnya dari sisi kiri, lalu menghindari bola api yang datang dari arah depan.


Slash! Aiden menebas berputar hingga menciptakan angin tornado dari putarannya.


Sling!


Sling!


Aiden melancarkan dua tebasan menyilang dan meluncur menebas serigala api yang sedang mengamatinya, namun serigala itu ternyata ilusi.


"Ilusi? lalu dimana binatang itu?" Aiden seketika waspada ketika serigala itu tidak ada dimana-mana.


wus!


Aiden langsung melihat kearah asal suara itu dan hanya menemukan debu yang berterbangan.


Clash! Serigala menerkam Aiden dari arah belakang, beruntun Aiden dapat menghindar walau sedikit tergores, Aiden langsung sembunyi di salah satu pohon.


"Haa, ini sakit." keluh Aiden karena serigala itu berhasil mencakarnya.


Wus! Serigala itu sudah ada di depan Aiden dan menerkam dengan cakarnya, namun Aiden mampu menghindar sedikit dan disaat yang sama menendang sang serigala hingga terdorong beberapa langkah.


Serigala langsung berlari kebelakang pohon dan menghilang dari pandangan Aiden, Aiden seketika dalam mode siaga penuh. "Pedang sunyi: langkah kesunyian." ucap Aiden lirih menggunakan teknik pertama dari 11 langkah pedang sunyi.


Crash! Serangan Aiden itu berhasil menebas punggung serigala yang baru saja nampak lewat di depan Aiden hingga membuat serigala itu kabur menjauh.


"Aung!!!" Lolong serigala itu lalu menghilang dibalik pohon ke pohon dan menyerang dengan agresif.


Teng!

__ADS_1


Teng!


Crass!


Aiden menangkis dan menyerang balik, namun Aiden beberapa kali tergores dan harus tercakar di dadanya. "Sialan!" rutuk Aiden dan menebas bola api dari serigala.


Wus! Aiden menggunakan langkah pertama dari teknik 11 langkah pedang sunyi. Serigala itu terus menghindar dan beberapa kali menyerang balik.


"Hiya!!!" teriak Aiden.


Serangan energi angin itu segera menebas serigala itu, beruntung serigala itu menghindar sedikit jika tidak sudah pasti terbelah menjadi dua.


"Pedang sunyi: langkah kesunyian." gumam Aiden menyerang.


Clash! Aiden berhasil menebas serigala yang terlihat kelelahan itu dengan tebasan di leher, pada awalnya serigala itu menggunakan bola api untuk menangkis, namun siapa sangka Aiden mampu menebas lehernya.


"Aug, aug, aug!" serigala itu kesakitan dan menjauh, namun segera tertebas oleh tebasan angin Aiden.


Serigala yang tertebas oleh tebasan angin itu terjatuh, lalu mati setelah merintih kesakitan beberapa saat dan diakhiri dengan tusukan pedang Aiden.


Disisi lain.


Long yang terkena ilusi itu terus menyelusuri dunia ilusi buatan serigala, hingga akhirnya terjadi ledakan cahaya dan membuatnya sadar.


"Ini...?" Long bingung, karena ledakan cahaya yang membuatnya terpejam langsung berubah menjadi pemandangan yang berbeda saat membuka matanya.


"Aiden! apa yang terjadi?" Long terkejut melihat kondisi Aiden yang penuh luka cakaran ditubuhnya, seperti cakaran serigala.


"Tidak ada, aku hanya bermain-main dengan anjing gila selagi kamu bermimpi di dunia ilusi." jawab Aiden lirih sebelum pingsan.


Long seketika tertegun mendengarnya, saat itulah dia menyadari target misi mereka yaitu serigala api ilusi sudah mati dengan beberapa luka tebasan dan satu tusukan pedang dibelakang samping kiri Aiden. Long langsung menyadari bahwa Aiden sudah banyak melalui penderitaan selama dia terjebak ilusi, hal itu membuat Long sakit hati dan merasa bersalah kepada Aiden.


"Poin stamina ku." lebih dari itu Long merasa sangat dirugikan karena misi dari sistem gagal dia selesaikan, kerugian itu lebih buruk daripada apapun bagi Long.


Ok..., Skip.


Aiden yang pingsan setelah melawan serigala api ilusi kini terlihat penuh perban ditubuhnya dan terbaring di suatu tempat terbuka ditemani api unggun.


"Ah.., aku dimana?" tanya Aiden ketika sadar dan mendapati bahwa hari sudah malam.


"Akhirnya kamu sadar, huh..., kamu membuatku khawatir Aiden." ucap Long sambil membolak-balik daging panggang.


Aiden segera bangun dengan memegang kepalanya yang pusing. "Kita masih di lembah Utara?" tanya Aiden dengan memijit kepalanya yang masih pusing.


"Begitulah, aku tidak bisa membawa orang pingsan, kan?" balas dan tanya Long sambil mengigit daging panggang.

__ADS_1


"Astaga, aku sudah pingsan berapa lama?" tanya Aiden sambil menggeleng-gelengkan kepala agar pusingnya hilang.


"Kamu hanya menambah pusing jika seperti itu, kamu sudah pingsan selama 5 jam." jawab Long sambil menasehati agar Aiden tidak menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Santai saja, anggap saja kita sedang berkemah hari ini." lanjut Long sambil melahap daging bakarnya.


Aiden mengerti dan mencoba tenang untuk meredakan rasa pusingnya dan sakitnya di beberapa tubuh yang diperban. "Oi, apakah kamu tidak mau menawariku makanan?" tanya Aiden yang sedari tadi menunggu Long menawarinya daging bakar.


"Seharusnya aku menunggu kamu dimangsa serigala tadi pagi sebelum aku membunuhnya." dengus Aiden kesal.


"Haha, kukira kamu tidak mau makan, makanya aku tidak menawar." Long tertawa dan segera melempar daging bakar yang merupakan paha serigala.


Aiden menangkap daging itu dan memakannya hingga lahap seperti orang kesetanan. "Ini enak sekali! daging apa yang kamu masak ini?" tanya Aiden sambil mengunyah.


"Daging serigala itu." jawab Long apa adanya.


Aiden seketika batuk hingga dia tersedak sebelum Long memberinya minum. "Apa? daging serigala itu?" tanya Aiden setelah minum beberapa teguk, Long mengangguk membenarkan.


"Kurang ajar, uangku." respon Aiden kesal dan marah.


Aiden kesal karena dia berencana menjual serigala itu untuk mendapatkan beberapa uang tambahan selain uang misi, namun siapa yang mengira Long malah menjadikannya makanan.


"Haha, kenapa kamu marah begitu, tulang ini masih laku jika dijual." respon Long tidak bersalah dan menunjukkan beberapa tulang serigala.


"Tulang binatang ajaib memang bahan utama untuk membuat senjata ajaib, tapi syaratnya adalah tulang itu harus segar, kamu jangan menipuku." ujar Aiden marah, seandainya Aiden dapat bergerak dan memukul orang sudah dipastikan Long akan dipukulnya hingga mati karena marah.


Note:


Maksud dari tulang segar untuk tulang binatang ajaib adalah tulang itu hanya boleh dipisahkan dengan cara-cara khusus dari dagingnya bukan dengan cara dimasak atau dipanggang, selain itu hanya para ahli senjata ajaib atau orang dari divisi penyegel yang mengetahui cara-cara tersebut.


Ok..., lanjut.


"Haha, Aiden kamu tenang saja ular kobra sebelumnya sudah cukup membuat kita tidak kelaparan selama 2 bulan jika melelangnya, namun jika aku tidak memanggang serigala ini kita mungkin tidak dapat keluar dari hutan ini." jelas Long dengan memakan daging serigala sambil melirik Aiden yang masih kesal.


"Kamu..., Lupakan." Aiden ingin marah, namun dia menahan dirinya. Long tertawa terbahak-bahak melihat Aiden yang tidak bisa ngapa-ngapain selain pasrah dan menahan amarahnya.


"Aiden aku minta maaf, aku tidak punya pilihan lain selain memanggang serigala ini, karena tidak satupun hewan yang lewat untuk kita makan." jelas Long setelah menghela nafas berat.


"Aku tahu, hanya saja uangku yang hilang masih membuatku sakit hati." ucap Aiden yang lebih mementingkan uang.


"Huh, kecil-kecil sudah mata duitan." Long menghela nafas.


"Misi kita sudah selesai, besok kita hanya tinggal mengkonfirmasinya di menara misi." ucap Long kemudian sambil menunjukkan token misi yang bertulis selesai dari sebelumnya yang terlihat polos tanpa tulisan apapun.


Token ini di khususkan untuk mengklaim misi agar tidak ada kekeliruan dalam mengkonfirmasinya ketika misi selesai. Caranya Long tinggal men scan target misi dengan token misi tersebut ketika ingin menyelesaikan misinya, saat target misi di scan dan token mengkonfirmasi bahwa misi memang selesai maka token itu segera memberi label selesai.

__ADS_1


Note:


Jika kalian bertanya bagaimana cara mereka membagi uang? maka jawabnya adalah mereka memiliki kartu yang berfungsi untuk membayar, menerima, atau mengirim uang (Yaa seperti sistem transfer antar bank melalui mobile banking), kartu itu bentuknya mirip kartu ATM dan ketika transaksi mereka cukup melakukan scan dari kartu pengirim ke kartu penerima.


__ADS_2